Ceritra
Ceritra Warga

Alasan Telapak Kaki Sering Terasa Sakit dan Cara Ampuh Mengatasinya

Nisrina - Wednesday, 14 January 2026 | 09:15 AM

Background
Alasan Telapak Kaki Sering Terasa Sakit dan Cara Ampuh Mengatasinya
Ilustrasi telapak kaki yang terasa sakit. (Freepik/)

Pernahkah Anda pulang ke rumah setelah seharian beraktivitas dengan perasaan seperti sedang berjalan di atas pecahan kaca atau kerikil tajam? Rasa nyeri, pegal, dan panas di telapak kaki adalah keluhan yang sangat umum, namun sering kali diabaikan. Banyak orang menganggapnya sekadar efek kelelahan biasa yang akan hilang dengan sendirinya setelah tidur malam. Padahal, jika rasa sakit ini menetap, berulang, atau semakin intens, tubuh Anda mungkin sedang mengirimkan sinyal bahaya mengenai kondisi kesehatan kaki yang memerlukan perhatian serius. Mengabaikan gejala ini tidak hanya mengganggu produktivitas harian, tetapi juga dapat memicu masalah mobilitas jangka panjang.

Salah satu penyebab paling umum dari nyeri telapak kaki yang tak kunjung hilang adalah plantar fasciitis. Ini adalah kondisi peradangan pada plantar fascia, yaitu jaringan tebal yang membentang di bagian bawah kaki Anda dan menghubungkan tulang tumit ke jari-jari kaki. Gejala khasnya adalah rasa sakit menusuk di dekat tumit, yang biasanya paling parah saat Anda mengambil langkah pertama di pagi hari setelah bangun tidur. Rasa sakit ini mungkin mereda setelah Anda mulai bergerak, tetapi bisa kembali menyerang setelah berdiri dalam waktu lama atau saat Anda berdiri setelah duduk. Kondisi ini sering menyerang mereka yang memiliki aktivitas fisik tinggi, orang yang kelebihan berat badan, atau mereka yang memiliki struktur kaki tertentu seperti kaki datar (flat feet) atau lengkungan kaki yang terlalu tinggi.

Selain masalah internal jaringan, faktor eksternal seperti pemilihan alas kaki memegang peranan vital. Penggunaan sepatu yang tidak mendukung struktur kaki, seperti sepatu hak tinggi (high heels) atau sepatu dengan sol yang terlalu datar dan tipis tanpa bantalan yang memadai, dapat memberikan tekanan berlebih pada telapak kaki. Bagi wanita, penggunaan hak tinggi secara terus-menerus dapat memicu Neuroma Morton, yaitu penebalan jaringan di sekitar saraf yang menuju ke jari kaki, yang menyebabkan rasa sakit seperti terbakar atau kesemutan. Sementara itu, sepatu yang terlalu sempit dapat memicu kapalan (calluses) yang meskipun terlihat sepele, bisa menimbulkan rasa nyeri yang signifikan saat menopang berat badan tubuh.

Gaya hidup dan kondisi medis lain juga turut berkontribusi. Penumpukan asam urat atau gout sering kali menyerang persendian di kaki, menyebabkan rasa nyeri hebat yang datang tiba-tiba disertai bengkak dan rasa panas. Selain itu, penderita diabetes perlu mewaspadai neuropati perifer, yaitu kerusakan saraf yang menyebabkan kaki terasa mati rasa atau kesemutan, yang berbahaya karena membuat penderita tidak menyadari jika ada luka pada kaki mereka. Kelebihan berat badan atau obesitas juga menjadi faktor risiko utama karena kaki harus bekerja ekstra keras menopang beban tubuh, yang mengakibatkan tekanan berlebih pada otot, sendi, dan ligamen di area telapak kaki.

Lantas, bagaimana cara meringankan beban pada kaki yang lelah ini? Langkah pertama dan termudah adalah dengan metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation). Mengistirahatkan kaki dan mengompresnya dengan es batu yang dibalut handuk selama 15 hingga 20 menit dapat meredakan peradangan secara efektif. Anda juga bisa melakukan pemijatan mandiri menggunakan botol air dingin atau bola tenis yang digelindingkan di bawah telapak kaki untuk meregangkan otot-otot yang kaku. Merendam kaki di air hangat yang dicampur garam Epsom juga dikenal ampuh untuk merelaksasi otot setelah seharian beraktivitas.

Peregangan atau stretching rutin juga sangat disarankan. Melakukan gerakan sederhana seperti menarik jari-jari kaki ke arah tubuh menggunakan handuk saat duduk dengan kaki lurus dapat membantu melenturkan plantar fascia dan otot betis. Namun, pencegahan jangka panjang yang paling efektif adalah dengan mengganti alas kaki Anda. Pilihlah sepatu yang memiliki bantalan empuk (cushion), dukungan lengkungan (arch support) yang baik, dan ruang jari (toe box) yang luas. Jika nyeri menetap lebih dari beberapa minggu atau disertai pembengkakan yang tidak wajar, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter ortopedi atau podiatris untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan penanganan medis yang sesuai. Ingatlah, kaki Anda adalah fondasi tubuh yang menopang seluruh perjalanan hidup Anda, jadi berikanlah perawatan terbaik yang layak mereka dapatkan.

Tags

Logo Radio
🔴 Radio Live