Helm Bau Apek karena Hujan? Gunakan 4 Bahan Dapur Ini
Refa - Saturday, 14 March 2026 | 12:30 AM


Musim hujan sering kali menjadi musuh utama bagi pengguna motor. Helm yang basah karena rembesan hujan atau keringat yang tidak mengering sempurna akan menimbulkan bau apek dan lembap yang sangat mengganggu.
Jika kamu tidak sempat ke laundry helm, kamu bisa menggunakan bahan-bahan dari dapur untuk menghilangkan bau tersebut secara efektif dan alami. Berikut caranya:
1. Kopi Bubuk (Si Hitam Penyerap Bau)
Kopi mengandung nitrogen yang sangat efektif dalam menetralkan aroma tidak sedap, termasuk bau lembap yang membandel.
- Caranya: Masukkan 2-3 sendok makan bubuk kopi kering (tanpa gula) ke dalam kaos kaki bekas yang bersih atau kain kasa. Ikat rapat, lalu masukkan ke dalam helm dan tutup kacanya.
- Durasi: Diamkan semalaman. Kopi akan menyerap bau apek dan meninggalkan aroma segar khas kopi.
2. Baking Soda (Natrium Bikarbonat)
Baking soda adalah bahan "ajaib" untuk urusan bau karena kemampuannya menyeimbangkan pH dan menyerap kelembapan.
- Caranya: Taburkan sedikit baking soda secara merata di bagian dalam (busa) helm yang kering. Diamkan selama 30 menit hingga 1 jam, lalu bersihkan sisa bubuknya menggunakan penyedot debu (vacuum) atau sikat halus.
- Opsi Lain: Jika tidak ingin menabur langsung, gunakan metode yang sama dengan kopi (masukkan ke dalam kantong kain).
3. Teh Celup Bekas (Atau Baru)
Kantung teh mengandung tanin yang dapat membantu menyerap bau dan memiliki sifat antibakteri ringan.
- Caranya: Letakkan beberapa kantung teh celup kering di dalam helm. Jika menggunakan teh bekas, pastikan sudah benar-benar dikeringkan terlebih dahulu di bawah sinar matahari.
- Kelebihan: Sangat praktis dan tidak meninggalkan residu bubuk di dalam helm.
4. Larutan Cuka dan Air
Cuka putih adalah disinfektan alami yang ampuh membunuh bakteri penyebab bau lembap.
- Caranya: Campurkan air dan cuka putih dengan perbandingan 3:1 ke dalam botol semprot. Semprotkan tipis-tipis ke bagian dalam helm, lalu keringkan dengan kipas angin atau di tempat yang berangin.
- Catatan: Jangan khawatir dengan bau asamnya; bau cuka akan hilang sepenuhnya setelah cairan mengering, membawa pergi bau apek bersamanya.
Tips Ekstra Agar Helm Tidak Cepat Bau:
- Gunakan Hairdryer: Jika helm basah kuyup terkena hujan, segera keringkan busanya dengan hairdryer mode dingin atau kipas angin. Jangan biarkan lembap terlalu lama karena jamur akan tumbuh.
- Jangan Simpan di Bagasi: Hindari menyimpan helm yang masih agak basah di dalam bagasi motor karena sirkulasi udara yang buruk akan memperparah bau.
- Gunakan Balaclava: Mengenakan masker kepala (balaclava) membantu menyerap keringat sebelum menempel ke busa helm, sehingga helm tetap segar lebih lama.
Next News

Kenapa Petinggi Korporat Sekarang Lebih Pilih Ransel daripada Pakai Koper?
15 hours ago

Keren Sejak Dulu! Intip Skena Musik Indonesia Zaman Kolonial
20 hours ago

Penyelamat Nasi Putih: Bagaimana Sambal Menjadi Simbol Kemewahan Paling Murah di Indonesia
8 hours ago

Kenapa Radang Tenggorokan Lebih Sering Menyerang Anak-Anak Daripada Orang Dewasa?
21 hours ago

Lebih dari Sekadar "Jamet": Membedah Filosofi di Balik Gaya Rambut Sasuke dan Subkultur Emo
3 days ago

Jangan Kaget Dulu! Membedah Kenapa "Jancok" Jadi Bahasa Cinta Arek Suroboyo
3 days ago

Tren Jorts dan Baggy Jeans 2026: Alasan Mengapa Celana Lebar Lebih Disukai daripada Skinny Jeans
4 days ago

Emang Masih Jaman Baca Koran? Alasan Koran Masih Tetap Layak Untuk Dibeli di Era Digital
4 days ago

Bukan Sekadar Mendayu, Ini Alasan Politis di Balik Vibe Melayu pada Lagu Nasional Indonesia
7 days ago

Bukan Sekadar Lomba 17-an, Egrang adalah "Life Lesson" Tentang Keseimbangan dan Ego
7 days ago






