Ceritra
Ceritra Kota

7 Rekomendasi Makanan Khas Daerah Semarang yang Wajib Kamu Coba Saat Liburan

Nisrina - Tuesday, 24 February 2026 | 08:45 AM

Background
7 Rekomendasi Makanan Khas Daerah Semarang yang Wajib Kamu Coba Saat Liburan
Lumpia Semarang (Pexels/Benidiktus Hermanto)

Berlibur ke ibu kota Jawa Tengah tentu tidak akan lengkap tanpa mencicipi aneka hidangan lezat yang ada di sana. Kota ini tidak hanya terkenal dengan pesona wisata sejarah seperti Lawang Sewu atau Kota Lama, tetapi juga memiliki daya tarik luar biasa dari segi wisata kuliner. Percampuran budaya antara Jawa dan Tionghoa selama berabad-abad telah menciptakan warisan resep makanan yang sangat kaya rasa. Jika Anda berencana menghabiskan waktu akhir pekan atau libur panjang di kota ini, menyiapkan daftar pencarian tempat makan adalah hal yang mutlak dilakukan untuk memaksimalkan liburan Anda.

Artikel ini akan membahas secara tuntas mengenai tujuh rekomendasi makanan khas daerah Semarang yang wajib masuk ke dalam daftar petualangan kuliner Anda. Mulai dari jajanan ringan untuk oleh-oleh keluarga hingga makanan berat yang mengenyangkan perut, semuanya tersedia lengkap dan mudah diakses. Pastikan Anda menyimak ulasan mendalam ini agar pengalaman liburan kuliner Anda semakin sempurna, bebas kebingungan, dan pastinya sangat berkesan.

1. Lumpia Semarang Perpaduan Cita Rasa Tionghoa dan Jawa

Lumpia merupakan ikon utama kuliner kota ini yang bahkan telah diakui secara resmi sebagai Warisan Budaya Nusantara oleh UNESCO. Makanan legendaris ini lahir dari kisah sejarah akulturasi antara pendatang asal Tionghoa dan penduduk lokal Jawa di masa lampau. Mereka memadukan resep penganan tradisional dengan bahan-bahan lokal yang seratus persen halal sehingga menciptakan sajian lumpia yang sangat khas seperti yang kita kenal sekarang. Isian utamanya terdiri dari rebung atau tunas bambu muda, daging ayam, udang, serta telur orak-arik. Semua bahan tersebut ditumis dengan racikan bumbu gurih manis dan dibungkus menggunakan kulit tepung terigu yang sangat tipis sebelum digoreng.

Anda bisa memilih dua varian lumpia saat membeli, yaitu lumpia basah yang memiliki tekstur sangat lembut atau lumpia goreng yang super renyah saat digigit. Sensasi rasanya akan semakin nikmat ketika hidangan ini dicocol ke dalam saus kental manis berbahan dasar tepung meizena, bawang putih, dan gula merah. Sebagai pelengkap sempurna, para pedagang biasanya menyajikan daun bawang segar, acar mentimun, dan cabai rawit hijau untuk memberikan tendangan rasa pedas. Anda bisa dengan mudah menemukan hidangan populer ini di kawasan legendaris seperti Gang Lombok atau Jalan Mataram dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari belasan hingga puluhan ribu rupiah per potongnya.

2. Bandeng Presto Ikan Tulang Lunak Kaya Rempah

Bagi para pencinta olahan hasil laut Nusantara, hidangan bandeng presto adalah pilihan kuliner yang pantang untuk dilewatkan. Ikan bandeng pada dasarnya memiliki banyak sekali duri halus yang sering kali menyulitkan orang saat disantap. Namun dengan penemuan teknik memasak modern menggunakan panci bertekanan tinggi atau alat presto, seluruh duri ikan tersebut menjadi sangat lunak dan aman untuk langsung dikunyah oleh segala usia. Menariknya, tekstur daging ikannya pun tetap padat utuh dan sama sekali tidak hancur.

Proses pembuatannya sendiri melibatkan lumuran bumbu rempah tradisional pilihan seperti kunyit, bawang putih, ketumbar, dan garam laut. Ikan yang sudah dibumbui kemudian dibungkus menggunakan daun pisang sebelum dimasukkan ke dalam panci presto agar aromanya semakin harum dan menggugah selera makan. Anda bisa menikmati bandeng presto hangat ini bersama sepiring nasi putih pulen dan sambal terasi pedas segar. Selain dinikmati langsung di berbagai restoran lokal, bandeng presto dalam kemasan vakum juga selalu menjadi primadona oleh-oleh praktis yang wajib dibeli wisatawan untuk dibawa pulang ke kampung halaman masing-masing.

3. Tahu Gimbal Sensasi Gurih Udang dan Saus Kacang

Jika Anda sedang mencari referensi makanan berat yang sukses memadukan berbagai tekstur renyah dan lembut dalam satu piring, tahu gimbal adalah jawaban yang paling tepat. Nama unik "gimbal" sendiri merujuk pada isian bakwan udang goreng yang bentuknya sengaja dibuat asimetris dan menggumpal tebal layaknya rambut gimbal. Hidangan lezat ini berisi irisan tahu goreng, gimbal udang yang renyah di luar, irisan ketupat atau lontong daun, cacahan kubis mentah segar, serta rebusan tauge.

Seluruh komposisi bahan tersebut kemudian disiram dengan saus bumbu kacang tanah yang sengaja ditumbuk kasar agar teksturnya tetap terasa. Ciri khas paling menonjol dari saus kacang ini adalah penambahan bumbu petis udang berkualitas yang memberikan warna gelap pekat serta aroma laut yang sangat menggugah selera. Sensasi perpaduan rasa manis, gurih, dan sedikit pedas berpadu sangat sempurna di dalam mulut. Untuk menambah tingkat kelezatan, seporsi tahu gimbal biasanya selalu disajikan lengkap dengan taburan melimpah bawang merah goreng dan kerupuk udang renyah. Kuliner jalanan ini sangat mudah Anda temukan di sekitar kawasan Taman Indonesia Kaya atau Jalan Pahlawan saat cuaca mulai teduh menjelang sore hari.

4. Wingko Babat Jajanan Manis Legit dari Kelapa

Beranjak ke kategori camilan manis yang menggiurkan, kota pesisir ini memiliki jajanan legendaris bernama wingko babat. Kudapan tradisional yang manis ini terbuat dari campuran adonan tepung ketan berkualitas, parutan kelapa muda segar, dan gula pasir murni. Adonan padat tersebut kemudian dipanggang secara perlahan di atas tungku atau oven panas hingga matang merata. Proses pemanggangan inilah yang menghasilkan tekstur luar yang sedikit keras dan berwarna kecokelatan yang cantik, namun bagian dalamnya dijamin tetap terasa kenyal, gurih, dan super lembut saat dikunyah.

Aroma harum khas kelapa panggang yang menguar dari sekotak wingko babat dijamin akan membuat siapa saja langsung tergoda untuk mencicipinya. Seiring dengan kemajuan inovasi kuliner di era modern, varian rasa dari jajanan klasik ini pun menjadi semakin beragam. Kini Anda tidak hanya terpaku pada rasa original kelapa manis, tetapi juga bisa bereksperimen mencicipi rasa cokelat, nangka, keju, pisang, hingga buah durian yang eksotis. Camilan legit berlapis kertas ini sangat cocok dinikmati santai bersama secangkir kopi hitam panas atau teh tawar di sore hari yang damai. Bentuknya yang bundar pipih dan dikemas dalam wadah rapi menjadikannya buruan utama para pelancong yang sedang berburu buah tangan lezat, murah, dan tahan lama.

5. Soto Semarang Sarapan Segar dengan Kuah Bening

Memulai rutinitas liburan pagi hari dengan menyeruput semangkuk soto berkuah hangat adalah sebuah tradisi lokal yang sangat digemari oleh seluruh lapisan masyarakat di sana. Sangat berbeda dengan gaya soto dari daerah nusantara lain yang umumnya menggunakan campuran santan pekat atau kuah kuning berbumbu kental, soto khas kota Semarang justru sangat menonjolkan visual kuah kaldu ayam yang sangat bening transparan namun tetap super kaya akan cita rasa rempah pilihan. Kuah bening ini memberikan sensasi segar yang luar biasa ringan di perut sehingga sangat ideal dan aman untuk dijadikan menu sarapan pertama.

Dalam satu porsi mangkuk kecil berbahan keramik, Anda akan mendapatkan sajian nasi putih, suwiran daging ayam kampung yang empuk, soun kaca, irisan tomat segar, tauge, serta taburan daun seledri dan bawang putih goreng renyah. Daya tarik paling utama saat Anda menyantap kuliner soto ini justru terletak pada aneka lauk pendamping yang tersaji sangat rapi menumpuk di atas meja makan. Anda dibebaskan secara mandiri untuk mengambil dan menambahkan sate kerang manis, sate telur puyuh kecap, sate usus, perkedel kentang lembut, hingga tempe mendoan hangat yang baru diangkat dari wajan. Penambahan sedikit perasan jeruk nipis asli dan racikan sambal rawit akan membuat harmoni rasa kuahnya semakin paripurna menyegarkan hari Anda.

6. Nasi Ayam Semarang Sajian Gurih Mengenyangkan

Banyak wisatawan dari luar kota sering kali keliru menyamakan tampilan visual hidangan ini dengan nasi liwet asal kota Solo, padahal jika dicicipi keduanya memiliki profil rasa yang sangat berbeda jauh. Nasi ayam khas Semarang menggunakan bahan dasar beras yang ditanak perlahan bersama santan kelapa, daun salam, dan batang serai sehingga menghasilkan rasa gurih yang sangat mendalam dan wangi memikat. Nasi gurih ini kemudian wajib disajikan di atas pincuk daun pisang tradisional untuk terus menjaga keaslian aroma khasnya.

Penyajian piringnya terlihat sangat meriah karena selalu dilengkapi dengan berbagai macam elemen lauk pauk yang menggoda. Anda akan mendapatkan lauk utama berupa suwiran ayam opor berbumbu, tahu bumbu kecap manis, telur rebus bumbu pindang cokelat, serta guyuran sayur labu siam atau krecek pedas yang khas. Sentuhan magis terakhir yang membuat hidangan ini naik kelas dan terasa istimewa adalah siraman kuah opor kental berwarna kuning keemasan yang oleh masyarakat lokal biasa disebut dengan istilah kuah areh. Perpaduan sempurna antara rasa gurih santan kelapa, manisnya racikan rempah, dan sensasi pedas ringan dari sayur labu menjadikan seporsi nasi ayam ini sangat memanjakan lidah para penikmat wisata kuliner malam.

7. Mie Kopyok Kuliner Unik Bertabur Kerupuk Gendar

Rekomendasi pamungkas yang wajib ada di dalam daftar icip-icip kuliner Anda adalah semangkuk hidangan mie kopyok. Nama unik "kopyok" ini sebenarnya diambil langsung dari cara penyajiannya yang sangat atraktif oleh para pedagang, yaitu proses memasukkan mie kuning basah yang dicelupkan naik turun atau dikocok secara cepat ke dalam panci berisi air mendidih. Proses pencelupan singkat ini sengaja dilakukan dengan tujuan agar tekstur mie menjadi matang, panas, dan kenyal tanpa membuatnya berubah menjadi terlalu lembek atau hancur. Makanan pinggir jalan ini sangat cocok bagi Anda yang sedang ingin menghindari asupan kolesterol karena hidangan ini sama sekali tidak mengandung bahan baku daging atau unsur hewani di dalamnya.

Satu porsi piring mie kopyok disajikan penuh berisi mie kuning tebal, potongan lontong beras, irisan tahu pong kopong, dan tauge segar matang. Semuanya kemudian disiram hingga merata dengan kuah kaldu bawang putih yang sangat harum dan bercita rasa gurih ringan. Keunikan paling estetik dari hidangan legendaris ini adalah gunungan taburan kerupuk gendar atau kerupuk karak beras yang sengaja diremukkan secara kasar di atas piringnya. Tekstur sangat renyah dari pecahan kerupuk karak yang perlahan lahan menyerap kelezatan kuah kaldu menciptakan sensasi pengalaman makan yang sangat adiktif dan tidak membosankan. Mie kopyok adalah sebuah bukti nyata bahwa sebuah racikan makanan sederhana berbahan dasar nabati pun bisa menawarkan tingkat kelezatan kuliner yang tiada tara.

Mengapa Wisata Kuliner Semarang Tidak Boleh Dilewatkan

Kekayaan wisata kuliner di ibu kota Jawa Tengah ini pada dasarnya merupakan cerminan nyata dari sejarah panjang akulturasi budaya Nusantara yang sangat indah. Setiap gigitan dari aneka hidangan tradisional tersebut tidak hanya bertugas menawarkan rasa kenyang di dalam perut, tetapi juga ikut menceritakan kisah epik perjalanan lintas waktu yang terus diwariskan dari satu generasi ke generasi penerusnya. Menjelajahi berbagai kedai makan legendaris di pinggir jalan raya hingga duduk di restoran modern bertema klasik di kota ini akan memberikan jaminan pengalaman liburan akhir tahun yang sangat bernilai tinggi.

Selain harga makanan yang ditawarkan relatif masih sangat terjangkau bagi kantong wisatawan domestik, keramahtamahan para penjual kuliner lokal di sana juga dijamin akan membuat Anda merasa sangat betah berlama-lama menghabiskan waktu liburan. Jangan pernah ragu untuk sedikit berpetualang dan mencoba memesan menu-menu tradisional baru yang mungkin belum pernah sama sekali Anda cicipi di kota asal Anda. Segera siapkan ruang kosong yang cukup di perut Anda, susun jadwal peta perjalanan dengan seksama, dan bersiaplah untuk jatuh cinta berkali-kali pada setiap racikan bumbu rahasia khas masyarakat pesisir utara pulau Jawa ini.

Logo Radio
🔴 Radio Live