Mulai 15 Maret! Ini Lokasi Strategis Penukaran Uang Baru BI 2026 di Seluruh Indonesia
Refa - Monday, 23 February 2026 | 08:00 AM


Tradisi membagikan uang baru saat Lebaran kini selangkah lagi menjadi nyata. Bank Indonesia (BI) melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 telah menyiapkan dana sebesar Rp185,6 triliun dalam bentuk uang layak edar. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun lalu, seiring dengan antusiasme masyarakat yang diprediksi akan melonjak untuk memenuhi kebutuhan THR keluarga.
Layanan penukaran secara serentak akan dimulai pada 15 Maret 2026, mencakup ribuan titik di seluruh Indonesia yang siap melayani penukaran uang lama dengan pecahan baru yang resmi dan terjamin keasliannya.
Ribuan Titik Layanan dan Lokasi Strategis di Jakarta
Tahun ini, BI memperluas akses dengan menyediakan 2.883 titik layanan yang dikelola bersama perbankan. Masyarakat bisa menemukan layanan ini di kantor bank umum, kas keliling, hingga lokasi-lokasi strategis yang menjadi pusat aktivitas warga seperti rumah ibadah.
Khusus bagi warga DKI Jakarta, Bank Indonesia akan menyelenggarakan layanan penukaran terpadu yang dipusatkan di GBK Basketball Hall, Senayan, pada tanggal 12 hingga 15 Maret 2026. Penempatan di lokasi ikonik ini diharapkan dapat memudahkan mobilitas masyarakat yang ingin melakukan penukaran dalam jumlah besar dengan sistem yang lebih teratur.
Mekanisme Pemesanan Melalui Aplikasi PINTAR
Agar proses penukaran berjalan tertib tanpa antrean panjang yang melelahkan, BI mewajibkan masyarakat untuk melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi atau situs PINTAR BI. Sistem kuota akan dibuka dalam dua tahap untuk memastikan pemerataan:
- Tahap Pertama: Sudah dimulai sejak 13-14 Februari 2026.
- Tahap Kedua: Dibuka mulai 26 Februari 2026 (pukul 08.00 WIB) untuk wilayah Jawa, dan 27 Februari 2026 (pukul 08.00 WIB) untuk wilayah luar Jawa.
Dalam setiap penukaran, masyarakat kini bisa mendapatkan paket uang baru dengan nilai yang lebih besar, yakni maksimal Rp5,3 juta per orang. BI mengingatkan agar setiap penukar membawa KTP asli yang sesuai dengan data pemesanan di aplikasi PINTAR untuk diverifikasi petugas di lokasi.
Cara Pemesanan yang Praktis
Melalui situs pintar.bi.go.id, masyarakat cukup mengikuti langkah sederhana: memilih lokasi kas keliling berdasarkan provinsi, menentukan jam kedatangan, dan mengisi data diri secara lengkap. Setelah pesanan terverifikasi, sistem akan mengeluarkan bukti ringkasan pemesanan yang harus diunduh dan dibawa saat jadwal penukaran tiba.
Sistem waiting room yang diterapkan secara real-time di situs PINTAR membantu pengguna memantau estimasi waktu tunggu, sehingga proses digital ini menjadi lebih transparan. Dengan segala kemudahan ini, BI berharap masyarakat tidak lagi tergoda menggunakan jasa penukaran uang di pinggir jalan yang berisiko tinggi terhadap uang palsu dan potongan biaya yang merugikan.
Next News

Dulu 10 Ribu Dapat Kenyang, Sekarang Cuma Kenangan? Ini Alasan Kenapa Harga Barang Naik Terus
6 days ago

Bukan Sekadar Gaya, Begini Cara Main Aman Investasi Jam Tangan Mewah
7 days ago

Membedah Mentalitas Pebisnis Tangguh yang Tahan Banting
10 days ago

Modal Receh Untung Gede! 5 Ide Bisnis Sewa yang Bisa Bikin Dompet Pelajar Gak Lagi Tipis.
10 days ago

Mengintip Gurita Bisnis Indonesia yang Diam-diam Nyetir Ekonomi Global
12 days ago

Cara Berhenti Jadi Korban Racun Influencer di Media Sosial
19 days ago

Rahasia Mengatur Keuangan Berdasarkan Kepribadian Diri Sendiri
23 days ago

Mengapa Menabung Itu Sulit? Yuk Kelola Gaji dengan Lebih Bijak
24 days ago

Panik di Gerbang Tol Karena Saldo Habis? Ini Langkah Mudahnya
25 days ago

Tips Kelola Keuangan Biar Nggak Kena Penyakit Tanggal Tua
25 days ago






