Kenali Gejala Greges dan Cara Mengatasinya Sebelum Parah
Nisrina - Tuesday, 24 February 2026 | 07:15 PM


Pernah nggak sih, kamu bangun tidur terus ngerasa ada yang nggak beres sama badan? Kepala rasanya berat kayak abis mikirin cicilan, sendi-sendi linu, dan suhu kulit berasa lebih hangat dari biasanya. Orang Jawa sering nyebut kondisi ini dengan istilah "greges". Rasanya itu kayak kamu lagi berdiri di ambang pintu: belum beneran sakit sampai harus opname, tapi ya nggak sehat juga buat diajak produktif. Kalau dipaksain kerja, fokus buyar. Kalau dibawa rebahan, kok rasa bersalahnya selangit. Serba salah, kan?
Fenomena badan "ngambek" ini biasanya datang tanpa permisi. Bisa jadi karena perubahan cuaca yang lagi hobi main kucing-kucingan, stres kerjaan yang numpuk, atau sesimpel kamu lupa kalau badan itu bukan mesin yang bisa digas 24 jam nonstop. Kalau kamu lagi di posisi ini, jangan buru-buru menenggak antibiotik sisa bulan lalu (ini bahaya, ya!). Ada beberapa langkah santai tapi efektif buat balikin performa tubuh kamu biar nggak letoy lagi.
1. Hidrasi: Karena Air Putih Adalah Koentji
Waktu badan kerasa hangat dan lemas, itu tandanya alarm internal kamu lagi bunyi. Salah satu penyebab paling umum adalah dehidrasi ringan. Suhu tubuh yang naik itu sebenernya mekanisme pertahanan badan kita, tapi dampaknya bikin cairan tubuh menguap lebih cepet. Hasilnya? Kamu bakal ngerasa lemas nggak berdaya.
Solusinya klasik banget tapi sering disepelekan: minum air putih. Nggak perlu yang aneh-aneh dulu. Air suhu ruang atau air hangat jauh lebih baik daripada air es yang bikin tenggorokan kaget. Kalau bosen sama air tawar, kamu bisa coba bikin teh jahe anget atau air kelapa buat gantiin elektrolit yang hilang. Inget, minumnya pelan-pelan aja, nggak perlu kayak orang ikut lomba lari. Intinya, bikin sel-sel tubuh kamu "berenang" lagi dengan bahagia.
2. Jadi "Kaum Rebahan" yang Berkualitas
Kita hidup di zaman yang memuja produktivitas. Rasanya kalau nggak sibuk itu kita gagal jadi manusia. Tapi dengerin deh, waktu badan udah greges, itu adalah cara tubuh bilang, "Woi, istirahat dulu!". Jangan dilawan dengan kopi hitam pekat biar tetep melek. Itu namanya zalim sama diri sendiri.
Cobalah buat bener-bener istirahat. Matiin laptop, jauhkan HP, dan tutup gorden kamar. Tidur siang selama 30-60 menit atau tidur malam lebih awal bisa bikin keajaiban. Waktu kita tidur, sistem imun lagi kerja keras buat "beresin" masalah di dalem tubuh. Kalau kamu maksa scrolling TikTok sampai jam 2 pagi sambil badan anget, ya jangan heran kalau besoknya malah makin drop. Kasih waktu buat tubuh recovery, anggap aja lagi nge-charge baterai HP yang udah di zona merah.
3. Cari Comfort Food yang Menenangkan
Saat badan nggak enak, nafsu makan biasanya terjun bebas. Rasanya semua makanan hambar atau malah bikin mual. Tapi, perut kosong malah bakal bikin kamu makin lemas dan pusing. Di sinilah peran "comfort food" jadi sangat krusial. Sop ayam legendaris atau bubur ayam hangat biasanya jadi pahlawan di saat seperti ini.
Kenapa sop ayam? Selain gampang ditelan, uap hangatnya bisa bantu melegakan pernapasan, dan kuahnya ngasih asupan cairan plus nutrisi dari sayuran. Hindari dulu makanan yang terlalu berminyak, pedas level setan, atau yang bersantan kental. Perut kamu lagi sensitif, jangan dikasih beban kerja tambahan buat mencerna makanan berat. Bayangin aja lambung kamu lagi pengen dimanjain, bukan diajak tawuran.
4. Manajemen Suhu Tubuh: Kompres atau Mandi Air Hangat?
Banyak perdebatan soal ini. Ada yang bilang kalau badan hangat harus mandi air dingin biar "adem", padahal itu salah kaprah. Mandi air dingin malah bikin tubuh makin stres karena perubahan suhu yang drastis. Pilihan terbaik adalah mandi air hangat atau sekadar mengompres bagian lipatan tubuh (seperti ketiak atau selangkangan) dengan air hangat.
Air hangat bakal ngebantu pori-pori terbuka dan ngerangsang pengeluaran panas dari dalam tubuh secara alami. Selain itu, uap air hangat juga punya efek relaksasi yang luar biasa buat otot-otot yang lagi pegal. Setelah mandi, langsung pakai baju yang nyaman dan menyerap keringat. Jangan malah pakai jaket tebal berlapis-lapis kalau suhu ruangan nggak dingin banget, karena itu malah bakal "mengurung" panas di dalam badan kamu.
5. Pertolongan Pertama dengan Obat yang Tepat
Kalau rasa pusing udah nggak tertahankan atau suhu tubuh mulai bikin nggak nyaman, nggak ada salahnya minum obat pereda nyeri atau penurun panas yang dijual bebas, kayak paracetamol. Ini adalah "first aid kit" wajib di setiap rumah. Tapi inget, ikuti dosis yang tertera di kemasan. Obat ini fungsinya cuma meredakan gejala, bukan nyembuhin penyebab utamanya kalau ternyata ada infeksi serius.
Selain obat kimia, banyak juga yang cocok sama ramuan tradisional. Seduhan kencur, madu, atau perasan lemon bisa jadi booster alami. Yang penting, jangan sembarangan campur-campur obat tanpa konsultasi kalau gejalanya nggak kunjung reda dalam dua atau tiga hari.
Kapan Harus Mulai Khawatir?
Meskipun tips di atas biasanya ampuh buat ngatasin greges biasa, kamu tetep harus peka sama sinyal tubuh yang lebih serius. Kalau suhu tubuh kamu tembus di atas 38,5 derajat Celcius, ada sesak napas, atau rasa lemas yang bikin kamu pingsan, itu tandanya kamu harus segera ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat. Jangan nunggu sampai bener-bener tumbang.
Kesimpulannya, dengerin badan itu penting banget. Kita sering banget ambisius ngejar target sampai lupa kalau raga ini ada batasnya. Badan yang terasa nggak enak, hangat, dan lemas itu sebenernya cuma pengingat kecil buat kita buat sedikit melambat. Jadi, ambil napas dalam-dalam, minum air yang banyak, dan silakan rebahan tanpa rasa bersalah. Dunia nggak bakal kiamat kok cuma karena kamu istirahat sehari. Get well soon!
Next News

Bye Hidung Mampet! 7 Cara Tidur Nyenyak Meski Sedang Flu
in 6 hours

Fungsi Unik Irisan Bawang Merah di Kamar yang Jarang Diketahui
in 5 hours

Menahan Lapar Itu Mudah, Menahan Nafsu Makan Saat Maghrib?
in 2 hours

Derita Jet Lag: Kenapa Tidur Malam Jadi Susah Saat Traveling?
in 6 hours

Mengapa Pujian 'Kamu Pintar' Berbahaya Untuk Mental Anak
in 4 hours

Panduan Cepat Keringkan Satu Baju dalam Semalam Tanpa Matahari
in 6 hours

Cara Meminta Maaf yang Benar Agar Masalah Tidak Semakin Runyam
in 3 hours

Jangan Kalap! Dampak Buruk Buka Puasa Pakai Cara Balas Dendam
in 4 hours

Ringan Seperti Awan, Inilah Keunggulan Mukena Bahan Rayon
in 3 hours

Mukena Serasa Sauna? Ini Tips Pilih Bahan yang Sejuk
in 3 hours






