Panduan Lengkap Memahami Bahasa Internet Tahun 2025
Nisrina - Thursday, 18 December 2025 | 03:27 AM


Bahasa adalah organisme yang hidup dan terus tumbuh seiring dengan perkembangan zaman. Jika dahulu kita mengenal bahasa gaul yang lahir dari tongkrongan jalanan, kini pabrik kata-kata baru itu bernama media sosial. Memasuki tahun 2025, lanskap percakapan digital kembali mengalami pergeseran yang cukup drastis. Bagi sebagian orang, membaca kolom komentar di TikTok atau X saat ini mungkin terasa seperti memecahkan sandi rumit. Fenomena ini bukan tanda bahwa Anda sudah tertinggal jauh, melainkan bukti betapa kreatif dan cepatnya Generasi Z serta Generasi Alpha dalam meramu identitas verbal mereka.
Mari kita bedah lapisan emosi dalam kamus baru ini. Untuk mengekspresikan tawa, akronim lawas seperti LOL kini mulai terasa usang dan digantikan oleh IJBOL atau I Just Burst Out Laughing. Istilah ini dianggap lebih mewakili ledakan tawa yang tak tertahan secara harfiah. Di sisi spektrum emosi yang lain, ketidaksukaan atau kemarahan kini sering disingkat menjadi PMO atau Pissing Me Off. Jika situasi yang dihadapi benar-benar menyebalkan, warganet kerap menunjuknya dengan singkatan TS atau This Sh*t. Bahkan dalam perdebatan yang memanas, jangan kaget jika menemukan singkatan agresif SYBAU atau Shut Your B*tch A** Up yang berfungsi sebagai "kartu mati" untuk membungkam lawan bicara.
Nuansa sarkasme dan kritik sosial juga mendapat panggung tersendiri. Penggunaan kata "Alias" yang dipopulerkan oleh konten kreator Jojo Ali Yusuf, misalnya, kini bergeser makna. Kata ini justru digunakan untuk menyatakan kebalikan dari sesuatu dengan nada menyindir yang tajam. Sindiran ini sering kali ditujukan pada perilaku Performative, yakni sebutan bagi orang-orang yang hanya berpura-pura peduli atau beraksi demi mencari perhatian semata. Di sisi lain, cara orang mengakui kepemilikan atau membanggakan sesuatu pun berubah menjadi jenaka lewat frasa campuran "My ... Guweh". Ungkapan yang sengaja menabrak kaidah tata bahasa Inggris dan Indonesia ini, seperti "Bukankah ini my baju guweh", digunakan untuk memberikan efek dramatis sekaligus akrab.
Namun, bagian paling membingungkan bagi pendatang baru di dunia maya adalah fenomena brainrot atau ujaran yang seolah tanpa makna logis. Bunyi-bunyian seperti "Bhap, Zang, Vhoom" yang dipopulerkan oleh Rico Lubis kini beralih fungsi menjadi kata seruan dalam percakapan sehari-hari. Fenomena serupa terjadi pada angka "67" yang murni muncul sebagai tren Gen Alpha tanpa definisi yang jelas, seolah ada hanya untuk membingungkan. Jika Anda menemukan hal-hal yang terasa aneh atau tidak masuk akal, kata "Janggal" adalah label yang tepat untuk disematkan. Namun hati-hati, jika Anda terlalu banyak bertanya tentang arti semua ini, Anda mungkin hanya akan mendapat jawaban "Mikir Kids". Istilah yang berasal dari meme ini adalah cara singkat dan agak ketus untuk menyuruh orang berpikir atau mencari tahu sendiri.
Terakhir, dalam dinamika interaksi komunitas, ada istilah-istilah praktis yang tetap bertahan. OOMF atau One of My Followers digunakan sebagai cara halus untuk membicarakan pengikut tanpa menyebut nama secara spesifik, sering kali dalam konteks menyindir atau memuji diam-diam. Sementara itu, untuk memastikan tidak ada informasi penting yang terlewat di lini masa yang serba cepat, akronim ICYMI atau In Case You Missed It masih menjadi andalan para penyebar berita.
Memahami kamus bahasa internet 2025 ini sejatinya bukan sekadar agar terlihat relevan. Ini adalah jembatan komunikasi antar-generasi. Di balik istilah-istilah yang terdengar asing, terdapat keinginan mendasar manusia untuk terhubung, dimengerti, dan tertawa bersama kelompoknya. Dengan membuka diri untuk mempelajari kosakata baru ini, kita tidak hanya memperkaya wawasan linguistik, tetapi juga membuka pintu dialog yang lebih hangat dengan generasi penerus yang memegang kendali masa depan.
Next News

Malam Paling Agung di Masjidil Aqsa Saat Nabi Muhammad SAW Menjadi Imam Seluruh Nabi
4 hours ago

4 Lokasi Bersejarah yang Disinggahi dan Menjadi Tempat Sholat Rasulullah Saat Isra' Mi'raj
4 hours ago

Bukan Sekadar Perjalanan, Ini Protokol Langit Saat Nabi Muhammad SAW Naik Buraq
4 hours ago

Langkahnya Sejauh Pandangan Mata, Keajaiban Buraq dalam Peristiwa Isra’ Mi’raj
5 hours ago

Kenapa Rajaban Selalu Dinanti? Tradisi Jawa Rayakan Isra’ Mi’raj dengan Cara Berbeda
5 hours ago

Mengapa Isra’ Mi’raj Terjadi Setelah Tahun Kesedihan? Ini Jawabannya
6 hours ago

Salat Masih Terasa Hampa? Coba Renungi Makna Al-Fatihah Ayat per Ayat
6 hours ago

Bukan Sihir! Penyakit Aneh Ini Bisa Bikin Kamu Mabuk Berat Cuma Gara-gara Sepotong Roti
5 hours ago

Sholat Sering Melamun? Coba 6 Teknik Ini agar Lebih Khusyuk
7 hours ago

Bukan Beban, Ini Alasan Sholat Disebut Hadiah Langsung dari Allah
8 hours ago






