Video Gempa Bumi? Ini Cara Setting Kamera HP Android Agar Stabil
Refa - Monday, 29 December 2025 | 12:30 PM


Tidak ada yang lebih menjengkelkan daripada memutar kembali rekaman momen liburan atau konser, namun hasilnya berguncang hebat hingga membuat pusing siapa pun yang menontonnya. Sering kali, pengguna menyalahkan kualitas HP yang dianggap kurang canggih. Padahal, masalah utamanya sering terletak pada pengaturan atau setting yang belum dioptimalkan.
HP Android keluaran terbaru, mulai dari kelas menengah (mid-range) hingga flagship, sebenarnya sudah dibekali teknologi peredam guncangan. Namun, fitur ini sering kali tidak aktif secara otomatis atau tertutup oleh pengaturan resolusi yang salah. Agar hasil video mulus cinematic tanpa perlu membeli gimbal mahal, berikut adalah langkah-langkah yang wajib dilakukan.
Aktifkan Fitur Stabilisasi Elektronik (EIS)
Langkah pertama adalah masuk ke dalam menu pengaturan kamera. Cari ikon gerigi (Settings) di pojok layar aplikasi kamera, lalu temukan menu bertuliskan "Video Stabilization", "Ultra Steady", atau "EIS". Pastikan tombol di sebelahnya sudah menyala atau aktif.
Fitur Electronic Image Stabilization (EIS) ini bekerja dengan cara memotong (crop) sedikit bagian pinggir video secara real-time untuk menjaga objek tengah tetap stabil. Efek sampingnya, jangkauan pandangan video akan sedikit menyempit (lebih zoom in), tetapi guncangan akibat langkah kaki atau tangan gemetar akan berkurang drastis secara digital.
Turunkan Resolusi dan Frame Rate
Banyak pengguna terobsesi merekam dengan resolusi tertinggi seperti 4K atau bahkan 8K dengan 60 FPS (Frame per Second). Padahal, pada banyak HP Android (terutama kelas menengah), mengaktifkan resolusi maksimal sering kali justru mematikan fitur stabilisasi otomatis karena prosesor tidak kuat memproses keduanya sekaligus.
Cobalah untuk menurunkan pengaturan video ke 1080p 60fps atau 4K 30fps. Resolusi 1080p 60fps sering disebut sebagai sweet spot atau titik paling ideal. Pada pengaturan ini, gerakan video akan terlihat sangat halus (karena 60fps) dan fitur stabilisasi biasanya bekerja paling optimal. Lebih baik video beresolusi Full HD tapi stabil dan enak ditonton, daripada video 4K tapi berguncang hebat.
Teknik "T-Rex" Saat Merekam
Selain pengaturan software, teknik memegang HP adalah kunci kestabilan yang sering diabaikan. Kesalahan terbesar pemula adalah merekam dengan merentangkan kedua tangan jauh ke depan. Posisi ini membuat tangan menjadi beban gantung yang pasti akan gemetar setelah beberapa detik.
Gunakan teknik "T-Rex". Rapatkan kedua siku lengan menempel erat ke rusuk atau perut Anda. Pegang HP dengan dua tangan dekat dengan dada. Jika perlu menoleh ke kiri atau kanan, jangan gerakkan tangan, tapi putarlah pinggang. Dengan menjadikan tubuh sebagai tumpuan (bukan otot lengan), guncangan langkah kaki bisa diredam secara alami oleh tubuh, menghasilkan video yang jauh lebih tenang.
Gunakan Fitur Ajaib Google Photos
Bagaimana jika video sudah terlanjur direkam dan hasilnya goyang? Jangan buru-buru dihapus. Aplikasi galeri bawaan Android, yaitu Google Photos, memiliki fitur tersembunyi yang sangat ampuh.
Buka video Anda di Google Photos, klik tombol Edit, lalu pilih ikon Bingkai/Kotak yang miring di sebelah menu pemotong video. Biarkan proses berjalan beberapa saat. Google akan menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menstabilkan video yang berguncang tadi. Hasilnya sering kali mengejutkan, video yang tadinya seperti gempa bumi bisa menjadi mulus seolah direkam menggunakan alat profesional.
Next News

Bingung Pilih Earphone Kabel atau TWS? Ini Jawaban Paling Jujur
18 hours ago

Kenapa OTP Tidak Boleh Dibagikan? Berikut Bahaya Nyatanya
a day ago

Panduan Wajib Sebelum Factory Reset, Biar Data Tetap Selamat
a day ago

HP Lemot dan Panas Terus? Kenali Ciri-Ciri Ponsel yang Terserang Virus
a day ago

Cara Bikin Kata Sandi Kuat Tanpa Bikin Pusing
a day ago

Pakar ITB Bongkar Cara Simpel Hindari Aquaplaning
2 days ago

Sebelum Beli Smartwatch, Baca Ini Dulu Biar Nggak Nyesel
3 days ago

Ponsel Tiba-tiba Overheat dan Ngelag? Jangan Panik, Ini Alasannya
3 days ago

Baterai Tinggal Merah? Mode Hemat Daya atau Mode Pesawat, Mana yang Lebih Awet?
3 days ago

Terdengar Cerdas Tapi Salah, Ini Cara Kerja AI Sebenarnya
3 days ago






