Ceritra
Ceritra Teknologi

HP Cepat Panas dan Lemot? Lakukan 5 Cara Ini Biar Awet & Ngebut Lagi

Refa - Friday, 09 January 2026 | 11:45 AM

Background
HP Cepat Panas dan Lemot? Lakukan 5 Cara Ini Biar Awet & Ngebut Lagi
Ilustrasi HP panas (Getty Images/ekkawit998)

Ponsel pintar yang mendadak panas dan kinerjanya melambat adalah masalah klasik yang paling sering dikeluhkan pengguna. Selain mengganggu kenyamanan saat multitasking atau bermain game, suhu panas yang berlebih (overheat) dapat merusak komponen internal dan memperpendek usia baterai.

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh beban kerja prosesor yang terlalu berat atau kebiasaan penggunaan yang kurang tepat. Agar ponsel tetap awet dan responsif, berikut adalah lima langkah perawatan yang bisa diterapkan.

1. Hindari Menggunakan HP Saat Di-cas

Ini adalah "dosa besar" yang paling sering dilakukan pengguna. Menggunakan ponsel, terutama untuk aktivitas berat seperti streaming video atau bermain game saat sedang diisi daya, akan memicu panas ganda.

Panas dihasilkan dari proses pengisian daya baterai sekaligus dari kinerja prosesor yang sedang bekerja keras. Akumulasi suhu panas ini sangat berbahaya bagi kesehatan baterai ( battery health). Disarankan untuk membiarkan ponsel istirahat total saat sedang terhubung ke pengisi daya.

2. Tutup Aplikasi di Latar Belakang (Background Apps)

Sering kali pengguna hanya menekan tombol Home setelah selesai menggunakan aplikasi, tanpa benar-benar menutupnya. Akibatnya, aplikasi tersebut tetap berjalan di latar belakang dan memakan kapasitas RAM (Random Access Memory).

Semakin banyak aplikasi yang berjalan diam-diam, semakin berat beban kerja CPU, yang berujung pada ponsel menjadi lemot dan cepat panas. Rutin membersihkan Recent Apps atau menggunakan fitur penghemat daya bawaan dapat membantu melegakan kinerja perangkat.

3. Bersihkan Memori Internal dan Cache

Penyimpanan internal yang hampir penuh adalah penyebab utama ponsel menjadi lambat. Sistem operasi membutuhkan ruang kosong yang cukup untuk bekerja secara optimal.

Rutin menghapus file sampah (cache), foto atau video lama yang sudah tidak dibutuhkan, serta mencopot pemasangan (uninstall) aplikasi yang jarang dipakai akan sangat membantu meringankan beban ponsel. Menggunakan layanan penyimpanan awan (cloud storage) juga bisa menjadi solusi alternatif untuk melegakan memori.

4. Matikan Fitur Konektivitas yang Tidak Perlu

Fitur seperti GPS, Bluetooth, dan Wi-Fi yang terus menyala saat tidak digunakan akan memaksa ponsel untuk terus-menerus memindai sinyal di sekitar. Proses pencarian sinyal yang konstan ini menguras daya baterai dan memicu panas pada perangkat.

Mematikan fitur-fitur ini saat tidak diperlukan tidak hanya mencegah overheat, tetapi juga efektif menghemat baterai agar bertahan lebih lama seharian.

5. Rutin Update Sistem Operasi

Pembaruan perangkat lunak (software update) yang dikirimkan oleh produsen ponsel sering kali membawa perbaikan bug dan optimalisasi sistem.

Versi sistem operasi yang usang sering kali memiliki celah efisiensi yang membuat prosesor bekerja lebih keras dari yang seharusnya. Dengan melakukan pembaruan ke versi terbaru, manajemen daya dan suhu perangkat biasanya akan menjadi lebih efisien dan stabil.

Logo Radio
🔴 Radio Live