Rammang-Rammang, Tempat Bengong Paling Estetik di Sulawesi yang Bikin Lupa Cicilan
Nisrina - Friday, 16 January 2026 | 04:15 PM


Kalau kamu merasa hidup di kota besar itu menyiksa jiwa dengan polusi, kemacetan, dan suara klakson yang bikin emosi, berarti kamu butuh asupan vitamin alam dosis tinggi. Salah satu resep dokter (alam) yang paling manjur ada di Sulawesi Selatan, tepatnya di Kabupaten Maros. Namanya Rammang-Rammang. Namanya unik ya? Kalau diucapkan berulang-ulang rasanya seperti mantra penenang. Tempat ini bukan sembarang tempat wisata, melainkan gugusan pegunungan karst (batu gamping) terbesar ketiga di dunia. Iya, dunia! Kita punya harta karun sekeren ini tapi sering kali kalah pamor sama destinasi luar negeri.
Masuk ke kawasan Rammang-Rammang itu rasanya seperti melangkah masuk ke gerbang dimensi lain. Kamu akan naik perahu kecil menyusuri sungai yang tenang, diapit oleh tebing-tebing batu raksasa yang menjulang tinggi dan vegetasi hijau yang rimbun. Suasananya persis kayak di film Jurassic Park atau film petualangan King Kong, bedanya di sini nggak ada dinosaurus yang siap menerkam, adanya ibu-ibu ramah yang jualan pisang goreng enak. Pemandangannya didominasi warna hijau daun, abu-abu batu, dan biru langit. Kombinasi warna yang sangat memanjakan mata yang lelah menatap layar laptop seharian.
Keindahan Rammang-Rammang ini bukan cuma soal visual, tapi juga soal harmoni. Tempat ini menjadi contoh sukses desa wisata berkelanjutan. Berkat pendampingan dari perusahaan besar seperti Astra dan semangat warga lokal, Rammang-Rammang dikelola dengan prinsip menjaga alam sekaligus memberdayakan ekonomi warga. Jadi, uang tiket dan sewa perahu yang kamu bayarkan itu langsung masuk ke kantong masyarakat setempat, bukan ke investor asing antah berantah. Kamu liburan senang, warga lokal pun kenyang. Ini baru namanya win-win solution.
Kegiatan di sini sebenarnya sederhana: menikmati keheningan. Kamu bisa foto-foto OOTD sampai memori HP penuh karena setiap sudutnya instagramable parah. Atau kamu bisa sekadar duduk diam di pinggir dermaga kayu, mendengarkan suara angin dan burung, sambil melupakan sejenak kalau besok adalah hari Senin dan cicilan panci belum lunas. Tempat ini punya aura magis yang bisa mereset otak yang overheat. Udaranya bersih, jauh dari polusi knalpot, dan yang paling penting, jauh dari bos yang suka ngasih tugas dadakan.
Jadi, kalau punya rezeki dan waktu cuti, lupakan sejenak mal-mal mewah di Jakarta. Terbanglah ke Makassar, lalu melipir ke Maros. Rammang-Rammang menunggu dengan segala keajaiban batunya. Pulang dari sana, dijamin stok foto profil aman buat setahun ke depan dan hatimu akan terasa lebih lapang, selapang pemandangan karst yang membentang sejauh mata memandang. Indonesia itu indah banget, bro, sayang kalau cuma dinikmati lewat layar HP doang.
Next News

Warga Pertanyakan Kinerja Rumah Pompa, Genangan Justru Muncul di Titik Baru?
in 5 hours

Awas QRIS Parkir Palsu! Dishub Surabaya Minta Warga Cek 2 Hal Ini Agar Uang Tidak Masuk Kantong Pribadi Jukir
an hour ago

Eri Cahyadi Pangkas Beasiswa Pemuda Tangguh, Cuma Golongan Ini yang Bakal Selamat!
2 hours ago

Yuk Intip Kesuksesan Kampung Tempe Parerejo Pasuruan
5 hours ago

Manisnya Sari Buah Matoa Asal Pasuruan yang Jadi Primadona Saat Lebaran
5 hours ago

Antisipasi Hujan Mulai Siang Hari dalam Prakiraan Cuaca Surabaya 21 Januari 2026
7 hours ago

Kabar Gembira! Ratusan Motor Curian Ditemukan, Polrestabes Surabaya Undang Pemilik Ambil Gratis Mulai Besok!
19 hours ago

Siap-siap Basah! BMKG Ramalkan Hujan di Surabaya hingga Pesisir Jawa Timur
2 days ago

Banjir Pelajar! Kunjungan Perpustakaan Surabaya Tembus 474 Ribu
2 days ago

Mengenal Damai Studio, Ruang Literasi Surabaya yang Lahir dari Ketidaksengajaan
2 days ago





