Kenapa Uang Cepat Habis Sejak Ada QRIS? Ini Jawabannya
Refa - Wednesday, 14 January 2026 | 01:30 PM


Zaman sekarang, rasanya aneh kalau keluar rumah tidak bawa HP, tapi kalau lupa bawa dompet seringkali kita santai saja. "Ah, kan ada QRIS," atau "Tinggal transfer aja." Kemudahan transaksi non-tunai (cashless) memang juara. Kita tidak perlu repot cari kembalian atau bawa uang tunai tebal-tebal.
Tapi, pernah tidak kamu merasa uang di rekening cepat sekali habis, padahal rasanya tidak beli barang mewah? Tiba-tiba di akhir bulan saldo sudah menipis tanpa jejak yang jelas.
Ternyata, perasaan "boros tanpa sadar" ini bukan cuma perasaanmu saja. Ada penjelasan logis dan psikologis kenapa memegang uang digital membuat kita lebih gampang mengeluarkan uang dibandingkan memegang uang tunai. Ini alasannya.
1. Hilangnya "Rasa Sakit" Saat Membayar (Pain of Paying)
Dalam psikologi keuangan, ada istilah yang disebut Pain of Paying. Secara alami, manusia merasakan sedikit rasa "sakit" atau kehilangan saat harus menyerahkan uang fisik. Saat kamu mengeluarkan lembaran 100 ribu berwarna merah dari dompet dan memberikannya ke kasir, otakmu memproses itu sebagai sebuah kehilangan nyata. Dompetmu jadi lebih tipis secara fisik.
Sensasi ini hilang saat kita pakai metode cashless. Saat scan QRIS atau gesek kartu, kita tidak melihat uang kita berkurang secara fisik. Kita cuma melihat layar HP, memasukkan PIN, dan selesai. Karena prosesnya tidak terasa "menyakitkan", otak kita jadi kurang waspada. Akibatnya, mengeluarkan 500 ribu lewat transfer terasa jauh lebih enteng daripada mengeluarkan 5 lembar uang 100 ribu.
2. Jebakan Nominal Kecil yang Menumpuk
Metode cashless sangat memanjakan kita untuk transaksi-transaksi kecil alias receh. Beli kopi 20 ribu, bayar parkir 3 ribu, beli camilan 15 ribu. Karena nominalnya kecil dan bayarnya tinggal tap, kita sering meremehkan pengeluaran ini.
Kalau pakai uang tunai, pecahan 50 ribu yang dipecah jadi recehan akan membuat dompet penuh logam dan terasa ribet, sehingga kita jadi malas jajan lagi. Tapi di e-wallet, uang 20 ribu itu cuma angka. Kita sering berpikir, "Ah, cuma 20 ribu ini." Padahal kalau dilakukan setiap hari, "cuma 20 ribu" itu bisa jadi ratusan ribu dalam seminggu. Tanpa sadar, pengeluaran-pengeluaran kecil inilah yang paling sering bikin bocor halus.
3. Hambatan Belanja yang Hilang
Uang tunai memberikan "hambatan" (friction) alami. Kalau mau beli barang mahal tapi uang tunai di dompet kurang, kita harus cari ATM dulu. Di perjalanan menuju ATM, otak kita punya waktu untuk berpikir ulang, "Benar-benar butuh nggak ya? Sayang juga uangnya." Seringkali, jeda waktu ini menyelamatkan kita dari belanja impulsif.
Sistem cashless menghilangkan hambatan itu. Jarak antara keinginan dan pembayaran cuma hitungan detik. Lihat barang lucu di toko online, klik checkout, bayar pakai dompet digital, selesai. Prosesnya terlalu mulus dan cepat. Otak rasional kita belum sempat mencegah, transaksinya sudah berhasil. Kemudahan inilah yang membuat impuls belanja makin sulit direm.
4. Ilusi Saldo yang Abstrak
Saat memegang uang tunai, kita tahu persis sisa uang kita. Kalau tinggal satu lembar biru, kita otomatis akan berhemat. Batasannya jelas dan terlihat mata.
Sedangkan uang digital itu sifatnya abstrak. Angka 1 juta dan 100 ribu di layar HP bentuknya sama saja, cuma beda jumlah digit. Lebih bahaya lagi kalau kita menghubungkan akun belanja dengan kartu kredit atau fitur Paylater. Kita jadi merasa punya uang lebih banyak dari yang sebenarnya kita miliki. Ilusi "uang tak terbatas" ini membuat kita lebih berani belanja barang yang sebenarnya di luar kemampuan finansial kita saat itu.
Next News

IHSG 15 Januari 2026 Hijau di Awal Perdagangan, Investor Mulai Berani Masuk
in 3 hours

Rupiah 15 Januari 2026 Menguat Tipis, Pasar Dunia Masih Risk-Off
in 3 hours

Harga Emas Antam 15 Januari 2026 Meroket! Rupiah dan Gejolak AS Jadi Biang Kerok
in 4 hours

Gejolak Harga Pangan: Membaca Pola Naik Turunnya Harga Cabai dan Telur di Pasaran
16 hours ago

IHSG Comeback ke 9.000! Transaksi Triliunan Rupiah Sejak Pembukaan
21 hours ago

Rupiah 14 Januari 2026 Hijau Sesaat, Tekanan Global Tak Bisa Diabaikan
20 hours ago

Harga Emas Antam Hari Ini Makin Mahal, Cek Angka Terbarunya!
20 hours ago

Bukan Pelit, Tapi Realistis! Mengapa Menolak Ajakan Nongkrong Justru Bikin Kamu Cepat Kaya
21 hours ago

Awas Jebakan QR Code Palsu! Ini Cara Cek Biar Saldo dan Data Nggak Lenyap
19 hours ago

Modal 10 Ribu Bisa Jadi Investor? Ini Bukan Hoaks
19 hours ago






