Ceritra
Ceritra Teknologi

Cara Bikin Kata Sandi Kuat Tanpa Bikin Pusing

Refa - Wednesday, 14 January 2026 | 11:30 AM

Background
Cara Bikin Kata Sandi Kuat Tanpa Bikin Pusing
Ilustrasi password (Getty Images/matejmo)

Masalah terbesar dalam membuat password atau kata sandi adalah dilema antara keamanan dan ingatan. Kalau bikin password yang rumit seperti X7#m9$Lp, dijamin aman, tapi lima menit kemudian kita sendiri yang lupa. Akhirnya, kita kembali ke kebiasaan buruk menggunakan password sejuta umat seperti "123456", tanggal lahir, atau nama hewan peliharaan.

Padahal, hacker sekarang menggunakan program komputer canggih yang bisa menebak jutaan kombinasi password pendek dalam hitungan detik. Kita butuh strategi baru.

Berikut adalah cara membuat password yang sangat sulit ditebak oleh mesin, tapi sangat mudah diingat oleh otak manusia.

Fokus pada Panjang Karakter, Bukan Kerumitan

Banyak orang salah paham. Mereka pikir password yang kuat itu harus penuh dengan simbol aneh. Padahal, faktor keamanan terpenting adalah panjang karakter. Password yang terdiri dari 8 karakter acak lebih mudah dibobol daripada password yang terdiri dari 15 karakter berupa kata-kata biasa.

Semakin panjang password, semakin lama waktu yang dibutuhkan komputer hacker untuk menebak kombinasinya. Jadi, targetkan minimal 12 sampai 15 karakter saat membuat akun penting.

Metode Tiga Kata Acak (Passphrase)

Cara termudah mencapai 15 karakter tanpa pusing menghafal adalah dengan menggabungkan tiga atau empat kata benda acak yang tidak berhubungan satu sama lain. Dalam dunia keamanan siber, ini disebut passphrase.

Contohnya, jangan gunakan password Semarang123. Gantilah dengan kombinasi seperti SepatuUnguKulkas. Kombinasi ini sangat panjang (16 karakter), tidak ada di kamus standar, tapi sangat mudah dibayangkan oleh otak kita. Kamu tinggal membayangkan sebuah sepatu berwarna ungu yang ada di dalam kulkas. Visualisasi ini membuat ingatan menempel kuat.

Teknik Singkatan Kalimat atau Lirik Lagu

Jika kamu sulit mencari kata acak, gunakan kalimat yang sangat familiar bagimu. Bisa berupa lirik lagu, peribahasa, atau kalimat motivasi, lalu ambil huruf depannya saja.

Misalnya, kamu mengambil lirik lagu: "Balonku Ada Lima Rupa Rupa Warnanya". Jadikan password: Ba5RrW. Ini terlihat seperti kode acak yang sangat rumit bagi orang lain, tapi bagi kamu, itu hanyalah sebuah lagu anak-anak yang sudah dihafal di luar kepala.

Modifikasi dengan Angka dan Simbol

Banyak sistem yang mewajibkan password harus mengandung huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol. Kamu bisa memodifikasi teknik Passphrase atau Singkatan di atas dengan sedikit variasi.

Hindari mengganti huruf "a" dengan "@" atau "i" dengan "1" karena pola itu sudah sangat umum dan mudah ditebak hacker. Sebaiknya, sisipkan simbol atau angka di tengah-tengah kata, bukan di awal atau akhir. Contoh dari SepatuUnguKulkas bisa diubah menjadi Sepatu+Ungu4Kulkas. Simbol tambah (+) dan angka 4 di tengah membuat tingkat kesulitannya naik drastis.

Hindari Informasi Pribadi yang Ada di Media Sosial

Ini aturan emasnya. Jangan pernah menggunakan elemen password yang bisa ditemukan orang lain di profil Instagram atau Facebook kamu.

Nama anak, tanggal pernikahan, nama sekolah, atau nama klub bola favorit adalah data yang paling pertama dicoba oleh peretas saat ingin membobol akunmu. Jika kamu fans berat Manchester United, password MUjuara1999 adalah password yang sangat lemah, meskipun ada angkanya. Pastikan passwordmu tidak ada hubungannya dengan biodata dirimu.

Logo Radio
🔴 Radio Live