Tak Disangka, Buah Manis Ini Bisa Gantikan Minuman Energi Kemasan
Refa - Tuesday, 20 January 2026 | 06:00 PM


Sering merasa "baterai" tubuh habis saat jam kritis sore hari? Atau butuh tenaga ekstra sebelum pergi ke gym? Jangan buru-buru menenggak minuman berenergi kemasan yang penuh gula buatan! Ternyata, rahasia stamina "kuda" yang sehat dan alami ada pada buah manis yang sering kita anggap remeh ini, Kurma.
Para ahli gizi dunia akhirnya sepakat membongkar keajaiban buah gurun ini. Lauren Harris-Pincus, penulis buku The Everything Easy Pre-Diabetes Cookbook, menegaskan bahwa kurma bukan sekadar camilan buka puasa, melainkan "bahan bakar roket" alami bagi tubuh manusia.
Berikut alasan mengapa Anda wajib stok kurma di tas kerja atau tas olahraga Anda sekarang juga:
Solusi Anti-Lemas Pukul 3 Sore
Lupakan kopi sore yang bikin jantung berdebar. Lauren menyarankan makan kurma sekitar pukul 15.00 sore. Kenapa? Karena kandungan karbohidrat sederhana dalam kurma (sekitar 5-18 gram per porsi) sangat mudah diurai tubuh menjadi energi instan. Ini adalah trik jitu untuk mengatasi slump atau penurunan energi di sore hari.
Doping Alami Para Atlet
Stacey Woodson, ahli gizi olahraga, menyebut kurma sebagai camilan pre-workout (sebelum olahraga) yang cerdas. Tidak hanya memberi tenaga instan untuk otot, kandungan Kalium di dalamnya juga menjaga fungsi otot tetap optimal dan mencegah kram.
Bahkan, makan kurma setelah olahraga pun sangat dianjurkan. Roxana Ehsani, pakar nutrisi olahraga lainnya, menjelaskan bahwa kombinasi kurma dengan protein bisa mempercepat pemulihan otot dan mengisi ulang glikogen yang terkuras saat berkeringat.
Perut Bahagia, Usus Lega
Takut gula darah naik? Tenang, kurma punya senjata rahasia bernama serat. Studi terbaru tahun 2025 membuktikan bahwa serat dalam kurma justru membantu pergerakan usus dan menyuburkan bakteri baik. Jadi, selain bertenaga, pencernaan Anda pun dijamin lancar jaya.
Tips pro dari para ahli: Jangan lupa minum air putih saat makan kurma agar seratnya bisa bekerja maksimal "menyapu" saluran pencernaan!
Next News

Kenapa Petinggi Korporat Sekarang Lebih Pilih Ransel daripada Pakai Koper?
15 hours ago

Keren Sejak Dulu! Intip Skena Musik Indonesia Zaman Kolonial
20 hours ago

Penyelamat Nasi Putih: Bagaimana Sambal Menjadi Simbol Kemewahan Paling Murah di Indonesia
8 hours ago

Kenapa Radang Tenggorokan Lebih Sering Menyerang Anak-Anak Daripada Orang Dewasa?
21 hours ago

Lebih dari Sekadar "Jamet": Membedah Filosofi di Balik Gaya Rambut Sasuke dan Subkultur Emo
3 days ago

Jangan Kaget Dulu! Membedah Kenapa "Jancok" Jadi Bahasa Cinta Arek Suroboyo
3 days ago

Tren Jorts dan Baggy Jeans 2026: Alasan Mengapa Celana Lebar Lebih Disukai daripada Skinny Jeans
4 days ago

Emang Masih Jaman Baca Koran? Alasan Koran Masih Tetap Layak Untuk Dibeli di Era Digital
4 days ago

Bukan Sekadar Mendayu, Ini Alasan Politis di Balik Vibe Melayu pada Lagu Nasional Indonesia
7 days ago

Bukan Sekadar Lomba 17-an, Egrang adalah "Life Lesson" Tentang Keseimbangan dan Ego
7 days ago






