Reality Club: Pengisi Soundtrack Kisah Anak Muda.
Elsa - Friday, 28 November 2025 | 08:00 PM


Reality Club: Bukan Sekadar Band, tapi Soundtrack Perjalananmu
Pernah merasa bosan dengan musik yang itu-itu saja? Atau mungkin lagi cari band yang bisa bikin kamu galau tapi sambil head-banging? Nah, kalau iya, kayaknya kamu perlu kenalan lebih jauh sama Reality Club. Mereka ini bukan cuma sekadar kumpulan musisi, lho. Buat banyak anak muda sekarang, Reality Club itu udah jadi semacam penanda zaman, pendamping setia di kala senang, sedih, bahkan pas lagi mikir keras tentang hidup. Musik mereka itu kayak teman curhat yang ngertiin banget, tapi juga punya selera humor yang nggak kalah oke.
Sejak pertama kali muncul di kancah musik indie Indonesia, Reality Club langsung menarik perhatian. Mereka datang dengan vibe yang beda, jauh dari kesan kaku atau terlalu berat. Ada aura kebebasan, sedikit nakal, tapi tetap jujur dan apa adanya. Gampang banget untuk jatuh cinta sama mereka. Nggak cuma karena lagu-lagunya yang catchy dan bikin nagih, tapi juga karena persona mereka sebagai band yang terasa dekat, kayak teman nongkrong yang punya selera musik keren.
Dari Ruang Latihan ke Panggung Dunia: Kisah Reality Club
Terbentuk di tahun 2016, Reality Club digawangi oleh kelima personelnya yang punya karakternya masing-masing: Faiz Novascotia Saripudin di vokal dan gitar, Fathia Izzati di vokal, Iqbal Anggakusumah di gitar, Nugi Wicaksono di bass, dan Era Patigo di drum. Awalnya, mereka mungkin cuma band "anak nongkrong" biasa yang hobi bikin lagu. Tapi siapa sangka, hobi ini justru jadi tiket mereka menjelajahi berbagai panggung, nggak cuma di Indonesia tapi sampai mancanegara.
Debut album mereka, "Never Get Better" di tahun 2017, langsung jadi perbincangan hangat. Lagu-lagu seperti "Elastic Heart", "The Summer", atau "Anything You Want" jadi anthem baru bagi banyak orang. Jujur aja, waktu dengerin album itu pertama kali, rasanya kayak nemu harta karun. Ada sentuhan dream pop yang manis, dibalut energi indie rock yang renyah, plus lirik-lirik yang ngena banget di hati. Rasanya lagu-lagu itu bisa jadi soundtrack buat berbagai adegan dalam hidup, mulai dari jatuh cinta sampai patah hati berjamaah. Mereka berhasil meramu melodi yang kadang melankolis, tapi tetap punya semangat yang bikin kaki ikut nge-beat.
Evolusi Suara dan Identitas Visual yang Ikonik
Yang paling keren dari Reality Club adalah bagaimana mereka nggak pernah takut berevolusi. Setelah "Never Get Better" yang sukses besar, mereka merilis "What Do You Really Fear?" di tahun 2019. Album kedua ini menunjukkan kematangan mereka dalam bermusik. Suaranya jadi lebih kompleks, lebih berani, dan eksplorasi musikalnya makin dalam. Lagu-lagu kayak "SSR" atau "Alexandra" membuktikan bahwa mereka bukan cuma band yang bisa bikin lagu cinta-cintaan doang, tapi juga bisa menyentuh isu-isu yang lebih gelap dan personal dengan sangat elegan.
Dan jangan lupakan juga soal identitas visual mereka yang super kuat. Mulai dari sampul album yang artistik sampai video klip yang sinematik, semuanya dikerjakan dengan sangat serius dan punya cerita sendiri. Video klip "SSR" misalnya, itu bukan cuma sekadar video musik, tapi udah kayak film pendek yang bikin kita bertanya-tanya dan merenung. Mereka selalu berhasil menciptakan dunia mereka sendiri lewat setiap karya yang dirilis, bikin kita sebagai penonton dan pendengar ikut terhanyut. Estetika yang mereka bangun ini nggak kaleng-kaleng, asli deh. Rasanya setiap detail itu dipikirin matang-matang, dan hasilnya selalu memuaskan mata dan telinga.
Lebih dari Sekadar Musik: Pengalaman Live yang Nggak Terlupakan
Meskipun lagu-lagu mereka udah enak banget didengerin di headset, pengalaman nonton Reality Club secara langsung itu beda lagi ceritanya. Mereka punya energi panggung yang luar biasa. Fathia dengan suara khasnya yang memikat, berpadu dengan vokal Faiz yang kadang melengkapi, kadang mengisi. Belum lagi aksi Iqbal di gitar yang selalu bikin terkesima, ritem bass Nugi yang solid, dan gebukan drum Era yang powerful. Konser mereka itu selalu "pecah", dalam artian positif, tentunya. Penonton ikut bernyanyi, melompat, bahkan menari. Mereka tahu betul bagaimana cara berinteraksi dengan penggemar, bikin setiap konser terasa intim dan nggak terlupakan.
Aku ingat banget waktu nonton mereka di salah satu festival musik. Begitu lagu "Is It The Answer?" dimainkan, rasanya semua beban pikiran langsung hilang dan cuma ada energi positif yang mengalir. Itu yang bikin Reality Club beda. Mereka nggak cuma menyajikan lagu, tapi juga pengalaman emosional yang intens. Makanya nggak heran kalau mereka selalu jadi incaran di berbagai festival musik, baik lokal maupun internasional. Penampilan mereka di Boiler Room misalnya, itu bener-bener jadi bukti bahwa musik mereka bisa dinikmati dan dirayakan oleh audiens dari berbagai belahan dunia.
Realitas yang Jujur, Musik yang Abadi
Salah satu alasan kenapa Reality Club bisa bertahan dan terus dicintai adalah kejujuran dalam karya-karya mereka. Lirik-liriknya seringkali mengangkat tentang realitas kehidupan, tentang perasaan-perasaan yang sering kita rasakan tapi sulit diungkapkan. Tentang cinta yang rumit, tentang pencarian jati diri, tentang kegelisahan anak muda di tengah hiruk pikuk dunia. Mereka berhasil menyuarakan apa yang ada di benak banyak orang, dan itu bikin musik mereka terasa sangat relevan. Nggak heran kalau banyak yang bilang lagu-lagu Reality Club itu kayak "soundtrack hidup" mereka.
Mereka telah membuktikan bahwa dengan konsistensi, kejujuran, dan terus berani bereksplorasi, sebuah band bisa melampaui batas-batas yang ada. Reality Club bukan cuma sekadar tren sesaat. Mereka adalah salah satu pilar penting dalam skena musik indie Indonesia yang terus berkembang. Dengan setiap album baru, setiap video klip baru, dan setiap panggung yang mereka taklukkan, Reality Club terus mengukir jejaknya di hati para pendengar. Mereka mengingatkan kita bahwa di tengah segala kompleksitas hidup, selalu ada musik yang bisa jadi pelipur lara, teman berbagi cerita, dan semangat untuk terus melangkah. Jadi, kalau kamu belum pernah mendengarkan Reality Club, buruan deh coba. Dijamin nggak bakal nyesel!
