Aksi Heroik Sugianto Diapresiasi Langsung Presiden Korea Selatan
Nisrina - Monday, 05 January 2026 | 12:45 PM


Kabar yang sangat membanggakan sekaligus mengharukan datang dari Negeri Ginseng, Korea Selatan. Nama Indonesia kembali harum di kancah internasional bukan karena prestasi politik atau ekonomi makro, melainkan karena aksi kemanusiaan murni dari seorang warga negara kita bernama Sugianto. Di tengah kepanikan akibat kebakaran hutan hebat yang melanda wilayah Gyeongsang, Sugianto muncul sebagai pahlawan nyata. Tanpa memedulikan keselamatan dirinya sendiri yang bisa saja terancam jilatan api, ia dengan sigap menolong seorang lansia yang terjebak dalam situasi genting tersebut.
Keberanian Sugianto ini bukanlah aksi nekat semata, melainkan panggilan hati nurani yang bekerja lebih cepat daripada rasa takut. Saat orang lain mungkin sibuk menyelamatkan diri sendiri dari kepungan asap dan api, Sugianto justru memilih untuk mengulurkan tangan kepada mereka yang lebih lemah. Aksi gendong lansia menembus bahaya yang dilakukannya menjadi bukti bahwa rasa kemanusiaan tidak mengenal batas negara, bahasa, atau ras. Ia menunjukkan kepada dunia bahwa kepedulian adalah bahasa universal yang bisa dipahami oleh siapa saja.
Aksi luar biasa ini tidak luput dari perhatian pemimpin tertinggi di sana. Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, secara khusus mengundang dan memberikan penghargaan tinggi kepada Sugianto. Momen ketika Presiden Lee membungkuk dan memberikan apresiasi kepada Sugianto menjadi pemandangan yang menyejukkan hati. Penghargaan ini bukan sekadar plakat atau sertifikat, melainkan pengakuan tulus negara Korea Selatan atas keberanian seorang pendatang yang telah menyelamatkan nyawa warganya. Sugianto diperlakukan layaknya pahlawan nasional, sebuah kehormatan yang sangat jarang didapatkan oleh warga negara asing.
Kisah Sugianto ini sekaligus menjadi wajah baru bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri. Selama ini, kita sering mendengar kisah sedih atau masalah yang menimpa para pahlawan devisa. Namun, Sugianto membalikkan narasi tersebut. Ia membuktikan bahwa pekerja Indonesia tidak hanya dikenal karena kerja keras dan ketekunannya, tetapi juga karena keluhuran budi pekertinya. Di tanah rantau yang jauh dari rumah, ia berhasil menjadi duta bangsa yang sesungguhnya, yang membawa nilai-nilai gotong royong dan tolong-menolong khas Indonesia ke panggung dunia.
Semoga kisah heroik dari Gyeongsang ini menjadi inspirasi bagi kita semua. Sugianto mengajarkan bahwa kita tidak perlu menunggu menjadi orang hebat atau pejabat untuk melakukan hal besar. Kebaikan-kebaikan kecil yang dilakukan dengan ketulusan hati, di mana pun kita berpijak, akan selalu menemukan jalannya untuk dihargai. Terima kasih Sugianto, karena telah mengingatkan kita bahwa menjadi manusia yang bermanfaat adalah pencapaian tertinggi dalam hidup.
Next News

BMKG Bunyikan Alarm Bahaya, Hujan Ekstrem dan Angin Kencang Siap Kepung Wilayah Ini Sepekan ke Depan
8 hours ago

Prediksi Jadwal Rekrutmen BUMN 2026 dan Daftar Akun Resmi yang Wajib Dipantau
an hour ago

Babak Baru Diplomasi RI-Inggris! Kemitraan Strategis Resmi Disepakati
5 hours ago

Transformasi Kota Raub Malaysia Menjadi Ladang Emas Baru Lewat Durian Musang King
3 hours ago

Intip Profil Thomas Djiwandono, yang Kini Jadi Calon Pimpinan BI
7 hours ago

Panduan Lengkap SK PPPK Paruh Waktu dan Cara Cek Status Penetapan NIP
9 hours ago

Daftar Lengkap 26 Kosmetik Berbahaya Temuan BPOM yang Memiliki Kandungan Berbahaya
10 hours ago

China Resmi Paksa Pabrikan Mobil Listrik Lakukan Ini atau Terancam Sanksi!
a day ago

Serius Garap Industri Hiburan, Indonesia Serap Resep Sukses K-Pop dan Drakor
a day ago

Alasan Mengapa Emisi Karbon di Jawa dan Sumatra Menjadi yang Tertinggi di Indonesia
a day ago






