Dikira Bebas Kalori, Ternyata Gula Buah Bisa Bikin Berat Badan Naik!
Refa - Friday, 23 January 2026 | 05:00 PM


Banyak orang yang sedang menjalani program diet beranggapan bahwa buah-buahan adalah makanan "bebas kartu". Artinya, mereka merasa aman mengonsumsi buah dalam jumlah tak terbatas karena dianggap alami dan sehat.
Namun, ahli gizi memperingatkan bahwa anggapan tersebut keliru. Buah mengandung gula alami bernama fruktosa. Meskipun alami, konsumsi fruktosa secara berlebihan tanpa kontrol porsi tetap berkontribusi pada kenaikan berat badan, bahkan bisa menggagalkan diet.
Berikut adalah penjelasan medis mengapa gula buah bisa menimbun lemak jika dikonsumsi sembarangan:
1. Kalori Tetaplah Kalori
Meskipun buah kaya akan vitamin dan serat, buah tetap mengandung kalori. Fruktosa yang masuk ke dalam tubuh akan diproses oleh hati (liver).
Jika jumlah fruktosa yang masuk melebihi kebutuhan energi tubuh, hati akan mengubah kelebihan gula tersebut menjadi lemak (trigliserida). Penumpukan lemak ini biasanya terjadi di area perut (lemak viseral) dan berkontribusi langsung pada kenaikan berat badan.
2. Bahaya Jus Buah Tanpa Ampas
Kesalahan terbesar saat diet adalah mengganti makanan padat dengan jus buah. Proses pembuatan jus sering kali membuang serat (ampas) buah.
Padahal, serat berfungsi untuk memperlambat penyerapan gula ke dalam darah dan memberikan rasa kenyang. Minum jus buah tanpa serat sama saja dengan meminum air gula terkonsentrasi. Hal ini menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, diikuti rasa lapar kembali dalam waktu singkat, yang memicu keinginan makan berlebih.
3. Pilih Jenis Buah yang Tepat
Tidak semua buah diciptakan sama. Beberapa buah memiliki kandungan gula (Indeks Glikemik) yang sangat tinggi, sementara yang lain rendah.
Ahli gizi menyarankan untuk membatasi buah-buahan yang sangat manis seperti mangga harum manis, anggur, kelengkeng, dan durian saat sedang diet ketat. Sebaliknya, pilihlah buah dengan kandungan air dan serat tinggi namun rendah gula, seperti apel, pir, beri-berian (stroberi/blueberry), atau pepaya.
4. Porsi Adalah Kunci
Makan buah itu sehat, tetapi porsinya harus dijaga. Rekomendasi umum adalah 2-3 porsi buah per hari.
Jangan menghabiskan satu kilogram mangga atau salak sendirian dalam satu waktu duduk. Variasikan asupan buah dengan sumber nutrisi lain seperti sayuran hijau yang jauh lebih rendah kalori dan gula dibandingkan buah.
Next News

Ingat Minyak Hijau Ini? Kenali Manfaat Urang Aring untuk Rambut
10 hours ago

Generation Gap: Kenapa Kita Nggak Paham Humor Anak Zaman Sekarang?
9 hours ago

Dari Gado-Gado ke Rujak: Inovasi Salad Lokal Paling Enak
16 hours ago

"Aku Memang Turunan Pemarah": Benarkah Sifat Mudah Marah Bisa Diwariskan?
8 days ago

Mengenal Silent Flexing, Tren Baru yang Diam-Diam Mengubah Media Sosial
8 days ago

Mencuri Waktu dari Tidur: Kebiasaan Scroll Malam yang Diam-Diam Menjadi Alasan "Insomnia" Kita
12 days ago

Masih Perlu Pakai Hand Sanitizer Setiap Saat? Simak Faktanya!
12 days ago

Fashion: Instrumen Politik Paling Tua yang Jarang Disadari
13 days ago

Tips Pilih Warna Baju Saat Cuaca Panas Biar Tetap Nyaman dan Adem
13 days ago

5 Tips Mengubah Nasib Apes Jadi Hari yang Tetap Produktif
14 days ago





