Cinta Berujung Rugi! Love Scam di Indonesia Telan Rp49 Miliar
Refa - Saturday, 10 January 2026 | 05:00 PM


Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperingatkan meningkatnya tren kejahatan finansial digital dengan modus love atau romance scam yang kini marak secara global, termasuk di Indonesia. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyebut kasus terbaru terungkap di Yogyakarta, di mana sindikat internasional menjalankan penipuan berkedok asmara melalui aplikasi kencan daring.
Sindikat tersebut memanfaatkan aplikasi tiruan untuk memancing korban membeli koin atau mengirim hadiah digital. Setelah korban terpancing, pelaku mengirim foto dan video bermuatan pornografi guna memperkuat manipulasi emosional. Target utamanya adalah warga negara asing dari sejumlah negara.
Friderica menjelaskan korban kerap merasa memiliki hubungan khusus dengan pelaku, sehingga rela mentransfer uang dalam jumlah besar dan mengalami kerugian finansial maupun psikologis. OJK bersama Satgas PASTI terus mengintensifkan edukasi anti-scam melalui berbagai kanal komunikasi publik.
Hingga akhir 2025, Indonesia Anti Scam Center mencatat 3.494 laporan kasus love scam dengan total kerugian mencapai Rp49,19 miliar. OJK pun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap segala bentuk penipuan berbasis manipulasi emosional.
Next News

Kenapa Petinggi Korporat Sekarang Lebih Pilih Ransel daripada Pakai Koper?
12 hours ago

Keren Sejak Dulu! Intip Skena Musik Indonesia Zaman Kolonial
17 hours ago

Penyelamat Nasi Putih: Bagaimana Sambal Menjadi Simbol Kemewahan Paling Murah di Indonesia
5 hours ago

Kenapa Radang Tenggorokan Lebih Sering Menyerang Anak-Anak Daripada Orang Dewasa?
18 hours ago

Lebih dari Sekadar "Jamet": Membedah Filosofi di Balik Gaya Rambut Sasuke dan Subkultur Emo
3 days ago

Jangan Kaget Dulu! Membedah Kenapa "Jancok" Jadi Bahasa Cinta Arek Suroboyo
3 days ago

Tren Jorts dan Baggy Jeans 2026: Alasan Mengapa Celana Lebar Lebih Disukai daripada Skinny Jeans
3 days ago

Emang Masih Jaman Baca Koran? Alasan Koran Masih Tetap Layak Untuk Dibeli di Era Digital
4 days ago

Bukan Sekadar Mendayu, Ini Alasan Politis di Balik Vibe Melayu pada Lagu Nasional Indonesia
6 days ago

Bukan Sekadar Lomba 17-an, Egrang adalah "Life Lesson" Tentang Keseimbangan dan Ego
7 days ago






