Ceritra
Ceritra Kota

Spot Santai di Lumajang: Cocok Buat Healing Tanpa Bikin Kantong Jebol

Nisrina - Monday, 15 December 2025 | 02:17 PM

Background
Spot Santai di Lumajang: Cocok Buat Healing Tanpa Bikin Kantong Jebol
Hutan bambu Lumajang (Lumajang Tourism/)

Di tengah hiruk-pikuk rutinitas harian yang sering kali membuat penat, kebutuhan untuk menepi sejenak atau healing menjadi semakin krusial. Lumajang, dengan lanskap alamnya yang diberkahi kemegahan Gunung Semeru dan garis pantai selatan yang eksotis, menawarkan lebih dari sekadar petualangan ekstrem. Kota ini juga menyimpan sudut-sudut tenang yang sempurna untuk sekadar duduk diam, menghirup udara segar, dan melepaskan beban pikiran tanpa harus menguras isi tabungan.

Jika Anda mencari tempat untuk melarikan diri sejenak tanpa khawatir soal biaya, berikut adalah rekomendasi spot santai di Lumajang yang menawarkan kedamaian dengan harga yang sangat bersahabat, bahkan gratis.

1. Sarkawi Sumberurip

Foto: Instagram/@mbolangjatim

Bagi Anda yang merindukan suasana pegunungan namun enggan mendaki jauh, Sarkawi di Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo, adalah jawabannya. Destinasi ini sering disebut sebagai hidden gem karena suasananya yang masih sangat alami dan belum terlalu padat pengunjung.

Di sini, Anda akan disuguhi hamparan padang rumput hijau yang luas dengan latar belakang Gunung Semeru yang gagah. Hutan pinus di sekitarnya menambah kesejukan udara, menciptakan atmosfer yang sangat menenangkan untuk sekadar menggelar tikar, membaca buku, atau melamun. Dengan harga tiket masuk yang sangat terjangkau, yakni sekitar Rp10.000, Anda sudah bisa menikmati kemewahan visual dan ketenangan batin yang sulit dinilai dengan uang.

2. Padang Savana Pandanwangi

Foto: Kominfo Lumajang

Siapa sangka Lumajang memiliki lanskap yang menyerupai savana di Afrika? Padang Savana Pandanwangi di Kecamatan Tempeh menawarkan hamparan rumput luas yang berbatasan langsung dengan pesisir pantai selatan. Keunikan tempat ini terletak pada genangan-genangan air alami yang memantulkan bayangan langit, menciptakan cermin raksasa yang memukau.

Spot ini adalah lokasi terbaik untuk healing di sore hari. Anda bisa duduk santai di atas rerumputan sembari menunggu matahari terbenam (sunset) yang dramatis, ditemani siluet Gunung Semeru di kejauhan. Kabar baiknya, masuk ke area eksotis ini umumnya tidak dipungut biaya alias gratis, Anda hanya perlu menyiapkan uang kecil untuk parkir kendaraan.

3. Sumber Mrutu

Foto: Lumajang Tourism

Jika definisi healing bagi Anda adalah bermain air yang jernih dan menyegarkan, maka Sumber Mrutu di Desa Pandansari, Kecamatan Kedungjajang, wajib masuk dalam daftar. Ini bukanlah kolam renang buatan, melainkan mata air alami yang airnya begitu bening hingga dasar kolamnya terlihat jelas.

Dikelilingi oleh pepohonan rindang dan persawahan, suasana di Sumber Mrutu sangat asri dan teduh. Anda bisa berendam santai merasakan dinginnya air pegunungan yang seketika meluruhkan rasa lelah fisik. Tempat ini sangat populer di kalangan warga lokal karena tidak mengenakan tiket masuk, cukup membayar parkir saja. Sebuah kemewahan alami yang bisa dinikmati siapa saja tanpa sekat biaya.

4. Hutan Bambu Lumajang

Foto: Lumajang Tourism

Terletak di Desa Sumbermujur, Hutan Bambu menawarkan lorong-lorong alami yang terbentuk dari ribuan batang bambu yang menjulang tinggi dan rimbun. Saat angin berhembus, suara gesekan daun dan batang bambu menciptakan musik alam yang menenangkan jiwa.

Selain berjalan kaki menyusuri hutan yang instagramable, Anda juga bisa melihat ribuan kelelawar yang bergelantungan di pucuk bambu, menambah kesan eksotis tempat ini. Udaranya yang sejuk dan suasananya yang teduh menjadikan Hutan Bambu tempat yang ideal untuk slow living sejenak dari panasnya kota. Tiket masuknya pun sangat ramah di kantong, sering kali hanya berupa donasi atau biaya parkir dan kebersihan yang minim.

5. Alas Jawi Cafe

Foto: Lumajang Satu

Healing tidak selalu harus ke tempat wisata alam murni. Kadang, duduk santai ditemani secangkir kopi juga bisa menjadi obat ampuh. Alas Jawi Cafe di daerah Tukum menawarkan konsep nongkrong semi-outdoor di tepi sawah yang luas. Desainnya yang tradisional dengan elemen kayu dan alam terbuka membuat pengunjung merasa seperti sedang bertamu di pedesaan yang damai.

Angin sepoi-sepoi yang meniup padi dan pemandangan hijau sejauh mata memandang menjadi teman setia saat menyeruput kopi atau camilan. Harga menu di sini relatif terjangkau, mulai dari ribuan rupiah saja, sehingga aman bagi Anda yang ingin berhemat namun tetap ingin menikmati suasana berkualitas.

Menikmati Lumajang tidak harus mahal. Kelima spot ini membuktikan bahwa ketenangan dan kebahagiaan sering kali ditemukan dalam kesederhanaan alam yang bisa diakses oleh siapa saja. Selamat healing!

Logo Radio
🔴 Radio Live