Bitcoin Turun Tajam: Dari Cuannya ke Kisaran US$ 86.000
Elsa - Friday, 21 November 2025 | 11:00 AM


Bitcoin akhirnya tergelincir tajam, menyentuh angka sekitar US$ 86.000, setelah sebelumnya menikmati reli yang cukup manis. Kondisi ini telah mengguncang banyak investor dan memunculkan pertanyaan besar: apa yang sebenarnya bikin si "raja kripto" ini makin ke bawah?
Beberapa faktor utama yang disebut sebagai pemicu penurunan ini antara lain:
- Ekspektasi pemangkasan suku bunga di AS yang mulai memudar sehingga likuiditas gak sebesar dulu.
- Pelaku pasar mulai mengurangi eksposur ke aset berisiko seperti kripto karena suasana global makin "risk-off".
- Tekanan teknikal juga muncul: level support mulai goyah, dan banyak trader yang dipaksa cut-loss atau menutup posisi long.
Dari sisi investor individu, suasananya makin hati-hati: indeks "Fear & Greed" untuk kripto menunjukkan bahwa pasar sekarang lebih takut dibanding beberapa bulan lalu.
Sumber Foto: Coinvestasi
Next News

Antara Cuan, Mimpi Jadi Sultan, dan Realita Pahit: Apa Sih Sebenarnya Crypto Itu?
in 6 hours

Akselerasi Indeks Harga Saham Gabungan Menuju Level Sembilan Ribu Lima Puluh dan Strategi Defensif Otoritas Jasa Keuangan di Tengah Volatilitas MSCI
in 2 hours

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Tekanan Ekonomi Global Jadi Pemicu
in 2 hours

Gerak IHSG antara Prediksi Merosot dan Kejutan Penguatan Usai Rilis Data Ekonomi
7 days ago

Rupiah Tembus Rp 17.400 dan Langkah Intervensi Bank Indonesia di Tengah Tekanan Dolar AS
7 days ago

Update Harga Emas Antam Hari Ini 24 April: Turun ke Rp 1,320,000 per Gram
18 days ago

Juni yang Bersemi: Menanti Janji Negara bagi Para Pengabdi Negeri
19 days ago

Rupiah Pecah Rekor Terendah, Tembus Rp17.300 per Dolar AS
19 days ago

Tragedi Kasir: Kenapa Saldo 50 Ribu Sering Jadi "Hantu" yang Cuma Bisa Dilihat Tapi Nggak Bisa Dipakai?
22 days ago

Dulu 10 Ribu Dapat Kenyang, Sekarang Cuma Kenangan? Ini Alasan Kenapa Harga Barang Naik Terus
a month ago





