Ceritra
Ceritra Warga

Misteri Bunga Wijaya Kusuma Mekar Tengah Malam yang Dianggap Sakral

Nisrina - Wednesday, 04 February 2026 | 06:15 PM

Background
Misteri Bunga Wijaya Kusuma Mekar Tengah Malam yang Dianggap Sakral
Ilustrasi bunga wijaya kusuma yang sedang mekar. (Unsplash/Hartono Subagio)

Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan keanekaragaman hayati flora dan fauna. Di antara ribuan jenis tanaman hias yang tumbuh subur di tanah nusantara terdapat satu bunga yang memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Bunga tersebut adalah Bunga Wijaya Kusuma. Tanaman ini bukan sembarang tanaman hias karena ia menyandang gelar sebagai "Sang Ratu Malam" yang penuh dengan misteri dan mitos.

Fenomena mekarnya bunga ini selalu dinanti nanti oleh pemiliknya. Berbeda dengan bunga lain yang memamerkan keindahannya di bawah terik matahari Wijaya Kusuma memilih keheningan malam untuk menunjukkan pesonanya. Momen mekarnya yang singkat dan aromanya yang semerbak membuat banyak orang rela begadang hanya untuk menyaksikannya.

Artikel ini akan mengupas tuntas segala hal tentang Bunga Wijaya Kusuma. Mulai dari karakteristik biologisnya yang unik sejarahnya yang lekat dengan keraton Jawa hingga mitos mitos keberuntungan yang dipercaya turun temurun. Simak ulasan lengkapnya untuk mengenal lebih dekat puspa sakral yang melegenda ini.

Pesona Sang Ratu Malam yang Misterius

Secara ilmiah Bunga Wijaya Kusuma memiliki nama latin Epiphyllum oxypetalum. Meskipun sering dikaitkan dengan budaya Jawa tanaman ini sebenarnya termasuk dalam keluarga kaktus kaktusan yang berasal dari wilayah tropis Amerika Selatan seperti Venezuela dan Karibia. Namun ia telah beradaptasi dengan sangat baik di iklim Indonesia.

Keunikan utama dari bunga ini adalah waktu mekarnya. Kuncup bunga biasanya mulai membuka perlahan saat matahari terbenam. Proses ini berlangsung selama beberapa jam hingga mencapai puncak pemekaran sempurna tepat pada tengah malam atau sekitar pukul 12 malam. Saat mekar sempurna kelopak bunganya yang berwarna putih bersih akan terbuka lebar dan memancarkan aroma wangi yang sangat kuat dan khas.

Sayangnya keindahan ini bersifat sangat sementara. Menjelang pagi hari atau saat matahari mulai terbit bunga ini akan layu dan menunduk seolah olah bersembunyi dari cahaya. Fenomena mekar yang hanya beberapa jam inilah yang membuat momen tersebut terasa sangat eksklusif dan magis bagi siapa saja yang melihatnya.

Simbol Kemenangan Para Raja Jawa

Nama "Wijaya Kusuma" sendiri memiliki makna yang sangat mendalam. Dalam bahasa Kawi atau Jawa Kuno kata "Wijaya" berarti kemenangan sedangkan "Kusuma" berarti bunga. Jadi secara harfiah Wijaya Kusuma dapat diartikan sebagai Bunga Kemenangan.

Dalam sejarah kebudayaan Jawa bunga ini dianggap sangat sakral dan memiliki kedudukan tinggi. Pada masa lampau bunga ini identik dengan para raja dan bangsawan dari Keraton Surakarta maupun Yogyakarta. Ada kepercayaan bahwa seorang raja yang akan naik takhta harus memiliki bunga ini sebagai simbol legitimasi kekuasaan dan kejayaan.

Legenda menyebutkan bahwa bunga ini dulunya sangat sulit didapatkan dan hanya tumbuh di pulau pulau karang terpencil seperti di Nusakambangan. Upaya untuk mengambil bunga ini pun konon memerlukan ritual khusus dan keberanian yang besar. Hal inilah yang memperkuat statusnya sebagai bunga elit yang tidak sembarang orang bisa memilikinya pada zaman dahulu.

Mitos Pembawa Keberuntungan dan Rezeki

Hingga hari ini di era modern kepercayaan mistis mengenai Bunga Wijaya Kusuma masih melekat kuat di sebagian masyarakat Indonesia. Mitos yang paling populer adalah barang siapa yang berhasil melihat proses mekarnya bunga ini secara langsung pada tengah malam maka ia akan mendapatkan keberuntungan besar.

Banyak orang percaya bahwa menyaksikan momen langka tersebut adalah pertanda akan datangnya rezeki yang melimpah kenaikan pangkat atau jabatan hingga dimudahkannya urusan jodoh. Kepercayaan inilah yang membuat banyak penghobi tanaman rela duduk berjam jam di teras rumah ditemani kopi hanya untuk menunggu detik detik kelopak putih itu terbuka.

Selain itu ada juga anggapan bahwa bunga ini memiliki energi positif yang mampu menolak bala atau gangguan gaib di sekitar rumah. Menanam Wijaya Kusuma di pekarangan rumah dianggap bisa membawa ketentraman dan keharmonisan bagi penghuni rumah tersebut.

Penjelasan Ilmiah di Balik Mekar Malam

Terlepas dari segala mitos dan legendanya sains memiliki penjelasan logis mengapa Wijaya Kusuma mekar di malam hari. Fenomena ini terkait erat dengan proses penyerbukan dan adaptasi lingkungan. Di habitat aslinya tanaman ini mengandalkan hewan hewan nokturnal atau hewan yang aktif di malam hari seperti kelelawar dan ngengat untuk membantu penyerbukannya.

Warna putih yang mencolok akan lebih mudah terlihat oleh hewan penyerbuk di tengah kegelapan malam dibandingkan warna lain. Selain itu aroma wangi yang kuat berfungsi sebagai navigasi atau penunjuk arah bagi kelelawar dan serangga untuk menemukan lokasi bunga tersebut.

Mekarnya bunga di malam hari juga merupakan strategi adaptasi untuk menghindari penguapan air yang berlebihan. Karena termasuk keluarga kaktus tanaman ini melakukan fotosintesis dengan mekanisme CAM atau Crassulacean Acid Metabolism. Stomata atau mulut daun mereka tertutup pada siang hari yang panas untuk menyimpan air dan baru terbuka pada malam hari yang sejuk untuk mengambil karbon dioksida.

Tips Merawat Agar Rajin Berbunga

Meskipun terdengar langka dan sakral merawat Bunga Wijaya Kusuma sebenarnya tidak terlalu sulit. Tanaman ini cukup tangguh dan mudah dikembangbiakkan. Cara paling umum untuk memperbanyaknya adalah dengan stek daun. Cukup potong daun yang tua dan sehat lalu tancapkan ke media tanam yang gembur.

Agar rajin berbunga tanaman ini membutuhkan sinar matahari yang cukup namun tidak langsung atau terlalu terik. Penempatan di teras yang teduh adalah lokasi yang ideal. Penyiraman juga tidak perlu dilakukan setiap hari cukup saat media tanam terlihat mulai kering karena akarnya rentan busuk jika terlalu lembap.

Pemberian pupuk yang kaya akan fosfor dan kalium dapat merangsang pembentukan kuncup bunga. Dengan perawatan yang telaten Anda bisa menikmati keindahan "Sang Ratu Malam" ini mekar beberapa kali dalam setahun menghiasi malam Anda dengan keanggunan dan aromanya yang memikat.

Bunga Wijaya Kusuma adalah bukti nyata bagaimana keindahan alam dan kekayaan budaya bisa berpadu dalam satu wujud. Apakah Anda mempercayai mitosnya atau hanya sekadar mengagumi keindahannya tidak bisa dipungkiri bahwa tanaman ini memiliki pesona abadi yang tak lekang oleh waktu.

Tags

bunga
Logo Radio
🔴 Radio Live