Kena Prank Insulin? Ini Alasan Kenapa Energi Sahurmu Cepat Habis Sebelum Siang
Refa - Friday, 20 February 2026 | 09:00 AM


Evaluasi Sahur Hari Kedua: Kok Jam Sembilan Pagi Sudah Laper Lagi?
Selamat datang di hari kedua Ramadan. Gimana rasanya? Kalau hari pertama kemarin kita masih semangat-semangatnya karena euforia, hari kedua biasanya jadi momen reality check. Matahari baru naik sedikit, bayangan pohon masih panjang, tapi perut sudah mulai memberikan sinyal-sinyal protes. Bunyi keroncongan halus mulai terdengar, dan konsentrasi kerja atau kuliah mendadak buyar gara-gara terbayang segarnya es buah di timeline Instagram.
Masalahnya, ini baru jam sembilan pagi, kawan. Perjalanan menuju adzan magrib masih panjang, kira-kira sembilan jam lagi kalau kamu tinggal di zona WIB. Fenomena lapar prematur ini sebenarnya klasik banget. Banyak dari kita yang merasa sudah makan sahur kayak porsi kuli, minum air sampai kembung, tapi pas jam kantor dimulai, badan rasanya lemes kayak cucian belum diperas. Apa yang salah? Apakah setan-setan yang dibelenggu itu masih sempat membisikkan rasa lapar ke usus kita? Tentu saja tidak.
Mari kita bedah secara santai kenapa "bensin" sahur kamu cepat habis dan gimana cara memperbaikinya biar besok-besok nggak jadi zombi di siang hari.
Jebakan Karbohidrat Simpleks yang Menipu
Kesalahan paling umum yang dilakukan kaum rebahan saat sahur adalah terlalu memuja karbohidrat olahan. Nasi putih sebakul, ditambah mi instan, terus ditutup dengan teh manis hangat. Kedengarannya nikmat dan bikin kenyang instan, kan? Tapi secara biologis, ini adalah bencana buat daya tahan puasa kamu.
Makanan-makanan ini punya indeks glikemik yang tinggi. Artinya, mereka cepat banget diubah jadi gula darah, bikin energi kamu melonjak drastis, tapi jatuh atau crash lebih cepat lagi. Saat gula darah turun drastis itulah otak kamu teriak, "Eh, laper nih! Makan lagi dong!" padahal baru dua jam lalu kamu sendawa kekenyangan. Istilah kerennya, kamu kena prank oleh insulin sendiri. Jadi, jangan heran kalau jam sembilan pagi kamu sudah mulai lirik-lirik kalender, menghitung hari menuju lebaran.
Kurang Protein dan Serat, Kurang Fondasi
Banyak orang sahur cuma formalitas, yang penting perut keisi. Padahal, protein adalah kunci biar rasa kenyang itu awet. Protein butuh waktu lebih lama buat dicerna daripada karbohidrat. Kalau sahur kamu cuma nasi sama kerupuk atau nasi sama sisa gorengan buka puasa kemarin, ya wassalam. Kamu butuh telur, dada ayam, tempe, atau ikan buat jadi "jangkar" di lambung.
Ditambah lagi urusan serat. Sayur dan buah sering banget dianaktirikan saat sahur karena dianggap ribet masaknya atau bikin bolak-balik ke kamar mandi. Padahal, serat itu sifatnya menyerap air dan bikin proses pencernaan jadi lebih lambat dan teratur. Tanpa serat, makanan kamu cuma lewat doang di usus kayak mantan yang cuma mampir pas lagi butuh.
Dendam Air Putih di Waktu Imsak
Ada kebiasaan lucu yang sering kita lakukan: baru minum berliter-liter air tepat lima menit sebelum imsak. Ini namanya "balas dendam" yang salah sasaran. Ginjal kamu bakal kaget dapet asupan air sebanyak itu dalam waktu singkat, dan alhasil, tubuh bakal langsung membuangnya lewat urin. Efeknya? Kamu bakal bolak-balik pipis di pagi hari dan akhirnya malah dehidrasi lebih cepat. Dehidrasi seringkali disalahartikan oleh otak sebagai rasa lapar. Jadi, sebenernya kamu itu haus, tapi perutmu yang teriak laper.
Lalu, Gimana Cara Memperbaikinya buat Besok?
Tenang, mumpung masih awal Ramadan, kita masih punya banyak waktu buat evaluasi. Biar besok nggak lemes di jam-jam produktif, coba terapkan strategi ini:
- Ganti Karbohidratmu: Kalau bisa, ganti nasi putih dengan nasi merah, oatmeal, atau ubi. Kalau nggak bisa move on dari nasi putih, minimal porsinya dikurangi dan ditambah porsi sayurnya dua kali lipat. Serat dari sayur bakal ngerem laju gula darah kamu.
- Wajib Ada Protein: Minimal satu butir telur rebus atau sepotong tempe/tahu. Kalau kamu tipikal yang malas kunyah di pagi buta, segelas susu protein atau yogurt bisa jadi alternatif yang lumayan oke buat ganjel perut.
- Cicil Minum Air: Pakai rumus 2-4-2. Dua gelas pas buka, empat gelas sepanjang malam (bisa per jam), dan dua gelas pas sahur. Jangan dirapel semua di waktu imsak kalau nggak mau ginjalmu kerja lembur bagai kuda.
- Hindari Kafein Berlebih: Buat pecandu kopi, mending kurangi dulu pas sahur. Kopi itu bersifat diuretik, bikin kamu makin cepat haus dan buang air kecil. Kalau emang harus banget ngopi, pastikan asupan air putihmu lebih banyak lagi.
- Jangan Langsung Tidur: Ini yang paling susah. Habis sahur langsung tidur itu emang nikmatnya tiada tara, tapi itu bikin asam lambung naik dan metabolisme melambat secara nggak sehat. Kasih jeda minimal 30-60 menit sambil baca buku atau siap-siap berangkat kerja.
Sahur itu bukan soal seberapa banyak yang masuk ke mulut, tapi seberapa berkualitas apa yang kamu makan. Anggap saja sahur itu investasi buat 13 jam ke depan. Kalau investasinya sampah, imbal hasilnya ya rasa lemas dan emosi yang gampang tersulut gara-gara lapar.
Ramadan bukan ajang buat menyiksa diri, tapi melatih kontrol diri. Termasuk kontrol buat nggak cuma nurutin nafsu makan enak pas sahur, tapi juga mikirin nutrisi buat badan sendiri. Jadi, buat sahur hari ketiga besok, coba deh lebih bijak milih menu. Biar jam sembilan pagi kamu tetap tegak berdiri, bukan malah tiduran di meja kantor sambil nungguin notifikasi adzan magrib yang masih lama banget itu.
Semangat terus puasa keduanya! Jangan biarkan perut yang keroncongan mengalahkan niat tulusmu untuk menjadi pribadi yang lebih baik (atau minimal, pribadi yang nggak gampang marah-marah karena laper).
Next News

Kulit Kering Pas Puasa? Ini Cara Jitu Mengatasinya, Bestie!
in 6 hours

Alasan Utama Diabetes Kini Menyerang Gen Z di Usia Muda
in 7 hours

Fakta Medis Runtuhkan Mitos Sel Sperma Tercepat dan Terkuat
in 6 hours

Sulap Blender Kuning Jadi Bening Kembali Pakai Tenaga Surya
in 2 hours

Dilema Pakai Obat Mata Saat Puasa? Simak Penjelasannya Di Sini
in 5 hours

Cara Jitu Melindungi Rambut dari Kaporit dan Air Laut Saat Berenang
in 5 hours

Bukan Satu Jam, Ini Durasi Tidur Siang Ideal Biar Puasa Segar
in 7 hours

Harapan Baru Pengobatan Alzheimer Melalui Terapi Cahaya dan Suara 40Hz
in 4 hours

Fakta Medis Kualitas Tidur Lebih Penting Daripada Durasi 8 Jam
in 2 hours

Bosan Mie Instan? 5 Ide Menu Sahur Cepat yang Bikin Kenyang Seharian
26 minutes ago






