Ceritra
Ceritra Teknologi

Penyebab Earphone Cepat Rusak dan Tips Merawatnya Biar Awet

Refa - Tuesday, 24 February 2026 | 01:00 PM

Background
Penyebab Earphone Cepat Rusak dan Tips Merawatnya Biar Awet
Earphone kabel (pexels.com/Pixabay)

Ritual Merawat Earphone Biar Nggak Cepat Innalillahi: Panduan untuk Kaum Kabelan

Pernah nggak sih kamu lagi asyik-asyiknya galau di pojokan kafe atau di dalam bus TransJakarta, pengen dengerin lagu "Glimpse of Us" biar makin dapet suasananya, tapi pas earphone dicolok, suaranya cuma keluar sebelah? Kamu goyang-goyangin kabelnya, suaranya kresek-kresek kayak radio rusak, terus tiba-tiba hening total. Di momen itu, rasanya pengen banting HP tapi sadar cicilannya belum lunas. Akhirnya cuma bisa menghela napas panjang, meratapi nasib earphone kesayangan yang baru beli tiga bulan lalu tapi sudah tutup usia.

Masalah earphone kabel yang cepat rusak ini sebenarnya adalah tragedi kemanusiaan yang sering dialami oleh kaum mendang-mending maupun para audiophile. Banyak yang menyalahkan kualitas produknya, padahal seringkali pelakunya adalah diri kita sendiri. Cara kita memperlakukan kabel earphone itu kadang lebih kasar daripada cara kita ghosting gebetan. Digulung asal-asalan, dilempar ke dalam tas yang penuh kunci motor, atau ditarik paksa saat nyangkut di gagang pintu. Padahal, kalau tahu triknya, earphone kabel yang harganya seratus ribuan pun bisa awet sampai bertahun-tahun, lho.

Nah, biar dompet kamu nggak boncos terus-terusan karena harus beli earphone baru tiap bulan, yuk simak beberapa ritual sakti menyimpan dan merawat earphone supaya panjang umur.

Jangan Melilit Kabel di HP Seperti Lilitan Dendam

Kebiasaan paling umum dan paling mematikan bagi kesehatan earphone adalah melilitkan kabelnya ke bodi HP atau MP3 player setelah selesai digunakan. Kelihatannya memang rapi dan praktis, tapi sebenarnya kamu sedang menyiksa tembaga di dalam kabel tersebut. Melilit kabel terlalu kencang menciptakan tekanan pada titik-titik tertentu, terutama di bagian dekat jack (colokan). Lambat laun, serat tembaga di dalamnya bakal patah. Kalau sudah patah di dalam, wasalam deh, kamu harus jadi teknisi dadakan atau beli baru.

Gunakanlah teknik over-under atau teknik angka delapan (Figure 8). Caranya simpel banget: buka telapak tanganmu, rentangkan jari jempol dan kelingking, lalu lilitkan kabel melingkari kedua jari tersebut membentuk angka delapan. Jangan dililit sampai habis, sisakan sedikit ujungnya untuk mengikat bagian tengah lilitan tadi secara longgar. Cara ini memastikan kabel tidak tertekuk secara ekstrem dan memberikan ruang bernapas bagi serat kabelnya.

Cabut di Bagian Kepalanya, Bukan Ekornya

Hayo ngaku, siapa yang kalau mau lepas earphone dari HP tinggal tarik kabelnya saja dari jarak jauh? Ini adalah dosa besar dalam dunia per-earphone-an. Bagian sambungan antara kabel dan jack itu sangat krusial. Kalau kamu sering menarik kabelnya, beban tarikan itu bakal langsung menghajar titik solderan di dalam jack. Akibatnya? Suara bakal sering hilang-timbul atau malah mati total sebelah.

Mulai sekarang, biasakan memegang bagian plastik keras atau logam di kepala jack saat hendak mencabutnya. Memang butuh sedikit usaha ekstra untuk mendekatkan tangan ke HP, tapi ini investasi kecil biar earphone kamu nggak cepat jadi sampah elektronik.

Pouch adalah Koentji, Jangan Malas!

Memasukkan earphone langsung ke dalam tas atau saku celana tanpa pelindung itu ibarat masuk ke medan perang tanpa baju zirah. Di dalam tas, earphone kamu bakal berantem sama kunci, koin, pulpen, dan benda-benda tajam lainnya. Belum lagi risiko kabelnya terbelit-belit sampai membentuk simpul mati yang lebih rumit daripada masalah hidupmu. Pas kamu butuh buru-buru buat meeting online, kamu malah sibuk ngurai kabel yang ruwetnya minta ampun.

Investasikan sedikit uang untuk beli pouch kecil atau casing khusus earphone. Nggak perlu yang mahal, kotak bekas permen yang dari kaleng pun bisa jadi penyelamat. Dengan menaruhnya di tempat khusus, kabel bakal tetap pada posisinya dan terhindar dari gesekan benda luar yang bisa bikin kulit kabel mengelupas.

Hati-hati dengan Keringat dan Kelembapan

Banyak dari kita yang pakai earphone kabel pas lagi olahraga atau jogging sore. Masalahnya, keringat manusia itu bersifat korosif. Cairan yang masuk ke sela-sela driver atau merembes ke dalam kabel bisa bikin komponen di dalamnya karatan atau korsleting tipis-tipis. Kalau earphone kamu nggak punya rating IPX (tahan air), mending setelah dipakai olahraga, segera lap sampai kering pakai tisu atau kain mikrofiber.

Jangan juga meninggalkan earphone di tempat yang lembap atau terlalu panas, misalnya di dalam mobil yang terparkir di bawah terik matahari. Suhu ekstrem bisa bikin pelapis kabel jadi kaku dan gampang retak (brittle). Kalau sudah retak, kabelnya jadi kayak kerupuk, disentuh dikit langsung patah.

Bersihkan 'Harta Karun' di Dalam Eartips

Ini mungkin agak jorok, tapi harus dibahas. Kotoran telinga alias earwax seringkali menumpuk di bagian mesh atau jaring-jaring earphone. Selain bikin suaranya jadi mendem dan nggak jernih, kotoran ini kalau dibiarkan terlalu lama bisa mengeras dan merusak membran driver. Rutinlah membersihkan eartips silikon kamu pakai sabun dan air, atau gunakan cotton bud yang diberi sedikit alkohol untuk membersihkan bagian jaringnya secara perlahan.

Kesimpulannya, merawat earphone itu sebenarnya cuma soal kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Memang ribet sedikit di awal harus gulung-gulung cantik dan masukin ke pouch, tapi bayangkan berapa banyak uang yang bisa kamu hemat. Lagipula, ada kepuasan tersendiri saat teman kamu sudah ganti earphone lima kali, tapi earphone legendarismu masih setia menemani dengan suara yang tetap jernih. Jadi, sayangilah earphone-mu sebelum sebelah suaranya hilang diambil takdir.

Logo Radio
🔴 Radio Live