Android 16 Hadir dengan Personalisasi Lebih Luas dan Fitur Akses Suara Handsfree
Refa - Saturday, 03 January 2026 | 02:00 PM


Google resmi mengumumkan serangkaian pembaruan pada Android 16 yang menghadirkan fitur baru, peningkatan aksesibilitas, serta opsi personalisasi yang lebih beragam. Versi awal sistem operasi ini akan lebih dulu tersedia di perangkat Pixel, sekaligus menandai perubahan strategi Google dari pembaruan tahunan menjadi rilis yang lebih rutin.
Mengutip TechCrunch, Android 16 kini dibekali fitur ringkasan notifikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu merangkum pesan panjang maupun obrolan grup menjadi informasi singkat dan mudah dipahami.
Fitur baru bernama Notification Organizer juga diperkenalkan untuk secara otomatis mengelompokkan serta membisukan notifikasi berprioritas rendah, seperti promosi, berita, dan pembaruan media sosial.
Dari sisi personalisasi, Android 16 menghadirkan lebih banyak pilihan kustomisasi, mulai dari bentuk ikon khusus, ikon bertema, hingga kemampuan menggelapkan tampilan aplikasi terang secara otomatis, meskipun aplikasi tersebut belum mendukung mode gelap.
Kontrol Orang Tua turut diperluas dengan fitur pengaturan batas waktu layar, jadwal waktu henti, kontrol penggunaan aplikasi, serta berbagai opsi pemantauan lainnya untuk anak.
Selain pembaruan inti Android 16, Google juga meluncurkan sejumlah fitur tambahan lintas versi. Salah satunya adalah fitur beta Call Reason yang menandai panggilan bersifat mendesak, menampilkan catatan penting pada layar panggilan masuk, serta menyimpan status urgensi jika panggilan terlewat.
Fitur Expressive Text memungkinkan pengguna menambahkan penanda emosi seperti [sedih] atau [senang] pada pesan video maupun unggahan media sosial, guna memperjelas konteks komunikasi tanpa suara.
Pengelolaan obrolan grup juga dibuat lebih aman. Jika pengguna dimasukkan ke grup oleh nomor tak dikenal, sistem akan menampilkan peringatan berisi informasi grup dan memberikan opsi untuk membalas, keluar, atau memblokir serta melaporkan nomor tersebut.
Pada peramban Chrome versi Android, pengguna kini dapat menyematkan tab layaknya versi desktop, sehingga halaman tetap berada di posisi depan dan aktivitas dapat dilanjutkan dengan lebih mudah.
Fitur Circle to Search juga mendapat pembaruan, memungkinkan pencarian cepat dengan gestur melingkari, menyorot, atau mengetuk objek di layar. Kini fitur tersebut dapat menganalisis pesan mencurigakan dan menampilkan ringkasan AI yang mengindikasikan potensi penipuan.
Dari sisi aksesibilitas, fitur Guided Frame pada kamera Pixel kini memberikan deskripsi visual yang lebih detail. Sementara itu, Akses Suara dapat diaktifkan sepenuhnya secara handsfree hanya dengan perintah suara “Ok Google, mulai Akses Suara.”
Google juga memperluas dukungan Fast Pair untuk alat bantu dengar, diawali dengan perangkat dari Demant, perusahaan asal Denmark yang menaungi merek Oticon, Sonic, dan Bernafon.
Melalui Android 16, Google menegaskan fokus pada kemudahan penggunaan, personalisasi, serta inklusivitas, sembari menghadirkan pengalaman yang lebih cerdas dan aman bagi penggunanya.
Next News

Bingung Pilih Earphone Kabel atau TWS? Ini Jawaban Paling Jujur
16 hours ago

Kenapa OTP Tidak Boleh Dibagikan? Berikut Bahaya Nyatanya
21 hours ago

Panduan Wajib Sebelum Factory Reset, Biar Data Tetap Selamat
20 hours ago

HP Lemot dan Panas Terus? Kenali Ciri-Ciri Ponsel yang Terserang Virus
21 hours ago

Cara Bikin Kata Sandi Kuat Tanpa Bikin Pusing
a day ago

Pakar ITB Bongkar Cara Simpel Hindari Aquaplaning
2 days ago

Sebelum Beli Smartwatch, Baca Ini Dulu Biar Nggak Nyesel
3 days ago

Ponsel Tiba-tiba Overheat dan Ngelag? Jangan Panik, Ini Alasannya
3 days ago

Baterai Tinggal Merah? Mode Hemat Daya atau Mode Pesawat, Mana yang Lebih Awet?
3 days ago

Terdengar Cerdas Tapi Salah, Ini Cara Kerja AI Sebenarnya
3 days ago






