Ceritra
Ceritra Update

Intip Profil Thomas Djiwandono, yang Kini Jadi Calon Pimpinan BI

Nisrina - Wednesday, 21 January 2026 | 09:45 AM

Background
Intip Profil Thomas Djiwandono, yang Kini Jadi Calon Pimpinan BI
Thomas Djiwandono (tengah). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nym)

Nama Thomas Djiwandono kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pelaku ekonomi dan politik tanah air. Sosok yang dikenal tenang namun strategis ini tengah digadang-gadang sebagai salah satu kandidat kuat untuk mengisi jajaran pimpinan Bank Indonesia. Pencalonan ini tentu bukan tanpa alasan yang kuat. Rekam jejaknya yang panjang di dunia bisnis, pengalaman akademis yang mumpuni dari universitas ternama di Amerika Serikat, serta posisinya yang strategis dalam pengelolaan keuangan partai politik besar menjadikannya figur yang diperhitungkan dalam peta kebijakan moneter nasional.

Pria yang akrab disapa Tommy ini memiliki latar belakang pendidikan yang sangat solid dan bertaraf internasional. Ia menempuh pendidikan tingginya di Negeri Paman Sam. Thomas meraih gelar sarjana di bidang sejarah dari Haverford College, Pennsylvania. Tidak berhenti di situ, ia kemudian memperdalam ilmunya dengan mengambil gelar master di bidang Hubungan Internasional dan Ekonomi Internasional di Johns Hopkins University School of Advanced International Studies (SAIS), Washington D.C. Kombinasi pemahaman sejarah dan ekonomi global ini memberinya perspektif yang unik dalam melihat dinamika ekonomi yang tidak hanya terpaku pada angka, melainkan juga pada konteks geopolitik yang lebih luas.

Sebelum terjun sepenuhnya ke dalam kancah kebijakan publik dan politik, Thomas memiliki pengalaman profesional yang beragam. Ia pernah meniti karier sebagai seorang jurnalis magang di majalah Tempo dan juga bekerja di Indonesia Business Weekly. Pengalaman di dunia media ini mengasah kemampuannya dalam menganalisis isu-isu kritis. Setelah itu, ia melebarkan sayapnya ke dunia keuangan dengan bekerja sebagai analis keuangan di Whetlock NatWest Securities di Hong Kong. Pengalaman praktis di pusat keuangan Asia tersebut memberinya pemahaman mendalam tentang mekanisme pasar global yang sangat krusial bagi seorang calon pemimpin bank sentral.

Darah ekonom sejatinya memang mengalir deras dalam tubuh Thomas Djiwandono. Ia adalah putra dari Soedradjad Djiwandono yang merupakan mantan Gubernur Bank Indonesia pada era 90an. Ayahnya dikenal sebagai salah satu teknokrat ekonomi yang disegani pada masanya. Selain itu, Thomas juga merupakan keponakan dari Presiden terpilih, Prabowo Subianto. Latar belakang keluarga ini sering kali dianggap sebagai beban sekaligus privilese, namun Thomas berhasil membuktikan kapasitas pribadinya melalui kinerjanya sebagai Bendahara Umum Partai Gerindra. Di posisi tersebut, ia dinilai berhasil mengelola keuangan organisasi dengan transparan dan akuntabel, sebuah kualifikasi integritas yang sangat dibutuhkan untuk memimpin institusi independen seperti Bank Indonesia.

Kiprahnya di dunia bisnis juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Thomas pernah menduduki posisi penting di Arsari Group, sebuah perusahaan konglomerasi yang bergerak di berbagai sektor mulai dari agribisnis hingga pertambangan. Pengalaman memimpin korporasi besar membekalinya dengan keahlian manajerial dan pemahaman tentang sektor riil. Hal ini menjadi nilai tambah karena kebijakan moneter Bank Indonesia nantinya haruslah kebijakan yang tidak hanya bagus di atas kertas, tetapi juga membumi dan mendukung pertumbuhan sektor riil di lapangan.

Pencalonan Thomas Djiwandono sebagai pimpinan Bank Indonesia menandai babak baru regenerasi teknokrat di Indonesia. Jika terpilih, tantangan besar sudah menanti di depan mata, mulai dari menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, mengendalikan inflasi di tengah ketidakpastian global, hingga mengawal digitalisasi sistem pembayaran nasional. Publik kini menanti bagaimana visi dan tangan dingin seorang lulusan Amerika Serikat sekaligus pewaris darah ekonom ini akan membawa nahkoda otoritas moneter Indonesia mengarungi samudra ekonomi yang semakin kompleks di masa depan.

Logo Radio
🔴 Radio Live