Waspada! Hindari Memanaskan Ulang 5 Jenis Makanan Ini di Microwave
Refa - Tuesday, 20 January 2026 | 11:00 AM


Meski memanaskan makanan sisa di microwave sering jadi solusi praktis, para ahli mengingatkan bahwa kebiasaan ini tidak selalu aman. Menurut laporan Universitas Negeri Michigan, pemanasan dengan microwave sering kali tidak merata dan meninggalkan "titik dingin" di mana bakteri berbahaya masih bisa bertahan hidup. Selain risiko kesehatan, kualitas rasa dan tekstur makanan juga bisa rusak.
Berikut adalah lima jenis makanan yang sebaiknya tidak dipanaskan kembali menggunakan microwave:
1. Telur Rebus
Memanaskan telur rebus di microwave sangat berisiko. Uap yang terperangkap di dalam putih telur dapat menciptakan tekanan tinggi, menyebabkan telur meledak saat dipotong atau bahkan saat digigit. Sebaiknya konsumsi telur rebus dalam keadaan dingin.
2. Makanan Tinggi Vitamin C
Sayuran seperti brokoli, paprika, dan dedaunan hijau mengandung vitamin C yang larut dalam air dan sangat sensitif terhadap panas. Memasukkannya ke microwave justru akan merusak dan menghancurkan kandungan nutrisinya. Disarankan untuk memakannya dalam kondisi mentah atau segar.
3. Daging Ayam
Meskipun aman secara higienis jika dipanaskan dengan benar, memanaskan ulang ayam di microwave dapat merusak kualitasnya. Lemak ayam yang teroksidasi saat disimpan di kulkas dapat mengubah rasa, dan pemanasan ulang akan menguapkan cairan di dalamnya, membuat daging menjadi kering dan bertekstur buruk. Lebih baik olah sisa ayam menjadi hidangan dingin seperti salad atau isian roti lapis.
4. Hidangan Laut (Seafood)
Suhu tinggi dari microwave akan membuat kadar air pada ikan atau seafood menguap dengan cepat. Hasilnya, tekstur makanan menjadi keras, kering, dan alot seperti karet. Para koki menyarankan untuk menghindari cara ini demi menjaga kenikmatan hidangan.
5. Daging Sapi (Steak)
Memanaskan sisa steak di microwave dapat menghilangkan keempukan dan cita rasanya. Pemanasan yang tidak merata sering kali membuat sebagian sisi daging terlalu matang (overcooked) dan keras, sementara sisi lainnya masih dingin. Hal ini tentu mengurangi kenikmatan menyantap daging sapi premium.
Next News

"Aku Memang Turunan Pemarah": Benarkah Sifat Mudah Marah Bisa Diwariskan?
5 days ago

Mengenal Silent Flexing, Tren Baru yang Diam-Diam Mengubah Media Sosial
5 days ago

Mencuri Waktu dari Tidur: Kebiasaan Scroll Malam yang Diam-Diam Menjadi Alasan "Insomnia" Kita
9 days ago

Masih Perlu Pakai Hand Sanitizer Setiap Saat? Simak Faktanya!
10 days ago

Fashion: Instrumen Politik Paling Tua yang Jarang Disadari
10 days ago

Tips Pilih Warna Baju Saat Cuaca Panas Biar Tetap Nyaman dan Adem
10 days ago

5 Tips Mengubah Nasib Apes Jadi Hari yang Tetap Produktif
11 days ago

Bukan Mood Swing Semata, Ini 4 Fase yang Dialami Wanita Setiap Bulan
11 days ago

Solusi Bebas Antre BBM: Haruskah Ganti ke Mobil Listrik/Hybrid Sekarang?
15 days ago

Mengapa Kita Malah Beres-Beres Saat Ada Tugas? Ini Jawabannya
15 days ago






