Ceritra
Ceritra Warga

Mengapa 'Fix You' Bisa Bikin Air Mata Keluar Tanpa Permisi

Nisrina - Friday, 16 January 2026 | 08:15 AM

Background
Mengapa 'Fix You' Bisa Bikin Air Mata Keluar Tanpa Permisi
Ilustrasi (Instagram/)

Kalau ada survei tentang lagu apa yang paling bertanggung jawab atas banjir air mata di seluruh dunia, Fix You milik Coldplay pasti masuk jajaran tiga besar. Lagu ini punya kekuatan magis yang aneh, seolah-olah Chris Martin tahu persis kalau saldo rekening kita lagi kosong atau chat kita ke gebetan cuma dibaca doang. Dimulai dengan dentingan organ gereja yang pelan dan sok suci, lagu ini langsung menyeret pendengarnya ke pojokan kamar untuk merenungi nasib. Lirik pertamanya saja sudah menohok, membahas tentang usaha maksimal tapi hasilnya nihil. Rasanya persis seperti sudah belajar mati-matian buat ujian semester tapi soal yang keluar malah materi yang tidak pernah diajarkan dosen. Sakitnya tuh di sini, di ulu hati yang paling dalam.

Chris Martin konon menulis lagu ini bukan untuk menyiksa batin kita, melainkan untuk menghibur mantan istrinya, Gwyneth Paltrow, yang saat itu sedang berduka karena kehilangan ayahnya. Niatnya mulia, ingin "memperbaiki" hati yang hancur, makanya judulnya Fix You. Tapi bagi kita rakyat jelata, lagu ini malah sering disalahgunakan sebagai lagu wajib saat putus cinta atau saat meratapi nasib jadi beban keluarga. Struktur lagunya yang pelan di awal lalu meledak di akhir itu benar-benar mengaduk emosi. Kita diajak sedih dulu, diajak menyelami kegelapan, baru kemudian digebuk sama suara drum dan gitar listrik yang seolah berteriak menyuruh kita bangun. Sensasinya seperti habis diputusin pacar lalu ditempeleng sahabat supaya sadar.

Bagian paling epik tentu saja saat semua instrumen masuk dan Chris Martin bernyanyi dengan nada tinggi yang ikonik itu. Di momen inilah biasanya pertahanan diri kita runtuh total. Mau sekuat apa pun kita menahan tangis, kalau sudah sampai bagian refrain terakhir, air mata pasti merembes juga. Lagu ini mengajarkan kita bahwa menjadi lemah itu manusiawi. Tidak apa-apa merasa gagal, tidak apa-apa merasa lelah, karena "cahaya akan memandu kita pulang". Meskipun kita sendiri kadang bingung, pulangnya ke mana? Kalau ke rumah orang tua malu karena belum sukses, kalau ke rumah mantan takut diusir satpam.

Jadi, kalau teman kamu tiba-tiba memposting lirik lagu ini di media sosial dengan latar belakang hitam polos, itu adalah kode keras. Jangan tanya "kenapa?", karena jawabannya pasti panjang dan berujung curhat tiga jam. Cukup kirimkan makanan atau ajak dia main keluar. Fix You adalah himne bagi mereka yang sedang berjuang, entah berjuang melawan penyakit, berjuang melawan kenangan, atau sekadar berjuang melawan rasa malas di hari Senin. Lagu ini abadi karena perasaan sedih itu universal, dan Coldplay berhasil membungkus kesedihan itu dengan kemasan yang mahal dan estetik.

Pada akhirnya, Fix You akan selalu ada di daftar putar kita. Dia seperti teman lama yang menyebalkan karena suka mengungkit luka lama, tapi juga teman yang paling setia menemani saat kita sendirian. Dengarkanlah saat kamu butuh pelarian sejenak dari dunia yang kejam ini. Tapi ingat, setelah lagunya selesai dan air matanya kering, kamu harus bangkit lagi. Jangan sampai lagunya diulang terus seharian, nanti bukannya fixed atau sembuh, kamu malah jadi butuh psikiater karena depresinya makin menjadi-jadi.

Logo Radio
🔴 Radio Live