Mitos vs Fakta: Benarkah Mengecas HP Semalaman Merusak Baterai?
Nisrina - Thursday, 11 December 2025 | 11:45 AM


Sejak pertama kali menggunakan ponsel, kita sering diwanti-wanti: jangan pernah mengisi daya ponsel (charging) semalaman. Konon, kebiasaan ini dapat merusak sel baterai, mengurangi umurnya, bahkan menyebabkan overheating atau ledakan. Pertanyaannya, apakah peringatan ini masih berlaku di era baterai Litium-Ion (Li-ion) modern?
Inilah saatnya membedah mitos lama dan fakta teknologi yang berlaku saat ini, serta cara terbaik merawat baterai smartphone Anda.
Mitos: Mengecas Semalaman Pasti Merusak Baterai
Fakta: Hampir semua smartphone modern sudah dilengkapi dengan Smart Charging System (Sistem Pengisian Daya Cerdas) yang membuatnya aman.
Produsen ponsel pintar saat ini telah melengkapi perangkat mereka dengan chip pintar. Ketika baterai mencapai 100%, chip ini secara otomatis akan menghentikan aliran listrik ke baterai dan hanya mengambil daya yang dibutuhkan untuk menjaga level 100%. Jadi, risiko overcharging (pengisian daya berlebihan) praktis sudah teratasi oleh teknologi.
Namun, ada satu pengecualian yang harus diwaspadai:
Fakta Sejati: Panas (Heat) Adalah Musuh Utama Baterai
Meskipun ponsel tidak akan kelebihan daya, suhu panas (heat) adalah faktor tunggal terbesar yang memperpendek usia kimiawi baterai Li-ion.
- Panas dari Pengisian Daya: Pengisian daya, terutama fast charging, menghasilkan panas.
- Panas dari Penempatan: Jika Anda mengisi daya sambil menaruh ponsel di bawah bantal, di atas kasur, atau di tempat yang tidak memiliki ventilasi, panas yang dihasilkan saat charging akan terperangkap.
- Dampak Jangka Panjang: Panas yang terperangkap ini akan merusak sel baterai secara perlahan, yang memang akan mengurangi kapasitas total baterai dari waktu ke waktu.
Kesimpulannya: Anda boleh mengisi daya semalaman, asalkan ponsel berada di permukaan datar, keras, dan terbuka (seperti meja atau lantai) yang memungkinkan panas keluar.
Tips Tambahan Merawat Baterai Agar Berumur Panjang
- Hindari "Full Cycle" (0% ke 100%): Baterai Li-ion lebih suka diisi sebagian. Usahakan menjaga level baterai antara 20% hingga 80%. Ini adalah rentang optimal yang mengurangi stres pada sel baterai.
- Gunakan Charger Resmi: Selalu gunakan charger dan kabel yang asli atau bersertifikasi untuk memastikan arus listrik yang masuk stabil dan sesuai standar perangkat Anda.
Next News

Bingung Pilih Earphone Kabel atau TWS? Ini Jawaban Paling Jujur
18 hours ago

Kenapa OTP Tidak Boleh Dibagikan? Berikut Bahaya Nyatanya
a day ago

Panduan Wajib Sebelum Factory Reset, Biar Data Tetap Selamat
a day ago

HP Lemot dan Panas Terus? Kenali Ciri-Ciri Ponsel yang Terserang Virus
a day ago

Cara Bikin Kata Sandi Kuat Tanpa Bikin Pusing
a day ago

Pakar ITB Bongkar Cara Simpel Hindari Aquaplaning
2 days ago

Sebelum Beli Smartwatch, Baca Ini Dulu Biar Nggak Nyesel
3 days ago

Ponsel Tiba-tiba Overheat dan Ngelag? Jangan Panik, Ini Alasannya
3 days ago

Baterai Tinggal Merah? Mode Hemat Daya atau Mode Pesawat, Mana yang Lebih Awet?
3 days ago

Terdengar Cerdas Tapi Salah, Ini Cara Kerja AI Sebenarnya
3 days ago






