Ceritra
Ceritra Warga

Cara Menghilangkan Duri Ikan di Tenggorokan Secara Alami dan Aman

Nisrina - Saturday, 07 February 2026 | 08:13 PM

Background
Cara Menghilangkan Duri Ikan di Tenggorokan Secara Alami dan Aman
Ilustrasi duri ikan (Freepik/)

Menikmati hidangan laut terutama ikan bakar atau ikan goreng memang menjadi kenikmatan tersendiri bagi lidah orang Indonesia. Ikan dikenal sebagai sumber protein dan omega 3 yang sangat baik untuk kecerdasan otak dan kesehatan jantung. Namun kenikmatan tersebut bisa berubah menjadi kepanikan seketika saat kita tidak sengaja menelan duri ikan yang tajam.

Sensasi duri ikan yang tersangkut di tenggorokan atau dalam istilah Jawa sering disebut "ketulangan" tentu sangat tidak nyaman. Rasa nyeri saat menelan gatal hingga sensasi menusuk nusuk bisa membuat siapa saja merasa cemas. Reaksi pertama biasanya adalah panik dan mencoba memuntahkannya secara paksa atau memasukkan tangan ke dalam mulut yang justru bisa memperparah luka di kerongkongan.

Artikel ini akan memberikan panduan pertolongan pertama yang aman dan efektif untuk mengatasi masalah duri ikan yang membandel. Metode metode ini menggunakan bahan bahan alami yang mudah ditemukan di dapur rumah Anda. Simak langkah langkahnya berikut ini agar Anda bisa tetap tenang dan mengatasi situasi darurat ini dengan bijak.

Jangan Panik dan Cobalah Batuk

Langkah pertama dan yang paling krusial saat menyadari ada duri yang tersangkut adalah tetap tenang. Kepanikan hanya akan membuat otot tenggorokan menegang dan membuat duri semakin sulit keluar. Tarik napas dalam dalam dan cobalah untuk batuk dengan tenaga yang terukur.

Batuk adalah mekanisme pertahanan alami tubuh untuk mengeluarkan benda asing dari saluran pernapasan atau pencernaan. Sering kali duri yang menancap tidak terlalu dalam bisa terlepas hanya dengan batukan yang kuat. Namun jika setelah beberapa kali mencoba batuk duri tidak kunjung keluar jangan dipaksakan agar tidak melukai dinding tenggorokan lebih parah.

Menelan Gumpalan Nasi Hangat

Ini adalah cara tradisional yang paling populer dan sering diajarkan oleh orang tua kita di Indonesia. Logikanya cukup sederhana yaitu mendorong duri yang tersangkut dengan beban makanan yang lengket agar ikut tertelan masuk ke dalam lambung.

Ambillah segenggam kecil nasi hangat lalu bentuk menjadi bola bola kecil seukuran bakso kerikil. Telan bola nasi tersebut secara utuh tanpa dikunyah terlebih dahulu. Tekstur nasi yang lengket dan padat diharapkan mampu menempel pada duri dan menyeretnya turun ke pencernaan. Jangan lupa untuk segera minum air putih yang banyak setelahnya untuk membantu nasi meluncur dengan mulus.

Manfaatkan Pisang Potong

Jika menelan nasi dirasa terlalu sulit atau berisiko tersedak Anda bisa menggunakan buah pisang sebagai alternatif. Pisang memiliki tekstur yang lembut namun cukup padat dan licin saat terkena air liur.

Caranya potong pisang menjadi ukuran sedang yang masih bisa ditelan. Masukkan ke dalam mulut tahan sebentar agar terlumasi air liur lalu telan potongan pisang tersebut bulat bulat. Tekstur pisang yang lembut akan meminimalisir risiko iritasi tambahan pada tenggorokan sekaligus cukup efektif untuk mendorong duri ikan yang halus.

Roti Tawar yang Dicelup Air

Bahan lain yang bisa digunakan adalah roti tawar. Metode ini prinsipnya mirip dengan nasi atau pisang yaitu menggunakan massa makanan untuk mendorong duri. Ambil selembar roti tawar lalu celupkan ke dalam air atau susu sebentar saja sekadar untuk membuatnya lunak dan berat.

Peras sedikit airnya lalu bentuk menjadi gumpalan dan telan. Roti yang basah memiliki sifat memberat dan lengket yang sangat efektif untuk menangkap duri duri halus yang menempel di dinding kerongkongan. Kandungan pati pada roti dan air juga membantu melumasi jalur kerongkongan.

Minum Minyak Zaitun

Jika metode makanan padat dirasa terlalu menyakitkan Anda bisa mencoba menggunakan pelumas alami. Minyak zaitun atau olive oil adalah pilihan terbaik karena aman dikonsumsi dan memiliki kekentalan yang pas.

Cobalah minum satu sendok makan minyak zaitun murni. Minyak akan melapisi dinding tenggorokan dan duri ikan dengan lapisan licin. Hal ini akan mengurangi gesekan dan memudahkan duri untuk tergelincir lepas dari tempatnya menancap kemudian masuk ke dalam perut. Selain itu minyak zaitun juga memiliki sifat anti inflamasi yang bisa membantu meredakan peradangan akibat luka goresan duri.

Marshmallow yang Lembut

Cara unik lainnya yang sering direkomendasikan di luar negeri adalah menggunakan marshmallow. Camilan manis yang kenyal ini ternyata cukup ampuh. Kunyah beberapa buah marshmallow sebentar saja asal cukup basah namun jangan sampai hancur lumat.

Telan marshmallow yang lengket tersebut. Kandungan gula dan gelatin yang lengket pada marshmallow akan bekerja seperti lem yang menangkap duri dan membawanya turun ke lambung. Pastikan Anda minum air yang cukup setelahnya untuk membilas sisa gula di tenggorokan.

Kapan Harus Segera ke Dokter

Meskipun cara cara di atas cukup ampuh untuk duri ikan yang kecil dan halus namun Anda harus waspada jika duri yang tertelan berukuran besar atau menancap terlalu dalam. Segera cari pertolongan medis ke dokter THT atau Unit Gawat Darurat jika Anda mengalami gejala yang lebih serius.

Gejala tersebut meliputi rasa sakit yang tak tertahankan kesulitan bernapas atau sesak napas keluar darah saat batuk atau meludah serta pembengkakan di area leher. Dalam kondisi ini jangan mencoba mengeluarkan duri sendiri menggunakan alat bantu seperti pinset atau jari karena sangat berbahaya dan bisa menyebabkan infeksi atau kerusakan jaringan permanen.

Menikmati ikan memang lezat namun kewaspadaan tetaplah yang utama. Makanlah dengan perlahan kunyah dengan teliti dan pisahkan daging dari duri dengan cermat sebelum suapan masuk ke mulut.

Tags

tips
Logo Radio
🔴 Radio Live