Ceritra
Ceritra Warga

Air di Rumah Mulai Kuning? Simak Cara Cepat Kuras Toren Secara Mandiri

Refa - Saturday, 14 February 2026 | 02:00 PM

Background
Air di Rumah Mulai Kuning? Simak Cara Cepat Kuras Toren Secara Mandiri
Ilustrasi toren air (Freepik/wirestock)

Membersihkan toren air secara mandiri mungkin terdengar melelahkan, tetapi ini adalah kunci utama agar air untuk mandi dan mencuci di rumah tetap higienis. Di tahun 2026, dengan kualitas air tanah yang semakin dinamis, endapan sedimen dan lumut bisa menumpuk lebih cepat dari yang kita duga.

Berikut adalah panduan langkah-demi-langkah membersihkan toren air agar kembali bening dan bebas dari kontaminasi:

1. Persiapan dan Peralatan

Sebelum naik ke atas, pastikan kamu membawa "senjata" yang tepat agar tidak perlu turun-naik tangga:

  • Sikat bertangkai panjang (dengan bulu sikat yang tidak terlalu kasar agar tidak menggores dinding toren).
  • Spons atau kain lap bersih.
  • Gayung atau pompa air kecil untuk menyedot sisa air di dasar.
  • Lampu senter (jika area toren gelap).
  • Cairan pembersih alami: Campuran sitrun (citric acid) atau cuka putih lebih disarankan daripada deterjen keras yang berbusa banyak dan sulit dibilas.

2. Langkah-Langkah Pembersihan

A. Kosongkan Air

Matikan pompa air dan tutup kran menuju instalasi dalam rumah. Buka pembuangan bawah (drain) toren. Sisakan sedikit air (sekitar 10-15 cm) di dasar untuk membantu melarutkan kotoran saat disikat.

B. Proses Penyikatan

Gunakan sikat bertangkai untuk menggosok dinding bagian dalam toren.

  • Fokus pada Jalur Lumut: Lumut biasanya menempel di area yang terkena sedikit cahaya atau di bagian atas.
  • Jangan Gunakan Bahan Kimia Keras: Hindari pemutih pakaian dalam jumlah banyak karena residunya sulit hilang dan berisiko merusak kualitas air minum. Gunakan larutan sitrun jika ada kerak membandel.

C. Pembuangan Sedimen

Kotoran berupa pasir, lumpur, atau karat biasanya mengendap di dasar. Sikat dasar toren hingga kotoran terlepas, lalu bilas dengan menyemprotkan air bersih. Buang air kotor tersebut melalui lubang pembuangan bawah.

D. Pembilasan Akhir

Isi toren sedikit, bilas dindingnya sekali lagi, dan buang airnya. Pastikan tidak ada sisa bau sabun atau endapan yang tertinggal sebelum kamu menutup lubang pembuangan dan mengisi ulang toren.

3. Rahasia Agar Toren Tidak Cepat Berlumut

Lumut membutuhkan cahaya matahari untuk tumbuh melalui proses fotosintesis. Jika torenmu cepat sekali berlumut, coba lakukan hal ini:

  • Gunakan Toren Anti-Lampu/Gelap: Pastikan torenmu bertipe opaque (tidak tembus cahaya). Jika torenmu berwarna putih atau transparan, cat bagian luarnya dengan warna gelap (hitam atau biru tua).
  • Tutup Rapat: Pastikan tutup toren selalu terkunci rapat agar tidak ada spora lumut atau debu yang masuk.
  • Pasang Filter Sedimen: Pasang filter air sederhana sebelum air masuk ke toren. Ini akan menahan pasir dan lumpur sehingga yang masuk ke toren adalah air yang sudah bersih.

Kapan Harus Membersihkan Toren?

  • Idealnya: Setiap 3 hingga 6 bulan sekali.
  • Indikator Darurat: Jika debit air di kran mengecil (karena tersumbat sedimen) atau air mulai berbau dan terlihat kekuningan.
Logo Radio
🔴 Radio Live