SAR Gabungan Kejar Korban Longsor di Tarukahan Cilacap: Cari hingga Titik Kritis
Elsa - Monday, 17 November 2025 | 02:28 PM


Tim SAR gabungan kini memfokuskan pencarian korban longsor di Dusun Tarukahan, Desa Cibeunying, Cilacap setelah area lain dinyatakan selesai. Operasi terus digencarkan dengan berbagai metode demi menemukan mereka yang masih hilang.
Bencana tanah longsor terjadi pada Kamis malam (13 November 2025) di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Cilacap.
Longsoran menimbun rumah warga, merusak setidaknya 12 bangunan, dan menyebabkan retakan tanah sepanjang 25 meter serta penurunan tanah hingga 2 meter.
Pencarian kini diprioritaskan di worksite B-1 dan B-2 (Tarukahan) serta A-1 dan A-2 (Cibuyut) yang dinilai masih memiliki potensi korban.
“Bahwasanya … tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi saudara kita atas nama Nina Nurfauzia… dalam keadaan meninggal dunia,” ungkap Muhammad Abdullah, Kepala Kantor SAR/Basarnas Cilacap.
“Mudah-mudahan cuaca cerah hari ini bisa memaksimalkan pencarian hingga seluruh korban dapat segera ditemukan,” tambah Abdullah, SMC Tim SAR.
Hingga laporan terkini, total korban terdampak sebanyak 46 orang: 23 selamat, ~16 meninggal, dan sisanya masih dalam pencarian.
Metode pencarian yang digunakan sangat bervariasi: tim pakai drone thermal, anjing pelacak, alat berat, serta ekstrikasi manual/modern.
Sumber Foto: Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban bencana tanah longsor yang ditemukan di Worksite A-2. Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada hari kelima operasi pencarian, Senin (17/11/2025) (Antara).
Next News

Bapukung: Kearifan Lokal Dayak dan Banjar dalam Menimang Buah Hati dengan Posisi Duduk
a day ago

Mengenal Air Terjun Tumpak Sewu, Niagara-nya Indonesia
a day ago

Kenapa Kota-Kota di Indonesia Punya Julukan Unik? Ternyata Ada Cerita Besar di Baliknya
a day ago

Tradisi Unik Balap Sapi di Sigi Sebagai Wujud Syukur Petani Usai Panen Raya
2 days ago

Marine Safari Bali sebagai Pusat Edukasi dan Konservasi Ekosistem Laut
4 days ago

Dekat Tugu Pahlawan, Ada Kampung yang Bikin Surabaya Terasa Tahun 1900-an
5 days ago

Pantai Selatan Jawa Timur Terkenal Angker, Benarkah Nyi Roro Kidul Masih “Berkuasa”?
5 days ago

Sering Dikira Ritual Mistis, Ini Makna Sebenarnya Larung Sesaji di Jawa Timur
5 days ago

Sudah Ada Sejak 1930, Ini Alasan Zangrandi Tak Pernah Sepi di Tengah Tren Gelato
6 days ago

Pendatang Wajib Tahu! Ini Sebabnya Gaya Bicara Orang Surabaya Sering Disalahpahami
6 days ago





