Ceritra
Ceritra Teknologi

Curhat Hewan Peliharaan Kini Bisa Dimengerti Lewat Kalung Penerjemah AI

Refa - Tuesday, 16 December 2025 | 11:45 AM

Background
Curhat Hewan Peliharaan Kini Bisa Dimengerti Lewat Kalung Penerjemah AI
Ilustrasi Smart Collar (thebrighterside.news/)

Bagi para pemilik hewan peliharaan, pertanyaan terbesar yang sering muncul adalah "Sebenarnya apa sih yang sedang dipikirkan si Manis atau si Belang?"

Apakah mereka mengeong karena lapar? Atau menggonggong karena sakit? Selama ini, pemilik hanya bisa menebak-nebak. Namun, kemajuan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) di tahun 2025 membawa kabar gembira.

Kini, telah beredar perangkat smart collar yang berfungsi sebagai "penerjemah" suara dan emosi hewan.

Bukan Sekadar 'Gimmick'

Berbeda dengan mainan penerjemah zaman dulu yang asal tebak, kalung generasi terbaru ini didukung oleh database jutaan sampel suara hewan dari berbagai ras.

Teknologi ini bekerja dengan menganalisis nada, frekuensi, dan getaran pita suara hewan secara real-time. Algoritma AI kemudian mencocokkan pola tersebut dengan kondisi emosi tertentu.

Hasilnya? Pemilik bisa menerima notifikasi di ponsel pintar yang berisi "terjemahan" perasaan hewan mereka. Pesan tersebut bisa berbunyi: "Saya sedang cemas," "Saya bosan dan butuh main," atau "Ada bagian tubuh saya yang sakit."

Pendeteksi Kesehatan Dini

Fitur yang paling dipuji dari teknologi ini bukan hanya soal menerjemahkan rasa lapar, melainkan kemampuannya mendeteksi rasa sakit yang tersembunyi.

Hewan sering kali pandai menyembunyikan rasa sakit. Namun, perubahan kecil pada pola suara atau detak jantung (yang juga dideteksi kalung ini) bisa menjadi sinyal awal adanya penyakit.

Banyak kisah beredar di mana kalung ini berhasil menyelamatkan nyawa anjing atau kucing karena memberi peringatan dini kepada pemilik untuk segera membawanya ke dokter hewan, jauh sebelum gejala fisik terlihat parah.

Mempererat Ikatan Batin

Kehadiran teknologi ini mengubah cara manusia berinteraksi dengan sahabat berbulunya. Hubungan yang tadinya satu arah kini menjadi lebih interaktif.

Pemilik jadi lebih peka bahwa hewan peliharaan bukan sekadar penjaga rumah atau teman main, melainkan makhluk yang punya emosi kompleks. Meskipun kadang, kejujuran teknologi ini bisa lucu juga. Misalnya saat kalung memberi tahu bahwa kucing kesayangan sebenarnya sedang ingin sendirian dan tidak mau diganggu oleh pemiliknya.

Logo Radio
🔴 Radio Live