Ceritra
Ceritra Warga

Tak Disangka, Air Putih di Botol Minum Bisa Picu Infeksi Jika Lakukan Ini

Refa - Wednesday, 21 January 2026 | 02:30 PM

Background
Tak Disangka, Air Putih di Botol Minum Bisa Picu Infeksi Jika Lakukan Ini
Ilustrasi perempuan sedang minum dari botol (Pinterest/OnePeloton)

Kebiasaan membawa botol minum atau tumbler sendiri kini sudah menjadi gaya hidup wajib bagi masyarakat perkotaan. Selain hemat, hal ini juga dianggap lebih ramah lingkungan. Namun, di balik kepraktisan tersebut, tersimpan bahaya mikroskopis yang sering diabaikan. Pakar kesehatan memperingatkan bahwa botol yang hanya diisi air putih pun bisa berubah menjadi sarang penyakit jika tidak dibersihkan dengan benar.

Banyak orang beranggapan bahwa membilas dengan air saja sudah cukup. Faktanya, lingkungan yang lembap dan tertutup adalah tempat favorit bagi kuman untuk berpesta.

Berikut adalah aturan main membersihkan botol minum agar air yang masuk ke tubuh tetap higienis:

Wajib Dicuci Sabun Setiap Hari

Aturan emas yang tidak boleh ditawar adalah mencuci botol setiap hari setelah selesai digunakan. Meskipun isinya hanya air mineral bening, bakteri dari mulut dapat berpindah ke bibir botol dan berkembang biak dengan cepat.

Mencuci dengan sabun dan air hangat sangat disarankan untuk mematikan kuman. Membiarkan botol tidak dicuci berhari-hari sama saja dengan meminum air dari kolam bakteri.

Waspada Sensasi Licin atau Biofilm

Pernahkah merasakan permukaan dalam botol atau bibir gelas terasa licin saat disentuh jari? Itu bukanlah sisa sabun yang tertinggal, melainkan biofilm.

Biofilm adalah lapisan lendir tipis yang terbentuk dari kumpulan bakteri yang telah menempel dan berkembang biak. Jika tanda ini sudah muncul, artinya botol tersebut sudah sangat kotor. Mengonsumsi air dari wadah yang memiliki biofilm berisiko tinggi menyebabkan gangguan pencernaan, mual, hingga infeksi perut.

Jangan Lupakan Sedotan dan Karet Penutup

Bagian yang paling sering luput dari pembersihan adalah celah-celah sempit. Karet seal pada tutup botol dan bagian dalam sedotan (straw) sering kali menjadi tempat persembunyian jamur hitam dan bakteri.

Sangat disarankan untuk melepas karet perekat dan menyikat bagian dalam sedotan menggunakan sikat khusus secara berkala. Jangan sampai air segar yang diminum tercemar kotoran yang mengendap di sela-sela tutup botol.

Logo Radio
🔴 Radio Live