Ceritra
Ceritra Warga

Penyebab Suara Motor Matic Kasar Bunyi Mesin Jahit beserta Solusi Ampuhnya

Nisrina - Thursday, 26 February 2026 | 10:04 AM

Background
Penyebab Suara Motor Matic Kasar Bunyi Mesin Jahit beserta Solusi Ampuhnya
Ilustrasi motor matic (astraotoshop.com/)

Motor matic saat ini telah menjadi pilihan utama kendaraan roda dua bagi masyarakat luas di berbagai penjuru daerah. Kemudahan dalam pengoperasian serta kepraktisan membelah kemacetan membuat skuter otomatis jenis ini sangat digemari oleh semua kalangan. Namun seiring berjalannya waktu dan tingginya intensitas pemakaian sehari hari, berbagai masalah teknis sering kali muncul untuk menguji kesabaran pemiliknya. Salah satu keluhan yang paling sering dialami oleh para pengendara adalah munculnya suara kasar yang bersumber dari area mesin utama.

Suara bising ini sering kali diibaratkan sangat mirip dengan suara ketukan mesin jahit yang sedang bekerja dengan tempo cepat. Bunyi tek tek tek yang nyaring ini tentu sangat mengganggu kenyamanan saat berkendara dan sering kali membuat pengendara merasa waswas akan terjadinya kerusakan parah atau mogok mendadak di tengah jalan.

Fenomena mesin matic berbunyi seperti mesin jahit ini bukanlah hal sepele yang bisa Anda abaikan begitu saja. Suara tersebut adalah bentuk sinyal alarm alami dari komponen logam di dalam mesin yang meminta perhatian segera. Jika dibiarkan berlarut larut, kerusakan skala kecil ini bisa merembet ke komponen vital lainnya dan pada akhirnya akan menguras isi dompet Anda untuk membiayai proses turun mesin. Oleh karena itu, mari kita kupas tuntas delapan penyebab utama mengapa motor matic kesayangan Anda bisa mengeluarkan suara kasar tersebut serta bagaimana langkah penanganan yang tepat.

Rantai Keteng yang Mulai Kendur atau Aus

Penyebab pertama yang paling sering menjadi biang kerok dari munculnya suara mirip mesin jahit adalah rantai keteng atau timing chain yang sudah mengalami keausan. Rantai keteng memiliki fungsi yang sangat vital, yaitu menghubungkan putaran kruk as di bagian bawah mesin dengan noken as yang berada di bagian atas atau kepala silinder. Fungsi utamanya adalah mengatur buka tutup klep agar pembakaran berjalan sempurna.

Seiring berjalannya waktu pemakaian, material besi pada rantai keteng bisa mengalami peregangan sehingga ukurannya menjadi lebih panjang atau kendur. Ketika rantai ini kendur, putarannya menjadi tidak stabil dan akan bergesekan atau memukul mukul dinding blok mesin bagian dalam. Benturan logam inilah yang menghasilkan suara tek tek tek yang sangat berisik. Solusi satu satunya untuk masalah ini adalah dengan membawa motor ke bengkel kepercayaan Anda untuk melakukan penggantian rantai keteng baru yang sesuai dengan standar pabrikan.

Kerusakan pada Komponen Tensioner Rantai Keteng

Masih berkaitan erat dengan poin sebelumnya, komponen tensioner juga memegang peranan kunci. Tensioner berfungsi sebagai penegang otomatis yang menjaga agar rantai keteng selalu berada dalam kondisi kencang dan tidak kendur. Di dalam komponen tensioner ini terdapat sebuah pegas atau per kecil yang bekerja menekan lidah keteng secara konstan.

Namun akibat usia pakai dan suhu mesin yang selalu panas, per di dalam tensioner ini bisa menjadi lemah, patah, atau kehilangan daya pegasnya. Akibatnya, rantai keteng kehilangan daya tekannya dan kembali menjadi kendur, yang berujung pada munculnya suara berisik layaknya mesin jahit. Kabar baiknya, harga komponen tensioner ini relatif terjangkau dan proses penggantiannya pun cukup cepat tanpa perlu membongkar seluruh bagian mesin.

Celah Klep Mesin yang Terlalu Renggang

Klep atau katup mesin bertugas layaknya pintu gerbang yang mengatur masuknya campuran bahan bakar serta keluarnya gas sisa pembakaran. Agar performa mesin selalu optimal, celah antara batang klep dan pelatuknya harus diatur dengan ukuran kerenggangan yang sangat presisi menggunakan alat ukur khusus bernama fuller gauge.

Getaran mesin yang terus menerus selama motor digunakan bisa membuat baut setelan celah klep ini bergeser dan menjadi terlalu renggang. Ketika celah ini terlalu longgar, pelatuk klep akan memukul ujung batang klep dengan jarak ayunan yang terlalu jauh. Pukulan logam yang bertalu talu secara cepat inilah yang menghasilkan suara berisik berirama cepat di area kepala silinder. Penanganannya cukup sederhana, mekanik hanya perlu membuka tutup kepala silinder dan melakukan kalibrasi ulang atau menyetel kembali celah klep sesuai dengan spesifikasi ukuran pabrik.

Kondisi Oli Mesin yang Kurang atau Sudah Kotor

Pelumas atau oli mesin diibaratkan sebagai darah yang mengalir di dalam tubuh motor matic Anda. Oli berfungsi untuk melumasi seluruh komponen logam yang saling bergesekan, mendinginkan suhu mesin, serta membersihkan ruang bakar dari sisa gram besi. Banyak pemilik motor yang sering kali lalai dan menunda nunda jadwal penggantian oli secara rutin.

Ketika volume oli di dalam mesin berkurang drastis akibat penguapan atau kebocoran, sirkulasi pelumasan menjadi sangat tidak maksimal. Komponen di area kepala silinder seperti noken as dan pelatuk klep yang berada di posisi paling atas tidak akan mendapatkan suplai oli yang cukup. Akibatnya, terjadi gesekan logam secara langsung tanpa adanya lapisan pelumas. Gesekan kering inilah yang memicu suara kasar dan jika dibiarkan akan membuat komponen mesin cepat aus atau bahkan macet total karena overheat. Pastikan Anda selalu mengecek indikator batas oli dan rutin menggantinya setiap jarak tempuh dua ribu hingga tiga ribu kilometer.

Keausan pada Bagian Roller di Ruang CVT

Motor matic memiliki sistem transmisi otomatis yang sangat bergantung pada kinerja ruang Continuously Variable Transmission atau CVT. Di dalam ruang transmisi ini terdapat komponen berbentuk silinder kecil yang dinamakan roller. Roller ini bekerja menggunakan gaya sentrifugal untuk mendorong puli sehingga v-belt bisa bergerak memutar roda belakang.

Beban kerja yang berat, sering mengangkut beban berlebih, atau kebiasaan menarik tuas gas secara mengentak bisa membuat bentuk bulat pada roller menjadi peyang atau rata di satu sisi. Ketika bentuk roller sudah tidak lagi bundar sempurna, pergerakannya di dalam rumah roller akan menjadi oblak dan menghasilkan bunyi klotok klotok atau suara kasar yang seirama dengan putaran gas. Jika sumber suara berasal dari area CVT sebelah kiri bawah, maka bisa dipastikan Anda harus segera mengganti satu set roller tersebut agar tarikan motor kembali halus dan bertenaga.

Pelatuk Klep atau Rocker Arm Mengalami Keausan

Pelatuk klep atau rocker arm adalah komponen yang langsung bersentuhan dengan batang klep untuk membuka dan menutup gerbang aliran bahan bakar. Komponen ini bekerja dengan cara bergesekan langsung dengan noken as. Seperti yang sudah dijelaskan pada poin oli mesin, pelatuk klep sangat rentan mengalami keausan jika suplai pelumas ke area kepala silinder mengalami gangguan.

Ketika permukaan pelatuk klep mulai tergerus dan permukaannya menjadi tidak rata, maka pergerakannya tidak akan mulus lagi. Gesekan abnormal ini tidak hanya memunculkan suara kasar yang mengganggu layaknya mesin jahit, tetapi juga akan membuat tarikan motor terasa jauh lebih berat dan bahan bakar menjadi lebih boros karena durasi buka tutup klep yang sudah tidak lagi presisi.

Kerusakan pada Bearing Noken As

Noken as atau camshaft merupakan otak dari sistem mekanis di area kepala silinder yang mengatur waktu buka tutup klep. Agar bisa berputar dengan sangat mulus pada putaran mesin tinggi, noken as ditopang oleh laher atau bearing di kedua ujungnya. Bearing ini berisi bola bola besi kecil yang dilumasi oleh oli.

Sama halnya dengan komponen bergerak lainnya, bola bola besi di dalam bearing ini bisa mengalami keausan, pecah, atau oblak karena usia pakai dan kualitas pelumas yang buruk. Ketika bearing noken as sudah oblak, putaran noken as menjadi tidak stabil dan bergetar hebat. Getaran inilah yang menghasilkan suara bising dan merusak harmonisasi kerja klep mesin. Penggantian bearing ini memerlukan ketelitian mekanik karena letaknya yang berada di jantung kepala silinder.

Ring Piston yang Mulai Lemah atau Tergerus

Penyebab terakhir yang membutuhkan penanganan paling serius adalah keausan pada ring piston. Ring piston bertugas menyekat ruang bakar agar kompresi tidak bocor ke ruang oli, sekaligus menyapu sisa pelumas di dinding silinder. Ketika ring piston mulai melemah atau aus akibat masa pakai yang sangat lama, piston akan bergerak oblak dan bergesekan keras dengan dinding blok silinder atau boring.

Ciri khas dari kerusakan ring piston ini selain munculnya suara kasar dari tengah mesin, biasanya juga disertai dengan keluarnya asap putih pekat dari lubang knalpot. Asap putih ini muncul karena oli mesin ikut masuk ke ruang bakar dan ikut terbakar. Jika kondisi ini yang terjadi, maka tidak ada jalan lain selain melakukan prosedur turun mesin separuh atau overhoul untuk mengganti piston, ring piston, dan mungkin melakukan korter pada blok silinder.

Menjaga kesehatan motor matic sebenarnya bukanlah perkara yang sulit asalkan Anda memiliki kedisiplinan dalam melakukan servis rutin berkala. Selalu perhatikan jadwal penggantian oli dan jangan pernah mengabaikan suara sekecil apa pun yang muncul dari kendaraan Anda. Mencegah selalu jauh lebih murah dan lebih baik daripada harus mengganti komponen inti yang harganya bisa merogoh kocek sangat dalam.

Logo Radio
🔴 Radio Live