Ceritra
Ceritra Warga

Debat Rutinitas Pagi Pilih Sikat Gigi atau Sarapan Dulu

Nisrina - Monday, 23 February 2026 | 05:15 PM

Background
Debat Rutinitas Pagi Pilih Sikat Gigi atau Sarapan Dulu
Ilustrasi (Pexels/Mikhail Nilov)

Pernah nggak sih kamu merasa bahwa rutinitas pagi adalah medan tempur ideologi yang paling sengit? Bukan soal politik atau pilihan bubur ayam diaduk vs tidak diaduk, tapi soal urusan yang jauh lebih mendasar dan personal: urutan sikat gigi. Sebagian orang merasa haram hukumnya menelan makanan sebelum mulut terasa "minty fresh". Sebaliknya, ada kaum yang merasa sikat gigi sebelum sarapan itu sia-sia belaka, seperti mengepel lantai sebelum badai pasir datang.

Debat ini nggak pernah selesai. Di satu sisi, ada penganut mazhab "Sikat Gigi Dulu" yang beralasan nggak mau menelan kuman-kuman yang berpesta pora di mulut sepanjang malam. Di sisi lain, penganut "Sikat Gigi Nanti" punya logika yang sekilas masuk akal: "Ngapain dibersihin kalau sebentar lagi mau dikotorin sama remah-remah nasi uduk dan kuah kopi?" Tapi, sebelum kamu makin keras kepala dengan kebiasaan lama, ada baiknya kita dengar dulu apa kata para ahli yang sudah sekolah bertahun-tahun cuma buat ngurusin kalsium di mulut kita itu.

Kenapa Tim "Sikat Gigi Dulu" Biasanya Menang Secara Medis?

Kalau kita bicara soal sains, ternyata dokter gigi cenderung lebih condong ke tim sikat gigi sebelum sarapan. Kedengarannya mungkin agak aneh buat kamu yang terbiasa sarapan dulu, tapi ada alasan biologis yang cukup masuk akal di baliknya. Selama kita tidur, produksi air liur (saliva) berkurang drastis. Padahal, saliva ini adalah "satpam" alami yang bertugas membilas bakteri dan menetralkan asam di mulut.

Saat bangun pagi, bakteri di mulut kita lagi ada di puncak kejayaannya. Mereka berkembang biak dengan cepat dan membentuk lapisan yang kita sebut plak. Kalau kamu langsung makan tanpa sikat gigi, artinya kamu memberi "bahan bakar" berupa gula dan karbohidrat langsung ke bakteri-bakteri lapar ini. Hasilnya? Mereka bakal memproduksi asam lebih banyak lagi yang langsung menyerang gigi. Jadi, menyikat gigi segera setelah bangun sebenarnya adalah langkah preventif untuk membuang pasukan bakteri itu sebelum mereka sempat pesta pora bareng sarapan kamu.

Bukan cuma soal bakteri, sikat gigi sebelum makan juga memicu produksi saliva lebih banyak. Ini penting banget karena saliva mengandung mineral yang membantu enamel gigi kamu siap menghadapi serangan makanan apa pun yang bakal kamu telan beberapa menit kemudian.

Bahaya Laten di Balik Sikat Gigi Langsung Setelah Makan

Nah, ini dia poin yang sering bikin orang kaget. Buat kamu yang merasa paling bersih karena sikat gigi persis setelah makan bakwan atau minum jus jeruk, ternyata tindakan itu bisa jadi bumerang. Jujurly, menyikat gigi langsung setelah makan, apalagi kalau makanannya mengandung asam tinggi (seperti kopi, jeruk, atau soda), justru bisa merusak lapisan enamel gigi.

Begini penjelasannya secara sederhana: Saat kita makan, tingkat keasaman di mulut kita bakal naik. Asam ini sifatnya melunakkan enamel gigi, yaitu lapisan terluar yang paling keras di tubuh manusia. Dalam kondisi "lunak" ini, kalau kamu langsung menyikatnya dengan sikat gigi yang kasar, kamu bukannya membersihkan kotoran, tapi justru "mengamplas" enamel yang sedang lemah itu. Ibaratnya, enamel gigi kamu itu lagi kayak tanah liat yang lembek setelah kena hujan, terus kamu hantam pakai sapu lidi. Hasilnya? Tipis, mas, mbak!

Banyak pasien yang mengeluh giginya sensitif atau gampang ngilu, padahal rajin sikat gigi. Pas ditelusuri, ternyata mereka punya kebiasaan langsung menyikat gigi setelah minum kopi atau sarapan buah-buahan asam. Tanpa sadar, mereka sudah mengikis perlindungan alami gigi mereka sendiri setiap pagi. Ngeri, kan?

Terus, Kalau Tetap Mau Sikat Gigi Sesudah Sarapan Gimana?

Tenang, dunia nggak akan kiamat kalau kamu tetap merasa sikat gigi sesudah sarapan adalah jalan ninja yang paling benar. Tapi ada syaratnya, dan syarat ini mutlak nggak boleh ditawar. Dokter gigi biasanya menyarankan untuk menunggu minimal 30 sampai 60 menit setelah suapan terakhir sebelum kamu menyentuh sikat gigi.

Waktu satu jam itu bukan angka random yang muncul dari langit. Itu adalah waktu yang dibutuhkan oleh saliva kita untuk melakukan tugasnya: menetralkan asam dan membantu proses remineralisasi atau pengerasan kembali enamel gigi. Jadi, kalau kamu selesai sarapan jam 7 pagi, minimal jam 7.30 atau jam 8 baru deh boleh sikat gigi. Sambil menunggu, kamu bisa berkumur-kumur pakai air putih biasa untuk membantu membersihkan sisa makanan dan menurunkan tingkat keasaman di mulut.

Tapi masalahnya, siapa sih anak muda jaman sekarang yang punya waktu senggang sebanyak itu di pagi hari? Kebanyakan dari kita kan kaum "mandi lima menit langsung cabut". Kalau harus nunggu satu jam lagi cuma buat sikat gigi, yang ada malah telat masuk kantor atau absen kuliah lewat. Inilah alasan praktis kenapa sikat gigi sebelum sarapan jauh lebih disarankan buat mereka yang hidupnya serba terburu-buru.

Mana yang Paling Pas Buat Kamu?

Pada akhirnya, rutinitas pagi adalah soal kenyamanan, tapi kesehatan gigi jangan sampai dikorbankan demi perasaan "bersih" yang semu. Kalau kamu orangnya disiplin dan punya banyak waktu luang di pagi hari, silakan tunggu 60 menit setelah sarapan lalu sikat gigi. Itu sah-sah saja dan tetap sehat buat gigi.

Tapi kalau kamu tipe orang yang bangun tidur langsung cari kopi dan harus segera berangkat, sikat gigi sebelum sarapan adalah pilihan paling bijak. Selain bikin napas nggak bau naga saat menyapa teman di jalan, kamu juga melindungi enamel gigi dari kerusakan jangka panjang. Oh iya, satu tips tambahan: setelah sikat gigi, usahakan jangan langsung makan. Kasih jeda 15-20 menit biar kandungan fluoride dalam odolnya bisa meresap sempurna ke gigi.

Jadi, nggak perlu lagi ada perang saudara soal urutan sikat gigi di rumah. Yang penting jangan sampai nggak sikat gigi sama sekali, karena itu baru namanya bencana. Mau sebelum atau sesudah (dengan jeda), yang paling penting adalah cara menyikatnya yang benar dan nggak pakai tenaga dalam sampai gusi berdarah. Stay fresh, stay healthy, dan tetaplah tersenyum lebar tanpa takut gigi ngilu!

Logo Radio
🔴 Radio Live