Ceritra
Ceritra Warga

Makan Apa Setelah Olahraga Malam? Panduan Nutrisi Agar Tidur Nyenyak & Otot Kuat

Refa - Wednesday, 04 February 2026 | 08:00 PM

Background
Makan Apa Setelah Olahraga Malam? Panduan Nutrisi Agar Tidur Nyenyak & Otot Kuat
Ilustrasi smoothie (pexels.com/Pervane Mustafa27)

Mengatur asupan nutrisi untuk olahraga malam memerlukan strategi khusus agar tubuh memiliki energi yang cukup tanpa mengganggu sistem pencernaan saat tidur. Di tahun 2026, tren nutrisi fokus pada keseimbangan antara pengisian bahan bakar (fueling) dan pemulihan cepat (fast recovery) agar esok pagi tubuh tetap segar untuk kembali bekerja.

Kesalahan dalam memilih jenis makanan dapat menyebabkan perut terasa begah atau justru memicu insomnia. Berikut adalah panduan nutrisi taktis mengenai apa yang sebaiknya dikonsumsi sebelum dan sesudah olahraga malam.

1. Nutrisi Sebelum Olahraga (Pre-Workout)

Tujuannya adalah menyediakan energi instan tanpa memberatkan kerja lambung. Karena jarak waktu dengan jam tidur yang pendek, pilihlah makanan yang mudah dicerna.

  • Waktu: 30–60 menit sebelum mulai.
  • Pilihan Makanan: Karbohidrat sederhana dengan sedikit protein.
  • Pisang: Sumber energi cepat dan mengandung kalium untuk mencegah kram otot.
  • Roti Gandum dengan Selai Kacang: Memberikan energi stabil tanpa lonjakan gula darah yang drastis.
  • Yogurt Rendah Lemak: Ringan di perut dan memberikan asupan protein minimal.
  • Hindari: Makanan tinggi lemak, makanan pedas, atau porsi makan besar karena dapat menyebabkan heartburn (asam lambung naik) saat bergerak aktif.

2. Hidrasi yang Tepat

Mengingat olahraga malam dilakukan setelah seharian beraktivitas, status hidrasi harus sangat diperhatikan.

  • Strategi: Minumlah 250–500 ml air putih secara bertahap dalam satu jam sebelum berolahraga.
  • Catatan Kafein: Jika membutuhkan pre-workout atau kopi, pastikan dikonsumsi minimal 4-6 jam sebelum rencana jam tidur agar efek kafein tidak merusak kualitas tidur setelah olahraga selesai.

3. Nutrisi Sesudah Olahraga (Post-Workout)

Fokus utama setelah olahraga malam adalah perbaikan otot dan pengisian kembali cadangan glikogen, namun dengan porsi yang tidak berlebihan agar metabolisme tidak bekerja terlalu keras saat tidur.

  • Waktu: Maksimal 30–45 menit setelah selesai.
  • Pilihan Makanan: Kombinasi protein cepat serap dan sedikit karbohidrat kompleks.
  • Protein Shake atau Telur Rebus: Mempercepat pemulihan jaringan otot yang rusak.
  • Susu Cokelat: Rasio protein dan karbohidratnya dianggap ideal untuk pemulihan cepat pasca-olahraga.
  • Ikan atau Dada Ayam dengan Sedikit Sayuran: Jika merasa sangat lapar, pilihlah protein tanpa lemak yang dimasak dengan cara direbus atau panggang, bukan digoreng.

4. Makanan yang Mendukung Kualitas Tidur

Sering kali setelah olahraga malam, tubuh masih dalam kondisi "terjaga". Beberapa makanan dapat membantu memicu rasa kantuk secara alami.

  • Zat Pendukung: Cari makanan yang mengandung tryptophan atau magnesium.
  • Contoh: Kacang almond, biji labu, atau segelas susu hangat. Makanan ini membantu relaksasi otot dan sistem saraf sehingga tubuh lebih mudah memasuki fase tidur nyenyak.

5. Yang Harus Dihindari Setelah Olahraga Malam

Demi kualitas istirahat yang maksimal, hindari kelompok makanan ini sebelum naik ke tempat tidur:

  • Makanan Berat dan Berlemak (Gorengan/Santan): Membutuhkan waktu lama untuk dicerna dan dapat memicu panas di dada.
  • Minuman Berenergi atau Soda: Mengandung gula tinggi dan kafein tersembunyi yang membuat otak tetap aktif.
  • Alkohol: Meskipun mungkin membuat cepat tertidur, alkohol merusak struktur tidur REM sehingga esok pagi tubuh akan terasa tetap lelah.

Penutup: Nutrisi Seimbang untuk Pemulihan Optimal

Nutrisi yang tepat adalah kunci agar olahraga malam memberikan manfaat kesehatan, bukan justru membuat lemas di kantor keesokan harinya. Dengan memilih makanan yang tepat, metabolisme tubuh akan terbantu untuk melakukan regenerasi sel saat beristirahat. Ingatlah bahwa kualitas pemulihan sama pentingnya dengan intensitas latihan itu sendiri.

Logo Radio
🔴 Radio Live