IHSG Anjlok 4,64 Persen Jelang Penutupan Sesi I, Investor Dibayangi Tekanan Global
Kayla - Monday, 18 May 2026 | 12:25 PM


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan tajam pada perdagangan Senin, 18 Mei 2026. Menjelang penutupan sesi I, IHSG tercatat anjlok hingga 4,64 persen dan turun ke level sekitar 6.400-an. Kompas menyatakan, koreksi besar ini membuat mayoritas saham di Bursa Efek Indonesia bergerak di zona merah dan memicu kekhawatiran pelaku pasar.
Tekanan terhadap pasar saham Indonesia dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global dan aksi jual investor asing. Salah satu faktor utama yang disebut memicu pelemahan adalah rebalancing indeks MSCI yang berdampak pada sejumlah saham berkapitalisasi besar di Indonesia. Investor institusi global disebut mulai melakukan penyesuaian portofolio sehingga memicu arus keluar dana asing dari pasar domestik.
Selain itu, kondisi nilai tukar rupiah yang masih tertekan terhadap dolar AS ikut memperburuk sentimen pasar. Pelemahan rupiah membuat investor cenderung mengurangi aset berisiko, termasuk saham. Situasi ini diperparah oleh kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi global yang masih dibayangi inflasi tinggi dan ketidakpastian suku bunga internasional.
Dikutip dari LBS Urun Dana, sejumlah saham unggulan tercatat mengalami penurunan signifikan selama perdagangan berlangsung. Sektor energi, teknologi, dan saham-saham big capsmenjadi yang paling banyak ditekan aksi jual. Tingginya tekanan jual membuat hampir seluruh sektor perdagangan di BEI berada di area negatif. Analis pasar menilai pelemahan IHSG kali ini menunjukkan investor sedang berada dalam fase wait and see. Pelaku pasar memilih berhati-hati sambil menunggu perkembangan sentimen global dan stabilitas ekonomi domestik dalam beberapa waktu ke depan. Meski demikian, sebagian analis menilai koreksi tajam ini masih dapat menjadi bagian dari fase konsolidasi pasar setelah sebelumnya IHSG sempat bergerak menguat.
Next News

Kurs Dolar AS Cetak Rekor Baru Tembus Rp17.660, Rupiah Terkapar Dihantam Badai Geopolitik dan Sentimen MSCI
14 hours ago

Rekor Kelam Sejarah Baru Ekonomi Indonesia Saat Rupiah Hari ini Terperosok Ke Angka Rp 17.600 Per Dollar AS di Tengah Guncangan Global Mei 2026
4 days ago

Lantai Bursa Berdarah Saat IHSG Terjun Bebas ke Level 6.734 Akibat Badai Rebalancing MSCI dan Rupiah yang Terkapar di Angka 17.525
6 days ago

Update Harga Emas Antam Hari Ini Meledak Hingga Tembus Rp 1.567.000 Per Gram di Tengah Guncangan Ekonomi Global 2026
6 days ago

Antara Cuan, Mimpi Jadi Sultan, dan Realita Pahit: Apa Sih Sebenarnya Crypto Itu?
6 days ago

Akselerasi Indeks Harga Saham Gabungan Menuju Level Sembilan Ribu Lima Puluh dan Strategi Defensif Otoritas Jasa Keuangan di Tengah Volatilitas MSCI
7 days ago

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Tekanan Ekonomi Global Jadi Pemicu
7 days ago

Gerak IHSG antara Prediksi Merosot dan Kejutan Penguatan Usai Rilis Data Ekonomi
14 days ago

Rupiah Tembus Rp 17.400 dan Langkah Intervensi Bank Indonesia di Tengah Tekanan Dolar AS
14 days ago

Update Harga Emas Antam Hari Ini 24 April: Turun ke Rp 1,320,000 per Gram
25 days ago





