Cara Jitu Melindungi Rambut dari Kaporit dan Air Laut Saat Berenang
Nisrina - Friday, 20 February 2026 | 11:03 AM


Berenang merupakan salah satu aktivitas fisik sekaligus rekreasi yang sangat digemari oleh berbagai kalangan usia. Entah itu menghabiskan akhir pekan di kolam renang umum, berlatih renang secara profesional, atau menikmati liburan eksotis di pantai yang indah, berenang selalu memberikan kesegaran bagi tubuh dan pikiran. Namun di balik segala keseruan tersebut ada satu masalah yang sering kali luput dari perhatian kita yaitu ancaman kerusakan rambut.
Banyak orang mengeluhkan rambut mereka tiba tiba berubah menjadi sangat kering, kaku seperti sapu ijuk, susah disisir, hingga warnanya menjadi pudar setelah asyik berenang. Kondisi ini bukanlah sekadar perasaan Anda saja. Merujuk pada ulasan gaya hidup dan kecantikan yang dipublikasikan oleh laman Media Indonesia, paparan bahan kimia pada air kolam renang serta tingginya kadar garam pada air laut memang terbukti secara ilmiah mampu merusak struktur mahkota kepala Anda.
Bagi Anda yang rutin berenang atau sedang merencanakan liburan ke pantai, Anda tidak perlu khawatir harus mengorbankan keindahan rambut Anda. Artikel ini akan membedah secara mendalam mengapa kaporit dan air laut sangat berbahaya bagi kesehatan rambut, serta memberikan panduan perawatan lengkap untuk mencegah kerusakan tersebut agar rambut Anda tetap lembut dan berkilau.
Memahami Bahaya Kaporit Bagi Struktur Rambut
Untuk mengetahui cara mencegahnya kita harus paham terlebih dahulu musuh apa yang sedang kita hadapi. Hampir semua kolam renang umum menggunakan kaporit atau klorin dalam jumlah besar. Secara medis dan kebersihan, klorin ini sangat penting karena berfungsi sebagai disinfektan pembunuh bakteri, virus, dan parasit agar air kolam tetap aman digunakan oleh banyak orang.
Sayangnya bahan kimia yang sangat keras ini tidak bersahabat dengan rambut manusia. Kutikula atau lapisan terluar rambut manusia secara alami dilapisi oleh minyak pelindung yang disebut sebum. Ketika rambut Anda terendam dalam air kolam renang klorin akan secara agresif melucuti dan mengikis habis minyak alami tersebut.
Akibatnya batang rambut menjadi sangat telanjang tanpa pelindung. Batang rambut yang kehilangan kelembapan alaminya akan menjadi sangat berpori, rapuh, dan mudah patah. Bagi Anda yang memiliki rambut diwarnai efek kaporit ini jauh lebih mengerikan karena sifat pemutih pada klorin akan melunturkan pigmen pewarna dengan sangat cepat dan membuat warna rambut berubah menjadi kusam atau kekuningan.
Efek Merusak Air Garam dan Paparan Sinar Matahari
Lalu bagaimana dengan air laut yang berasal dari alam murni. Meskipun tidak mengandung klorin buatan air laut memiliki ancaman tersendiri yaitu tingginya konsentrasi garam. Garam memiliki sifat higroskopis yang berarti ia secara aktif menarik dan menyerap air dari lingkungan sekitarnya.
Ketika Anda berenang di laut garam akan menempel pada helaian rambut dan mulai menyedot seluruh kadar air dari dalam batang rambut Anda. Proses penarikan kelembapan inilah yang membuat rambut terasa sangat kaku dan lengket setelah Anda selesai bermain ombak. Keadaan ini biasanya diperparah dengan paparan sinar ultraviolet dari matahari pantai yang sangat terik.
Kombinasi antara kristal garam yang mengering di rambut dan panasnya sinar matahari akan membakar lapisan keratin rambut. Kerusakan akibat air laut sering kali menyebabkan ujung rambut menjadi bercabang parah dan helai rambut saling bergesekan sehingga sangat kusut dan menyakitkan saat disisir.
Basahi Rambut dengan Air Bersih Sebelum Masuk ke Air
Salah satu trik paling sederhana namun paling ampuh yang direkomendasikan oleh para penata rambut profesional adalah membasahi rambut dengan air bersih sebelum Anda menceburkan diri ke kolam renang atau laut. Prinsip kerja dari metode ini sangatlah logis dan menggunakan analogi sebuah spons pencuci piring.
Rambut manusia memiliki sifat menyerap cairan layaknya spons. Jika Anda memasukkan spons yang masih dalam keadaan kering kerontang ke dalam air kaporit maka spons tersebut akan menyerap air kaporit itu sebanyak banyaknya hingga kapasitas maksimal. Namun jika spons tersebut sudah Anda basahi terlebih dahulu dengan air keran yang bersih hingga jenuh maka ia tidak akan memiliki ruang lagi untuk menyerap cairan lain.
Hal yang sama berlaku untuk rambut Anda. Dengan membilas rambut menggunakan air bersih yang mengalir dari pancuran sebelum berenang folikel dan batang rambut Anda sudah terisi penuh oleh kelembapan air tawar. Hal ini akan mencegah penyerapan klorin atau air garam secara berlebihan ke dalam korteks rambut.
Gunakan Minyak Alami Sebagai Tameng Anti Air
Setelah rambut dibilas dengan air bersih langkah perlindungan ekstra yang wajib Anda lakukan adalah mengaplikasikan bahan yang bersifat hidrofobik atau menolak air. Minyak alami adalah pilihan yang sangat sempurna. Anda bisa menggunakan minyak kelapa murni, minyak zaitun, atau minyak argan.
Oleskan beberapa tetes minyak alami tersebut secara merata mulai dari bagian tengah hingga ke ujung rambut sebelum Anda berenang. Minyak ini akan menciptakan sebuah lapisan film pelindung yang menyelimuti setiap kutikula rambut. Karena minyak dan air secara alami tidak bisa menyatu lapisan ini akan bertindak sebagai jas hujan bagi rambut Anda yang memblokir bahan kimia kolam renang dan partikel garam agar tidak bisa menembus masuk ke dalam batang rambut.
Selain minyak alami Anda juga bisa memanfaatkan kondisioner tanpa bilas atau leave in conditioner yang memiliki fungsi serupa. Kondisioner ini tidak hanya melindungi tetapi juga memberikan nutrisi tambahan agar rambut tidak mudah kusut saat terkena ombak atau arus air.
Investasi pada Topi Renang Berkualitas
Bagi sebagian orang terutama wanita menggunakan topi renang mungkin dianggap kurang gaya atau merusak penampilan saat difoto. Namun demi menjaga kesehatan rambut jangka panjang topi renang adalah tameng fisik pelindung yang tidak boleh diremehkan.
Pilihlah topi renang yang terbuat dari bahan silikon atau lateks berkualitas tinggi yang bisa menutupi seluruh bagian rambut dengan rapat. Topi renang memang tidak akan membuat rambut Anda seratus persen kering selama di dalam air tetapi alat ini akan sangat meminimalisir volume air kaporit atau air laut yang mengalir dan merendam rambut Anda secara terus menerus.
Untuk hasil perlindungan yang sangat maksimal Anda bisa menggabungkan tiga langkah sekaligus yaitu membasahi rambut dengan air tawar mengoleskan kondisioner dan membungkusnya rapat rapat di dalam topi renang.
Segera Keramas Menggunakan Sampo Khusus
Kesalahan paling fatal yang sering dilakukan banyak orang adalah menunda waktu mandi setelah berenang. Membiarkan rambut mengering dengan sendirinya di bawah sinar matahari sementara masih ada sisa air laut atau kaporit yang menempel adalah jalan pintas menuju kehancuran rambut.
Segeralah menuju ruang bilas sesaat setelah Anda selesai berenang. Gunakan air bersih yang mengalir untuk melarutkan sisa sisa bahan kimia tersebut. Untuk mencuci rambut gunakanlah sampo yang memiliki formula clarifying atau sampo khusus yang dirancang untuk membersihkan residu bahan kimia secara mendalam.
Sampo jenis ini sangat efektif untuk mengangkat sisa klorin penumpukan mineral dan kristal garam yang bersembunyi di sela sela rambut. Gosok kulit kepala dengan lembut agar tidak terjadi iritasi dan pastikan seluruh busa terbilas hingga benar benar bersih.
Kembalikan Kelembapan dengan Hair Mask
Langkah terakhir yang menjadi kunci pemulihan kondisi rambut adalah mengembalikan nutrisi dan kelembapan yang sempat hilang selama Anda berada di dalam air. Penggunaan sampo pembersih saja tidak cukup karena sampo hanya berfungsi mengangkat kotoran.
Setelah rambut dalam keadaan setengah kering aplikasikan kondisioner atau masker rambut (hair mask) yang kaya akan bahan pelembap ekstra seperti lidah buaya, shea butter, atau keratin sintetik. Diamkan masker rambut tersebut selama lima hingga sepuluh menit agar nutrisinya benar benar meresap menembus kutikula dan memperbaiki sel sel rambut yang rusak.
Setelah dibilas hindari menggosok rambut terlalu keras menggunakan handuk karena rambut yang sedang basah sangat rentan patah. Cukup tepuk tepuk perlahan dan biarkan rambut mengering secara alami oleh angin tanpa menggunakan alat pengering bersuhu panas.
Menikmati liburan dan berolahraga air memang sangat menyenangkan. Dengan menerapkan berbagai kebiasaan perlindungan di atas Anda tidak perlu lagi merasa was was rambut akan rusak. Rambut yang sehat kuat dan berkilau akan membuat Anda tampil lebih percaya diri di setiap kesempatan.
Next News

Trik Cepat Usir Bau Amis yang Menempel pada Tangan
in 7 hours

Kulit Kering Pas Puasa? Ini Cara Jitu Mengatasinya, Bestie!
in 4 hours

Alasan Utama Diabetes Kini Menyerang Gen Z di Usia Muda
in 5 hours

Fakta Medis Runtuhkan Mitos Sel Sperma Tercepat dan Terkuat
in 5 hours

Sulap Blender Kuning Jadi Bening Kembali Pakai Tenaga Surya
5 minutes ago

Dilema Pakai Obat Mata Saat Puasa? Simak Penjelasannya Di Sini
in 3 hours

Bukan Satu Jam, Ini Durasi Tidur Siang Ideal Biar Puasa Segar
in 5 hours

Harapan Baru Pengobatan Alzheimer Melalui Terapi Cahaya dan Suara 40Hz
in 2 hours

Fakta Medis Kualitas Tidur Lebih Penting Daripada Durasi 8 Jam
in 35 minutes

Bosan Mie Instan? 5 Ide Menu Sahur Cepat yang Bikin Kenyang Seharian
2 hours ago






