Bukan Satu Jam, Ini Durasi Tidur Siang Ideal Biar Puasa Segar
Refa - Friday, 20 February 2026 | 01:00 PM


Kenapa Power Nap 15 Menit Saat Puasa Lebih Mantap Daripada Tidur Sejam yang Bikin Zombi?
Pernah nggak sih, pas lagi puasa begini, tiba-tiba di jam dua atau jam tiga siang mata rasanya berat banget? Rasanya kayak ada magnet tak kasatmata yang narik kelopak mata buat nutup. Fokus buyar, ngetik laporan typo semua, dan bawaannya pengen rebahan terus bangun-bangun sudah azan Maghrib. Kebanyakan dari kita mikir, "Ah, mending tidur sejam deh biar segeran." Tapi anehnya, pas bangun setelah satu jam, bukannya seger, malah kepala pening, badan rasanya kayak habis digebukin, dan mood jadi berantakan. Nah, di situlah letak jebakannya.
Ternyata, rahasia buat tetep produktif dan nggak kliyengan saat puasa itu bukan tidur lama-lama, melainkan teknik power nap selama 15 sampai 20 menit saja. Kedengarannya emang singkat banget, kayak cuma merem bentar doang. Tapi secara sains dan pengalaman praktis, waktu yang sebentar ini justru jauh lebih efektif dibanding tidur ayam yang kebablasan sampai sejam. Mari kita bedah pelan-pelan kenapa fenomena ini bisa terjadi.
Jebakan Batman Bernama Sleep Inertia
Masalah utama kenapa tidur satu jam saat puasa itu merugikan adalah sesuatu yang disebut para ahli sebagai sleep inertia. Bayangin otak kamu itu kayak komputer model lama. Kalau kamu tidur cuma 15-20 menit, otak kamu cuma masuk ke tahap tidur ringan (light sleep). Begitu alarm bunyi, proses restart-nya cepet banget. Kamu langsung bisa on lagi tanpa rasa berat.
Tapi kalau kamu tidur sampai satu jam, otak kamu sudah mulai masuk ke tahap tidur nyenyak (deep sleep). Nah, pas kamu dipaksa bangun di tengah-tengah fase tidur nyenyak ini, otak kamu bakal kaget. Rasanya kayak komputer yang lagi asik-asiknya update software tiba-tiba dicabut kabel powernya. Hasilnya? Kamu bakal merasa linglung, butuh waktu lama buat bener-bener sadar, dan biasanya malah makin ngantuk. Itulah kenapa banyak orang yang niatnya tidur siang sebentar malah jadi zombi di sore hari.
Apalagi saat puasa, kondisi perut yang kosong dan gula darah yang rendah bikin proses pemulihan dari sleep inertia ini jadi lebih lama. Bukannya dapet energi, kamu malah buang-buang waktu buat ngumpulin nyawa yang nggak kumpul-kumpul sampai waktu buka puasa tiba.
Kenapa 15 Menit Itu Angka Keramat?
Banyak penelitian, termasuk dari NASA (ya, orang pintar di sana juga hobi tidur siang), nemuin kalau tidur singkat selama 20 menit bisa ningkatin kewaspadaan dan performa kerja secara signifikan. Saat kita memejamkan mata selama 15-20 menit, sistem saraf kita dapet kesempatan buat istirahat sejenak dari gempuran informasi dan cahaya layar laptop. Ini semacam tombol refresh buat otak.
Bagi kita yang lagi puasa, power nap ini membantu banget buat nurunin tingkat stres dan rasa lelah mental. Karena pas puasa kita nggak bisa dapet asupan kafein di siang hari, power nap adalah satu-satunya booster alami yang legal dan gratis. Fokus jadi lebih tajam, ingatan lebih baik, dan yang paling penting, emosi jadi lebih stabil. Nggak gampang marah-marah cuma gara-gara urusan kerjaan sepele atau gara-gara liat postingan makanan di Instagram.
Tutorial Power Nap yang Benar (Biar Nggak Kebablasan)
Melakukan power nap itu ada seninya. Nggak bisa asal rebahan terus berharap keajaiban datang. Kalau caranya salah, yang ada malah bablas sampai sore. Berikut adalah beberapa langkah biar power nap kamu sukses maksimal:
- Pasang Alarm dengan Tegas: Jangan cuma pasang satu alarm. Pasang dua atau tiga dengan jeda 2 menit. Dan yang paling penting, jangan pakai fitur snooze. Sekali kamu pencet snooze, selamat datang di dunia zombi.
- Cari Posisi Nyaman tapi Nggak Terlalu Nyaman: Kalau kamu di kantor, tidur di kursi dengan sandaran atau lipat tangan di meja sudah cukup. Kalau di rumah, tidur di sofa lebih disarankan daripada di kasur. Kalau di kasur, otak bakal dapet sinyal kalau ini waktunya tidur panjang (hibernasi).
- Kondisikan Cahaya dan Suara: Kalau memungkinkan, pakai penutup mata atau cari sudut ruangan yang agak gelap. Pakai earphone dengan musik tenang atau white noise kalau sekitar kamu berisik. Tujuannya supaya otak cepet masuk ke fase rileks.
- Waktu adalah Kunci: Waktu paling ideal buat power nap saat puasa adalah antara jam 1 siang sampai jam 3 siang. Di jam-jam ini, ritme sirkadian tubuh kita emang lagi mengalami penurunan alami (post-lunch dip, meskipun kita nggak makan siang).
- Langsung Gerak Setelah Bangun: Begitu alarm bunyi, jangan malah gulung-gulung di lantai. Langsung bangun, cuci muka dengan air dingin, atau sekadar jalan-jalan kecil. Ini buat ngasih tahu tubuh kalau sesi "istirahat singkat" sudah selesai.
Emang Bisa Cuma 15 Menit?
Mungkin ada yang mikir, "Ah, gue mah kalau merem butuh 10 menit sendiri buat tidur, jadi 15 menit mah nggak kerasa apa-apa." Nah, kuncinya bukan harus bener-bener tidur pules sampai mimpi ketemu artis. Bahkan cuma memejamkan mata, mengatur napas, dan mematikan distraksi selama 15 menit itu sudah memberikan efek pemulihan yang besar buat otak.
Secara naratif, kita sering kali merasa bersalah kalau tidur di siang hari. Ada anggapan kalau tidur siang itu tanda malas. Tapi di tengah ibadah puasa, power nap justru adalah strategi orang cerdas. Daripada kamu maksain kerja tapi otaknya sudah macet, mending "pinjem" waktu 15 menit buat dapet produktivitas berkali-kali lipat di jam-jam berikutnya. Ini bukan soal malas, tapi soal efisiensi energi.
Kesimpulan
Jadi, buat kalian kaum pejuang kantoran atau mahasiswa yang lagi berjuang di tengah bulan Ramadan, mulai sekarang ubah strateginya. Jangan lagi tidur siang sejam atau dua jam yang bikin kepala berdenyut pas bangun. Coba teknik power nap 15 menit ini. Memang butuh pembiasaan, awalnya mungkin bakal terasa kurang. Tapi kalau sudah biasa, kamu bakal ngerasain bedanya: badan lebih enteng, pikiran lebih jernih, dan yang pasti, nunggu jam buka puasa nggak bakal kerasa menyiksa banget.
Tidur singkat itu berkah, tidur kepanjangan itu musibah (bagi produktivitas). Selamat mencoba dan semoga puasanya lancar terus sampai hari kemenangan tiba!
Next News

Trik Cepat Usir Bau Amis yang Menempel pada Tangan
in 7 hours

Kulit Kering Pas Puasa? Ini Cara Jitu Mengatasinya, Bestie!
in 4 hours

Alasan Utama Diabetes Kini Menyerang Gen Z di Usia Muda
in 5 hours

Fakta Medis Runtuhkan Mitos Sel Sperma Tercepat dan Terkuat
in 5 hours

Sulap Blender Kuning Jadi Bening Kembali Pakai Tenaga Surya
4 minutes ago

Dilema Pakai Obat Mata Saat Puasa? Simak Penjelasannya Di Sini
in 3 hours

Cara Jitu Melindungi Rambut dari Kaporit dan Air Laut Saat Berenang
in 3 hours

Harapan Baru Pengobatan Alzheimer Melalui Terapi Cahaya dan Suara 40Hz
in 2 hours

Fakta Medis Kualitas Tidur Lebih Penting Daripada Durasi 8 Jam
in 36 minutes

Bosan Mie Instan? 5 Ide Menu Sahur Cepat yang Bikin Kenyang Seharian
2 hours ago






