

Banyak orang berdebat mengenai waktu terbaik untuk berolahraga. Apakah pagi hari saat udara masih segar atau sore hari sepulang kerja? Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Obesity memberikan jawaban telak bagi mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan.
Hasil penelitian yang menganalisis data kesehatan dari 5.285 responden ini menunjukkan bahwa jam biologis saat berolahraga memegang peranan kunci dalam pembakaran lemak dan penyusutan lingkar pinggang.
Berikut adalah 3 temuan utama mengapa olahraga pagi dinilai lebih unggul dibandingkan waktu lainnya:
1. Indeks Massa Tubuh (IMT) Paling Rendah
Penelitian menemukan pola yang konsisten. Kelompok orang yang rutin berolahraga pagi (pukul 07.00 - 09.00) memiliki rata-rata Indeks Massa Tubuh (IMT) sebesar 27,5. Angka ini secara signifikan lebih rendah dibandingkan mereka yang berolahraga di siang hari atau malam hari, yang memiliki rata-rata IMT sebesar 28,3. Selisih angka ini, meskipun terlihat kecil, sangat berarti dalam klasifikasi risiko obesitas dan kesehatan metabolik jangka panjang.
2. Lingkar Pinggang Lebih Ramping
Selain berat badan total, olahraga pagi juga berkorelasi positif dengan ukuran lingkar pinggang yang lebih kecil. Hal ini mengindikasikan bahwa pembakaran lemak viseral (lemak perut yang berbahaya) terjadi lebih efisien pada pagi hari. Hasil ini tetap konsisten bahkan setelah peneliti memperhitungkan faktor lain seperti jenis kelamin, etnis, tingkat pendidikan, hingga kebiasaan merokok atau minum alkohol. Artinya, waktu olahraga itu sendiri adalah faktor independen yang kuat.
3. Minim Gangguan dan Konsistensi Jadwal
Psikolog klinis Rebecca Krukowski menyoroti aspek perilaku di balik kesuksesan ini. Olahraga pagi memiliki tingkat keberhasilan lebih tinggi karena minim gangguan (distraction). Pagi hari adalah waktu di mana belum ada surel pekerjaan yang menumpuk, panggilan telepon mendesak, atau ajakan rapat dadakan. Hal ini membuat rutinitas olahraga lebih sulit untuk dilewatkan. Konsistensi inilah yang menjadi kunci utama keberhasilan program diet, dibandingkan olahraga intensitas tinggi yang dilakukan secara tidak teratur di malam hari.
Next News

Alasan Kenapa Makanan Bioskop Lebih Mahal Daripada Tiket Film Yang Dijual
8 hours ago

Kenapa Film Horor Selalu Laris di Indonesia? Membedah Fenomena Genre Paling Konsisten
12 hours ago

Kenapa Abu Vulkanik Sangat Berbahaya Bagi Mesin Pesawat?
9 hours ago

Kenapa Ada Orang Harus Dengar Musik Agar Bisa Konsentrasi?
8 days ago

Alasan Medis Kenapa Toleransi Pedas Tiap Orang Berbeda
8 days ago

Termometer Sang Konduktor: Bagaimana Suhu Mengatur Jam Kehidupan Surabaya
9 days ago

Tren Belanja Online Warga Surabaya: Dari Marketplace ke Live Shopping
9 days ago

Bukan Sekadar 'Buta Aturan': Menelusuri Akar Rendahnya Kepatuhan Hukum di Indonesia
20 days ago

Trotoar Berbagi: Dilema Pedagang Kaki Lima Antara Hak Ekonomi dan Hak Pejalan Kaki
20 days ago

Graffiti: Seni atau Perusak Lingkungan?
20 days ago

