Ceritra
Ceritra Warga

Kenapa Bus Sekolah Warna Kuning? Bukan Sekadar Estetika!

Nisrina - Thursday, 19 February 2026 | 02:15 PM

Background
Kenapa Bus Sekolah Warna Kuning? Bukan Sekadar Estetika!
Ilustrasi (Pexels/Alwin Johnson)

Kenapa Bus Sekolah Warnanya Kuning? Ternyata Bukan Biar Kelihatan Estetik Doang!

Pernah nggak sih kamu lagi asyik melamun di pinggir jalan, terus tiba-tiba ada benda besar berwarna kuning mencolok lewat di depan mata? Kalau kamu tinggal di kota besar atau sering nonton film Hollywood, pasti langsung tahu kalau itu adalah bus sekolah. Tapi, pernah kepikiran nggak, kenapa sih dari ribuan pilihan warna di katalog cat, para petinggi transportasi dunia kompak memilih warna kuning? Kenapa nggak merah yang identik sama tanda berhenti, atau hijau yang segar di mata?

Kalau kamu mikir alasannya biar kelihatan lucu atau estetik kayak di Instagram, maaf banget, kamu salah besar. Pilihan warna kuning pada bus sekolah itu adalah hasil riset mendalam soal psikologi dan keamanan visual. Ada alasan sains yang cukup serius di balik warna cerah bin "ngejreng" ini.

Sejarah Singkat Si Kuning yang Ikonik

Mari kita tarik mundur waktu ke tahun 1939. Di zaman itu, bus sekolah di Amerika Serikat warnanya masih campur aduk, nggak ada standar yang jelas. Ada yang biru, ada yang putih, bahkan ada yang pakai warna bendera. Sampai akhirnya, seorang profesor dari Universitas Columbia bernama Frank Cyr mengadakan konferensi khusus untuk menentukan standar bus sekolah.

Nah, di sinilah lahir warna legendaris bernama National School Bus Chrome. Sekarang sih, namanya lebih dikenal sebagai National School Bus Glossy Yellow. Profesor Cyr mengumpulkan para ahli dan produsen cat buat nyari satu warna yang paling pas buat keselamatan anak-anak. Hasilnya? Warna kuning-oranye yang kita lihat sekarang. Frank Cyr pun akhirnya dijuluki sebagai "Bapak Bus Sekolah Kuning".

Bukan Merah, Tapi Kuning: Keajaiban Penglihatan Tepi

Mungkin banyak dari kita yang mikir kalau warna merah adalah warna yang paling menarik perhatian. Ya wajar sih, lampu merah warnanya merah, mobil pemadam kebakaran juga merah. Tapi, secara psikologi warna dan biologi mata manusia, kuning punya keunggulan yang nggak dimiliki merah.

Secara ilmiah, warna kuning pada bus sekolah ini punya kemampuan buat ditangkap oleh penglihatan tepi (peripheral vision) manusia 1.24 kali lebih cepat dibandingkan warna merah. Bayangkan kamu lagi nyetir dan fokus ke depan, tiba-tiba ada bus sekolah muncul dari persimpangan di sisi kiri atau kananmu. Berkat warna kuning ini, otak kamu bakal sadar ada objek besar yang mendekat jauh sebelum mata kamu benar-benar menoleh ke arah bus itu.

Istilah gampangnya, warna kuning itu "berisik" banget buat mata kita. Penglihatan tepi kita itu sensitif banget sama warna kuning. Jadi, meski kamu nggak lagi ngelihatin bus itu secara langsung, radar di mata kamu bakal langsung ngasih sinyal ke otak: "Eh, ada sesuatu yang kuning tuh di samping!". Ini krusial banget buat mencegah kecelakaan di titik-titik buta atau blind spot.

Kontras yang Juara di Segala Cuaca

Alasan lainnya adalah soal kontras. Bus sekolah itu biasanya punya tulisan besar di sampingnya dengan warna hitam. Nah, kombinasi kuning dan hitam ini adalah perpaduan paling kontras yang bisa dilihat manusia, terutama saat kondisi cahaya lagi nggak ideal.

Coba deh bayangkan waktu subuh yang masih berkabut atau saat senja yang mulai gelap. Warna kuning tetap menonjol di antara keremangan itu. Bahkan saat hujan deras sekalipun, warna kuning jauh lebih mudah dikenali daripada warna gelap atau warna netral seperti silver dan abu-abu yang biasanya malah "menyatu" dengan aspal jalanan yang basah. Dengan warna kuning ini, pengendara lain nggak punya alasan lagi buat bilang, "Aduh maaf, saya nggak lihat ada bus lewat."

Psikologi Warna yang Mengatur Mood Jalanan

Selain soal teknis penglihatan, ada sisi psikologis yang dimainkan di sini. Warna kuning secara alami diasosiasikan dengan "kehati-hatian" (caution). Di rambu lalu lintas, kuning berarti kita harus bersiap atau waspada. Dengan menerapkan warna ini pada bus sekolah, secara bawah sadar para pengguna jalan lain akan merasa perlu untuk lebih berhati-hati saat berada di dekat kendaraan tersebut.

Isyarat visual ini penting banget karena isinya adalah anak-anak sekolah yang mungkin saja tiba-tiba lari menyeberang saat turun dari bus. Jadi, warna kuning itu seolah-olah berteriak, "Hey, pelan-pelan ya, di sini ada aset masa depan bangsa yang harus dijaga!".

Kesimpulan: Lebih dari Sekadar Cat

Jadi, setiap kali kamu melihat bus sekolah warna kuning, ingatlah bahwa itu bukan sekadar tren kuno yang malas diganti. Warna itu adalah hasil perpaduan antara sejarah, fisika, dan kepedulian manusia terhadap keselamatan. Penggunaan warna National School Bus Chrome membuktikan bahwa hal sederhana seperti pemilihan warna cat bisa memberikan dampak yang luar biasa besar bagi keamanan publik.

Walaupun di Indonesia bus sekolah nggak semuanya kuning (ada yang biru atau oranye tergantung kebijakan daerah), esensinya tetap sama: kendaraan pengangkut pelajar harus punya identitas visual yang kuat. Tapi ya, sejauh ini, kuning masih memegang takhta sebagai warna paling efektif buat urusan "mencuri perhatian" di jalan raya.

Gimana? Sekarang kalau ditanya adik atau sepupu kamu kenapa bus sekolah warnanya kuning, kamu sudah bisa jawab dengan gaya ala profesor, kan? Bukan cuma soal keren-kerenan, tapi soal gimana caranya biar penglihatan tepi kita bisa bereaksi 1.24 kali lebih cepat demi keselamatan. Keren banget, ya!

Logo Radio
🔴 Radio Live