Jangan Tertipu Cuaca Panas, BMKG Juanda Warning Hujan Lebat di Banyak Wilayah


Jangan tertipu dengan cuaca panas yang menyengat di pagi hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda kembali mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat Jawa Timur untuk meningkatkan kewaspadaan hari ini.
Langit Jatim diprediksi tidak akan bersahabat. Potensi hujan dengan intensitas beragam, mulai dari ringan hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang sesaat, siap mengepung sebagian besar wilayah kabupaten/kota di Jawa Timur. Bagi yang berencana aktivitas outdoor atau bepergian jauh, wajib simak detail peringatan ini agar tidak terjebak badai di jalan.
Berikut adalah rincian prakiraan cuaca yang wajib diantisipasi:
Langit Gelap Merata
Berdasarkan pantauan citra satelit BMKG, awan penghujan (Cumulonimbus) terlihat menebal di berbagai titik. Hujan tidak hanya sekadar gerimis lewat.
Pada siang hingga sore hari, potensi hujan lebat diprediksi mengguyur wilayah-wilayah padat penduduk seperti Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo, Gresik), Kabupaten Malang, Batu, hingga wilayah Tapal Kuda. Warga diimbau untuk segera mengamankan barang-barang di luar rumah dan membersihkan saluran air untuk mencegah genangan mendadak.
Bahaya Petir Menyambar dan Angin Kencang
BMKG menyoroti adanya potensi fenomena cuaca ekstrem turunan. Hujan lebat kali ini berpotensi dibarengi dengan sambaran petir yang intens dan hembusan angin kencang sesaat.
Pengendara motor diminta untuk ekstra hati-hati. Jangan memaksakan diri menerobos hujan badai. Lebih penting lagi, hindari berteduh di bawah pohon besar, papan reklame, atau tiang listrik yang rawan roboh atau tersambar petir. Carilah tempat tertutup yang permanen demi keselamatan nyawa.
Suhu Udara Tetap "Sumuk" Sebelum Hujan
Meskipun hujan mengintai, suhu udara di dataran rendah Jawa Timur masih berkisar antara 24 hingga 34 derajat Celcius dengan kelembapan udara yang tinggi (mencapai 95%). Kondisi ini menciptakan hawa gerah atau "sumuk" yang signifikan sesaat sebelum hujan turun.
Masyarakat, khususnya di pesisir, juga diimbau waspada terhadap jarak pandang yang memendek saat hujan deras turun secara tiba-tiba di jalan tol atau jalur pantura.
Next News

Alasan Kenapa Makanan Bioskop Lebih Mahal Daripada Tiket Film Yang Dijual
7 hours ago

Kenapa Film Horor Selalu Laris di Indonesia? Membedah Fenomena Genre Paling Konsisten
11 hours ago

Kenapa Abu Vulkanik Sangat Berbahaya Bagi Mesin Pesawat?
8 hours ago

Kenapa Ada Orang Harus Dengar Musik Agar Bisa Konsentrasi?
8 days ago

Alasan Medis Kenapa Toleransi Pedas Tiap Orang Berbeda
8 days ago

Termometer Sang Konduktor: Bagaimana Suhu Mengatur Jam Kehidupan Surabaya
8 days ago

Tren Belanja Online Warga Surabaya: Dari Marketplace ke Live Shopping
9 days ago

Bukan Sekadar 'Buta Aturan': Menelusuri Akar Rendahnya Kepatuhan Hukum di Indonesia
20 days ago

Trotoar Berbagi: Dilema Pedagang Kaki Lima Antara Hak Ekonomi dan Hak Pejalan Kaki
20 days ago

Graffiti: Seni atau Perusak Lingkungan?
20 days ago

