Penderita Diabetes Perlu Tahu, 5 Makanan yang Wajib Ada dalam Menu
Refa - Friday, 02 January 2026 | 04:00 PM


Menjaga kadar gula darah tetap stabil menjadi kunci utama dalam pengelolaan diabetes. Salah satu faktor terpenting yang berperan dalam hal ini adalah pola makan. Penderita diabetes dianjurkan membatasi konsumsi gula tambahan serta lemak jenuh.
Sebaliknya, makanan tinggi serat seperti buah-buahan, sayuran non-tepung, dan biji-bijian utuh lebih efektif membantu menjaga kestabilan gula darah. Mengonsumsi makanan bernutrisi juga membantu mencapai dan mempertahankan berat badan ideal serta kadar gula darah yang sehat, dua hal penting dalam pengelolaan diabetes.
Dilansir dari laman Health, berikut beberapa pilihan makanan yang direkomendasikan untuk penderita diabetes:
1. Buah-buahan
Indeks glikemik (IG) mengukur seberapa cepat karbohidrat dalam makanan meningkatkan kadar gula darah dengan skala 0–100. Buah umumnya memiliki IG rendah karena kandungan seratnya yang tinggi, sehingga membantu memperlambat penyerapan gula dan memberi rasa kenyang lebih lama.
Namun, beberapa buah memiliki IG lebih tinggi, seperti kurma, melon, nanas, kismis, buah kering tertentu, dan cranberry manis. Buah-buahan tersebut tetap dapat dikonsumsi, tetapi sebaiknya dalam porsi kecil dan dikombinasikan dengan protein atau lemak sehat untuk mengurangi lonjakan gula darah. Konsumsi buah secara rutin juga diketahui dapat menurunkan risiko diabetes.
2. Sayuran
Sayuran terbagi menjadi sayuran bertepung dan non-tepung. Dalam pengelolaan diabetes, disarankan untuk lebih banyak mengonsumsi sayuran non-tepung yang rendah karbohidrat namun kaya serat, vitamin, mineral, dan antioksidan.
Beberapa pilihan sayuran non-tepung yang baik antara lain asparagus, wortel, terung, bawang, paprika, tomat, serta sayuran silangan seperti brokoli, kubis, dan kembang kol.
3. Biji-bijian Utuh
Biji-bijian utuh meliputi gandum, beras, oat, jagung, dan jelai yang tidak melalui proses pengolahan berlebihan. Jenis biji-bijian ini masih mempertahankan dedak, lembaga, dan endosperma, sehingga kandungan serat dan mineralnya lebih tinggi dibandingkan biji-bijian olahan.
Mengonsumsi biji-bijian utuh dapat membantu menstabilkan gula darah sekaligus menjaga kesehatan jantung.
4. Protein
Sumber protein dapat berasal dari hewani maupun nabati, seperti ikan, telur, keju, ayam tanpa kulit, kacang-kacangan, dan tahu. Penderita diabetes sebaiknya menghindari protein yang digoreng, diawetkan, atau tinggi lemak jenuh karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, yang memang lebih tinggi pada pengidap diabetes.
5. Produk susu rendah lemak
Susu, yogurt, dan keju rendah lemak atau tanpa lemak menjadi pilihan yang lebih aman bagi penderita diabetes. Konsumsi produk susu rendah lemak juga diketahui dapat membantu menurunkan risiko diabetes pada individu dengan kondisi pradiabetes.
Dengan memilih makanan yang tepat, pengelolaan gula darah dapat dilakukan dengan lebih efektif dan risiko komplikasi diabetes pun dapat ditekan. Perubahan pola makan sederhana ini dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan jangka panjang.
Next News

Fashion: Instrumen Politik Paling Tua yang Jarang Disadari
in 3 hours

Tips Pilih Warna Baju Saat Cuaca Panas Biar Tetap Nyaman dan Adem
in an hour

5 Tips Mengubah Nasib Apes Jadi Hari yang Tetap Produktif
18 hours ago

Bukan Mood Swing Semata, Ini 4 Fase yang Dialami Wanita Setiap Bulan
19 hours ago

Solusi Bebas Antre BBM: Haruskah Ganti ke Mobil Listrik/Hybrid Sekarang?
5 days ago

Mengapa Kita Malah Beres-Beres Saat Ada Tugas? Ini Jawabannya
5 days ago

Merah Cat atau Darah? Menguak Misteri Jembatan Merah Surabaya
8 days ago

Team Bedong vs Team M-Shape, Mana yang Lebih Baik untuk Bayi?
8 days ago

Pilih Sepatu Olahraga Tepat Biar Kaki Stabil dan Bebas Cedera
9 days ago

Tren Dompet, Pouch dan Tas Mini: Solusi Praktis Tanpa Ransel Berat
9 days ago






