Staycation di Surabaya? Ini 5 Hotel Paling Ikonik yang Wajib Kamu Coba!
Nizar - Tuesday, 12 May 2026 | 05:00 PM


Pilihan Menginap di Surabaya: Dari yang Vibes Kolonial Sampai yang Mewahnya Kebangetan
Surabaya itu unik. Di satu sisi, kota ini panasnya minta ampun—tipe panas yang bikin kamu merasa seperti sedang disidang oleh matahari langsung di atas kepala. Tapi di sisi lain, Surabaya punya magnet yang susah ditolak. Entah itu kulinernya yang juara, sejarahnya yang kental, atau sekadar suasana kota pelabuhan yang sibuk tapi tetap punya sisi santai di beberapa sudutnya.
Nah, kalau kamu ada rencana main ke Kota Pahlawan, entah buat urusan bisnis yang bikin pening atau sekadar pengen staycation tipis-tipis bareng pasangan atau keluarga, memilih hotel itu krusial banget. Salah pilih tempat nginep, bisa-bisa mood kamu berantakan gara-gara AC yang nggak dingin atau sarapan yang rasanya hambar. Biar kamu nggak zonk, nih saya kasih beberapa rekomendasi hotel terbaik di Surabaya yang punya karakter beda-beda. Tinggal sesuaikan aja sama isi dompet dan tujuan kamu main ke sini.
1. Hotel Majapahit: Menginap di Dalam Sejarah
Kalau kamu tipe orang yang suka bangunan tua dengan estetika tinggi, Hotel Majapahit adalah jawaban yang absolut. Hotel ini bukan cuma sekadar tempat tidur, tapi museum hidup. Ingat nggak pelajaran sejarah soal perobekan warna biru di bendera Belanda? Ya di sini tempatnya, dulu namanya Hotel Yamato.
Masuk ke sini rasanya kayak ditarik mundur ke tahun 1920-an. Lorong-lorongnya luas, tamannya tertata rapi banget, dan arsitektur kolonialnya masih terjaga orisinalitasnya. Kamar-kamarnya juga punya nuansa klasik yang kental tapi tetap terasa mewah. Menginap di sini tuh rasanya kayak jadi bangsawan zaman dulu. Paling pas kalau kamu ke Surabaya pengen cari ketenangan di tengah hiruk-pikuk pusat kota. Jangan lupa mampir ke kafenya buat sekadar high tea, vibes-nya mahal banget, cocok buat pamer di Instagram tanpa kelihatan norak.
2. The Westin Surabaya: Mewah yang Melangit
Bergeser ke Surabaya Barat yang sekarang udah kayak "Singapore-nya Surabaya", ada The Westin. Hotel ini cocok banget buat kamu yang penganut aliran "modern-luxury". Lokasinya ada di atas Pakuwon Mall, jadi kalau kamu pengen belanja atau cari makan, tinggal turun lift, langsung nyampe. Koprol dikit juga nyampe, istilahnya gitu.
Yang jadi jagoan di sini adalah pemandangannya. Karena lokasinya di gedung tinggi, kamu bisa melihat city light Surabaya yang luar biasa cantik dari balik jendela kaca raksasa di kamar. Kasurnya? Jangan ditanya, mereka punya Heavenly Bed yang emang didesain biar kamu tidur seolah-olah lagi dipeluk awan. Pas banget buat pelarian dari stres pekerjaan di Jakarta atau kota besar lainnya.
3. Vasa Hotel Surabaya: Makanannya Juara!
Oke, mari kita jujur. Salah satu alasan orang pilih hotel kadang cuma gara-gara sarapannya enak, kan? Nah, kalau itu prioritas kamu, Vasa Hotel yang ada di kawasan HR Muhammad ini wajib masuk list. Restoran mereka, 209 Dining, itu terkenal banget dengan buffet-nya yang beragam dan rasanya nggak ada yang gagal. Dari masakan lokal sampai internasional, semuanya punya standar yang tinggi.
Vibes hotelnya sendiri modern, elegan, dan sangat fungsional. Kolam renangnya juga asik buat nyantai sore-sore sambil nunggu matahari terbenam. Vasa ini sering banget jadi pilihan buat para pebisnis karena lokasinya strategis dekat akses tol, tapi nggak menutup kemungkinan buat kamu yang pengen manjain perut dan mata bareng keluarga.
4. Kampi Hotel Tunjungan: Si Paling Millennial
Kalau tiga hotel di atas mungkin agak menguras kantong bagi sebagian orang, Kampi Hotel hadir buat kamu yang cari tempat nginep dengan harga lebih bersahabat tapi tetap stylish. Lokasinya sangat strategis, cuma selemparan batu dari Tunjungan Plaza dan Jalan Tunjungan yang sekarang lagi hits banget buat jalan-jalan malam.
Interior Kampi ini sangat anak muda. Nggak kaku, penuh warna yang pas, dan stafnya pun ramah banget dengan seragam yang santai. Kamarnya mungkin nggak seluas Majapahit, tapi efisien dan sangat nyaman. Buat kamu yang tipenya "wisatawan aktif"—alias hotel cuma buat tempat tidur karena seharian bakal keluyuran di luar—Kampi adalah pilihan paling cerdas. Plus, sarapannya juga lumayan enak buat ukuran hotel budget-friendly.
5. Bumi Surabaya City Resort: Hutan di Tengah Kota
Terakhir, ada Bumi Surabaya. Hotel ini punya tempat spesial di hati warga lokal. Kenapa? Karena meskipun dia hotel lama, perawatannya jempolan. Konsepnya adalah city resort. Begitu masuk ke area dalamnya, kamu bakal lupa kalau di luar sana macetnya Jalan Basuki Rahmat lagi gila-gilanya. Banyak pohon hijau, kolam ikan, dan suasananya sangat asri.
Salah satu yang paling ikonik di sini adalah pasar malamnya. Mereka punya area makan luar ruangan yang suasananya dibikin kayak pasar tradisional tapi dengan standar kebersihan hotel bintang lima. Makan sate, soto, atau gorengan di bawah pohon rindang malam-malam itu nikmatnya nggak ada lawan. Ini hotel paling cocok kalau kamu bawa orang tua atau keluarga besar, karena suasananya "ngayomi" banget.
Jadi, gimana? Surabaya emang panas, tapi kalau tempat ngumpetnya (baca: hotelnya) sekeren pilihan di atas, kayaknya panasnya Surabaya jadi lebih bisa ditoleransi, deh. Tinggal pilih aja, mau yang sejarah, yang mewah melangit, atau yang asri kayak di desa. Surabaya punya semuanya.
Next News

Resign dan Pindah ke Desa: Impian Hidup Tenang Tanpa Macet Kota
in 24 minutes

Keseruan Akhir Pekan di Livin Sounds of Downtown Surabaya
an hour ago

Kota Masa Depan Akan Seperti Apa? Melihat Inovasi yang Mulai Terjadi Sekarang Hingga Beberapa Dekade Mendatang
a month ago

Revitalisasi Kawasan Lama: Mengapa Bangunan Tua Kini Kembali Dihidupkan?
a month ago

Kota 24 Jam: Mengapa Beberapa Kota Tidak Pernah Benar-Benar Tidur?
a month ago

Bagaimana Sebuah Kawasan Bisa Berubah Menjadi Pusat Bisnis?
a month ago

Gedung Pencakar Langit: Mengapa Kota-Kota Besar Terus Membangun ke Atas?
a month ago

Mengapa Permukiman Modern Terus Berubah Mengikuti Gaya Hidup Masyarakat?
7 days ago

Smart City Bukan Sekadar Kota Canggih, Apa Bedanya dengan Kota Biasa?
a month ago

Kota Satelit Semakin Bermunculan, Benarkah Jadi Solusi Kemacetan dan Kepadatan?
a month ago






