Ceritra
Ceritra Warga

Bahaya Tersembunyi di Balik Segarnya Air Dingin Saat Perut Kosong

Refa - Friday, 20 February 2026 | 06:00 PM

Background
Bahaya Tersembunyi di Balik Segarnya Air Dingin Saat Perut Kosong
Minuman dingin (pexels.com/picjumbo.com )

Jangan Langsung Sikat Es! Bahaya Tersembunyi di Balik Segarnya Air Dingin Saat Perut Kosong

Siapa sih yang nggak tergoda sama segelas es teh manis atau air mineral dingin pas matahari lagi lucu-lucunya di atas kepala? Bayangin aja, suhu di luar lagi panas-panasnya, keringat bercucuran, dan tenggorokan rasanya kayak padang pasir yang udah lama nggak kena hujan. Begitu ketemu air es, rasanya kayak dapet hidayah. Nyes! Segar banget sampai ke ubun-ubun.

Tapi, tunggu dulu. Sebelum kamu meneguk habis satu liter air es itu dalam kondisi perut kosong atau pas baru bangun tidur, ada baiknya kita ngobrol sebentar. Ternyata, kebiasaan yang dianggap "surga dunia" ini punya sisi gelap yang bisa bikin sistem pencernaan kamu protes keras. Bukan mau nakut-nakutin, tapi tubuh kita itu punya aturan mainnya sendiri, terutama soal suhu internal.

Kenapa Perut Kita Bisa "Kaget"?

Coba deh bayangin begini. Tubuh manusia itu punya suhu stabil di kisaran 36 sampai 37 derajat Celcius. Itu adalah zona nyaman buat organ-organ di dalam sana buat kerja maksimal. Nah, tiba-tiba kamu guyur pakai air es yang suhunya mendekati nol derajat pas perut lagi kosong-kosongnya. Apa yang terjadi? Ya, syok!

Pas air dingin itu masuk, pembuluh darah di sekitar perut bakal langsung menyempit atau istilah kerennya vasokonstriksi. Tubuh yang tadinya lagi santai-santai harus kerja ekstra keras buat menyeimbangkan suhu air itu supaya sesuai sama suhu tubuh. Bukannya fokus nyerap nutrisi atau mulai metabolisme, energi tubuh malah habis cuma buat "pemanasan" air yang baru aja kamu minum. Ibaratnya kayak mesin mobil yang lagi dingin terus dipaksa ngebut 100 km/jam, pasti ada bagian yang bakal protes atau aus lebih cepat.

Drama Pencernaan yang Tak Terhindarkan

Ada anggapan di kalangan sobat sehat kalau minum air dingin bisa membekukan lemak dari makanan yang kita makan. Meskipun secara medis ini masih diperdebatkan, satu hal yang pasti: air dingin bikin proses pencernaan jadi melambat. Kalau kamu minum es pas perut kosong, kontraksi otot di lambung bisa jadi lebih intens. Hasilnya? Perut kram, begah, atau rasa nggak nyaman yang bikin mood berantakan seharian.

Nggak cuma itu, minum air es secara ekstrem saat perut kosong juga bisa mengganggu saraf vagus. Saraf ini adalah jalur komunikasi utama antara otak, jantung, dan sistem pencernaan. Kalau saraf ini "kaget" karena suhu dingin yang tiba-tiba, detak jantung kamu bisa melambat sejenak. Nggak lucu kan, niatnya mau segar malah jadi pusing atau keliyengan?

Rekomendasi Suhu Air

Terus kalau nggak boleh minum es, harus minum apa? Air mendidih? Ya nggak juga, dong. Nanti yang ada malah lidah melepuh. Jawaban paling ideal, meskipun terdengar sangat membosankan, adalah air suhu ruang atau air hangat kuku.

Kenapa air hangat? Karena air dengan suhu ini punya frekuensi yang sama dengan suhu internal tubuh kita. Tubuh nggak perlu keluar tenaga tambahan buat melakukan penyesuaian suhu. Air hangat justru membantu melancarkan peredaran darah dan membantu proses detoksifikasi alami di pagi hari. Kalau kamu minum air hangat saat perut kosong, sisa-sisa metabolisme semalam bakal lebih mudah "terbilas" keluar. Rasanya emang nggak se-nendang es teh, tapi manfaatnya buat jangka panjang itu juara banget.

Tips Biar Tetap Segar Tanpa Nyiksa Lambung

Kita realistis aja, di negara tropis kayak Indonesia, mustahil buat benar-benar ninggalin air es. Tapi kita bisa pakai strategi biar nggak jadi bumerang buat kesehatan. Pertama, jangan jadikan air es sebagai minuman pertama saat bangun tidur. Pastikan gelas pertama kamu adalah air suhu ruang. Biarkan mesin tubuh kamu "pemanasan" dulu pelan-pelan.

Kedua, kalau emang pengen banget minum dingin pas lagi haus-hausnya, jangan langsung diteguk dalam jumlah banyak. Coba ditahan dulu sebentar di mulut supaya suhunya sedikit naik sebelum ditelan. Dan yang paling penting, jangan minum es sambil makan makanan yang berminyak banget kalau nggak mau perut kerasa "penuh" dan nggak enak.

Kesimpulan: Dengerin Suara Tubuhmu

Pada akhirnya, kesehatan itu bukan soal ngelarang-ngelarang diri sendiri secara ekstrem, tapi soal tahu batasan dan waktu yang tepat. Air es itu nggak jahat, yang salah adalah kalau kita nggak peka sama kondisi tubuh sendiri. Kalau kamu merasa sering sakit perut, kembung, atau gampang lemas, coba deh evaluasi lagi kebiasaan minum air esmu, terutama pas perut lagi kosong.

Mulai besok, coba deh kasih kesempatan buat air suhu ruang jadi teman setia di pagi hari. Memang nggak estetik buat difoto dan diposting di story Instagram, tapi lambung kamu bakal berterima kasih banget. Inget, sehat itu investasi, dan investasi paling murah ya mulai dari cara kita minum air putih dengan benar. Jadi, sudah minum air hangat hari ini?

Logo Radio
🔴 Radio Live