Ceritra
Ceritra Warga

5 Keutamaan Masjidil Aqsa dalam Pandangan Islam

Refa - Monday, 02 February 2026 | 06:30 PM

Background
5 Keutamaan Masjidil Aqsa dalam Pandangan Islam
Masjidil Aqsa (Pinterest/adobe stock)

Dalam peta spiritual umat Islam, Masjidil Aqsa bukan sekadar bangunan bersejarah yang terletak di Yerusalem (Al-Quds). Ia adalah bagian dari fondasi iman, saksi bisu perjalanan surgawi Rasulullah SAW, dan rumah bagi para nabi terdahulu. Meskipun kini kiblat umat Islam telah berpindah ke Ka'bah, kedudukan Masjidil Aqsa tidak pernah bergeser sedikit pun sebagai tanah yang disucikan.

Bagi setiap Muslim di tahun 2026 ini, memahami keutamaan Masjidil Aqsa adalah cara untuk menyambung kembali sanad sejarah dan kecintaan terhadap warisan Islam. Berikut adalah beberapa alasan mengapa Masjidil Aqsa menjadi begitu istimewa dan penuh berkah dalam pandangan Islam.

1. Kiblat Pertama Umat Islam (Qiblatul Ula)

Sebelum perintah perpindahan kiblat ke Masjidil Haram turun pada bulan Syakban, Masjidil Aqsa adalah arah sujud utama bagi Rasulullah SAW dan para sahabat. Selama kurang lebih 16 hingga 17 bulan setelah hijrah ke Madinah, umat Islam menyatukan wajah dan hati mereka menghadap Baitul Maqdis. Statusnya sebagai kiblat pertama menjadikannya simbol persatuan awal umat tauhid dan penghubung antara risalah Nabi Muhammad SAW dengan risalah nabi-nabi Bani Israil sebelumnya.

2. Masjid Kedua yang Dibangun di Muka Bumi

Masjidil Aqsa memiliki sejarah arsitektur spiritual yang sangat tua. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dzar RA, beliau bertanya kepada Rasulullah SAW tentang masjid mana yang pertama kali dibangun di bumi. Rasulullah menjawab, "Masjidil Haram". Kemudian Abu Dzar bertanya lagi, "Lalu mana lagi?". Beliau menjawab, "Masjidil Aqsa". Saat ditanya mengenai jarak waktu pembangunannya, Rasulullah menjawab, "Empat puluh tahun." (HR. Bukhari & Muslim).

3. Titik Tolak Peristiwa Isra Mikraj

Keutamaan Masjidil Aqsa semakin dipertegas dengan peristiwa Isra Mikraj. Allah SWT memilih Masjidil Aqsa sebagai tempat pemberhentian darat terakhir Rasulullah SAW sebelum naik ke Sidratul Muntaha. Di tempat inilah, Rasulullah mengimami salat para nabi terdahulu, yang melambangkan bahwa beliau adalah penutup para nabi (Khatamun Nabiyyin) dan risalahnya menyempurnakan ajaran sebelumnya.

Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Isra ayat 1:

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ

Artinya: "Mahasuci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya..."

4. Tanah yang Diberkahi (Al-Ardhul Muqaddasah)

Penyebutan "Kami berkahi sekelilingnya" dalam Al-Qur'an menunjukkan bahwa keberkahan Masjidil Aqsa meluber hingga ke tanah di sekitarnya. Keberkahan ini mencakup kesuburan alamnya, sejarahnya yang kaya akan dakwah para nabi, hingga pahala ibadah yang dilipatgandakan bagi mereka yang salat di dalamnya. Menghuni dan menjaga tanah ini dianggap sebagai salah satu bentuk ribath (menjaga garis depan pertahanan Islam).

5. Satu dari Tiga Masjid Utama untuk Dikunjungi

Rasulullah SAW secara khusus menganjurkan umatnya untuk melakukan perjalanan jauh demi mengunjungi tiga masjid utama. Dalam sebuah hadis, beliau bersabda:

لَا تُشَدُّ الرِّحَالُ إِلَّا إِلَى ثَلَاثَةِ مَسَاجِدَ: الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ، وَمَسْجِدِ الرَّسُولِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَمَسْجِدِ الْأَقْصَى

Artinya: "Janganlah kalian menempuh perjalanan jauh (untuk ibadah) kecuali menuju tiga masjid: Masjidil Haram, Masjid Rasulullah (Masjid Nabawi), dan Masjidil Aqsa." (HR. Bukhari & Muslim).

Penutup: Menjaga Rasa Memiliki terhadap Al-Aqsa

Mengenal Masjidil Aqsa bukan hanya soal mengingat sejarah masa lalu, tapi tentang menjaga identitas dan kepedulian di masa kini. Ia adalah amanah bagi seluruh umat Islam di dunia, bukan hanya warga Palestina. Dengan memahami keutamaannya, kita diajak untuk selalu menyertakan Masjidil Aqsa dalam doa-doa kita, terutama di bulan-bulan mulia seperti Syakban dan Ramadan.

Semoga Allah SWT senantiasa menjaga Masjidil Aqsa dan memberikan kesempatan bagi kita semua untuk dapat bersujud di dalamnya dalam keadaan aman dan damai.

Logo Radio
🔴 Radio Live