Ceritra
Ceritra Warga

Rumah Adalah Sekolah Pertama bagi Kesehatan Mental

Nisrina - Saturday, 03 January 2026 | 01:45 PM

Background
Rumah Adalah Sekolah Pertama bagi Kesehatan Mental
Rumah menjadi bagian penting bagi pembentukan kesehatan mental masing-masing individu (Freepik/)

Kesehatan mental seseorang tidak dibentuk dalam semalam, dan fondasi utamanya sering kali diletakkan jauh sebelum kita mengenal dunia luar, yakni di dalam rumah. Keluarga adalah tempat pertama seorang anak belajar mengenali emosi, validasi diri, dan cara berinteraksi dengan manusia lain. Jika rumah menjadi tempat yang aman di mana perasaan didengarkan dan dihargai, anak akan tumbuh dengan konsep diri yang kuat. Sebaliknya, jika rumah menjadi medan perang atau tempat yang dingin, luka batin itu akan terbawa hingga dewasa.

Banyak masalah mental orang dewasa yang berakar dari pola asuh masa kecil. Orang tua yang tidak stabil secara emosional, terlalu menuntut, atau abai, tanpa sadar menanamkan bibit kecemasan dan ketidakamanan pada anak. Kalimat-kalimat seperti "gitu aja nangis" atau "jangan cengeng" yang terdengar sepele, sebenarnya adalah bentuk invalidasi emosi. Anak belajar bahwa mengekspresikan kesedihan adalah sebuah kesalahan, sehingga mereka tumbuh menjadi orang dewasa yang memendam masalah dan meledak di kemudian hari.

Peran keluarga dalam kesehatan mental juga terkait erat dengan pemutusan rantai trauma antargenerasi. Sering kali orang tua mendidik dengan keras bukan karena mereka jahat, tapi karena itulah satu-satunya cara didik yang mereka terima dari orang tua mereka dulu. Menyadari hal ini adalah langkah awal penyembuhan. Generasi sekarang memiliki akses informasi yang lebih baik untuk berkata "cukup sampai di sini". Menciptakan pola asuh baru yang lebih empatik dan demokratis adalah perjuangan berat, namun sangat berharga demi memutus siklus trauma.

Keluarga yang sehat bukanlah keluarga yang tidak pernah bertengkar, melainkan keluarga yang tahu cara menyelesaikan konflik dengan sehat. Di dalamnya ada budaya meminta maaf, mengakui kesalahan, dan saling memaafkan. Kesehatan mental terjaga ketika setiap anggota keluarga merasa diterima apa adanya, bukan diterima hanya jika mereka berprestasi atau menurut. Rasa aman untuk menjadi diri sendiri di rumah adalah benteng terkuat melawan kerasnya tekanan dunia luar.

Oleh karena itu, investasi terbesar sebuah keluarga bukanlah rumah mewah atau warisan harta, melainkan warisan kesehatan mental. Menciptakan suasana rumah yang hangat, penuh dialog, dan minim penghakiman adalah hadiah terbaik yang bisa diberikan orang tua kepada anak. Karena pada akhirnya, ke mana pun kaki melangkah pergi, kesehatan mental yang kokoh berawal dari kenangan masa kecil bahwa kita pernah sangat dicintai di rumah.

Logo Radio
🔴 Radio Live