Strategi yang Dulu Bikin Cuan, Sekarang Bikin Investor Kripto Kewalahan
Elsa - Friday, 21 November 2025 | 05:00 PM


Dunia kripto lagi-lagi bikin deg-degan. Strategi trading yang dulu dipakai buat ngebut cari cuan, sekarang justru bikin banyak investor megap-megap. Penyebab utamanya? Leverage yang ketinggian.
Selama masa bullish, banyak trader berani ambil margin besar karena harga kripto terus naik. Modal kecil bisa berubah jadi profit besar dalam hitungan jam. Tapi sekarang, pasar yang makin labil bikin strategi ini jadi boomerang.
Belakangan ini, data dari beberapa platform perdagangan juga nunjukkin makin banyak akun yang kena likuidasi massal. Posisi trading yang dibuka dengan percaya diri justru ditutup paksa sistem gara-gara harga bergerak satu tikungan aja.
Belum lagi situasi global yang ikut memanas. Kebijakan internasional berubah-ubah, ekonomi goyang, dan sentimen pasar makin sensitif. Harga kripto pun gampang banget turun naik tanpa aba-aba, bikin investor yang sudah terlanjur "full gas" makin was-was.
Para pengamat bilang, masalahnya bukan cuma soal pasar yang fluktuatif, tapi juga rendahnya pemahaman soal risiko leverage. Banyak investor baru ikut-ikutan FOMO tanpa benar-benar tahu bagaimana margin bekerja.
Jumlah investor kripto Indonesia sendiri terus naik, tapi sayangnya tidak semua ikut naik literasinya. Alhasil, makin banyak yang terjebak strategi "profit kilat" padahal risikonya setinggi langit.
Sumber Foto: CNBC Indonesia.
Next News

Bijak Mengatur Cara Belanja: Barang yang Layak Dibeli Mahal dan yang Tak Perlu Ikut Gengsi
3 days ago

Jepang Tinggalkan Suku Bunga Minus, Apa Efeknya ke Ekonomi Global?
10 days ago

Saat Investor Mulai Menunggu Terlalu Lama: Ketika Kepercayaan Menjadi Mata Uang Paling Mahal
19 days ago

Kenapa Harga Cabai Makin Mahal? Simak Dampaknya ke Kuliner
23 days ago

Bisnis Minuman Teh Kekinian ala China: Pilihan Makin Banyak Peluang Makin Cuan?
24 days ago

Kenapa Rupiah 17.845 per Dollar Bikin Heboh di Media Sosial?
a month ago

Kerugian Negara: Saat Bisnis Sawit Beroperasi Seperti Warung Kopi
a month ago

Suku Bunga BI 5,25 Persen: Dampak Langsung ke Kantong Masyarakat
a month ago

Kurs Rupiah Anjlok, Saatnya Rem Keinginan Belanja Impulsif
a month ago

Kurs Dolar AS Cetak Rekor Baru Tembus Rp17.660, Rupiah Terkapar Dihantam Badai Geopolitik dan Sentimen MSCI
a month ago





