Sungkan Menagih Hutang? Coba 4 Kalimat Ampuh Ini
Refa - Monday, 16 February 2026 | 10:00 PM


Menagih hutang sering kali terasa lebih berat bagi si pemberi pinjaman daripada si peminjam. Ada ketakutan dianggap tidak tulus, takut merusak pertemanan, atau malah kita yang merasa sungkan. Padahal, uang tersebut adalah hak kamu.
Di tahun 2026, pendekatan yang paling efektif adalah komunikasi yang transparan dan solusi-sentris. Berikut adalah etika dan strategi menagih hutang tanpa perlu menjadi "penjahat":
1. Gunakan Pendekatan "Asumsi Positif"
Jangan langsung menuduh mereka sengaja menghindar. Mulailah dengan asumsi bahwa mereka hanya lupa karena kesibukan.
- Kalimatnya: "Halo [Nama], maaf ya ganggu waktunya. Aku cuma mau tanya soal pinjaman yang kemarin, soalnya aku lagi butuh buat bayar [Sebutkan alasan: tagihan/cicilan/tabungan]. Kita bisa atur pengembaliannya kapan ya?"
- Mengapa ini berhasil: Mengaitkan tagihan dengan "kebutuhan mendesakmu" membuat alasanmu terasa logis dan mengurangi kesan bahwa kamu sedang mengawasi mereka.
2. Hindari Menagih di Depan Umum
Ini adalah aturan emas. Jangan pernah menagih hutang di kolom komentar media sosial, grup WhatsApp kantor, atau saat sedang nongkrong bersama teman-teman lain.
- Etikanya: Gunakan pesan pribadi (DM/WhatsApp) atau bicarakan empat mata. Menagih di depan umum hanya akan membuat mereka merasa dipermalukan (dipermalukan), yang justru sering membuat orang semakin enggan membayar.
3. Berikan Opsi Cicilan (Jika Jumlahnya Besar)
Terkadang orang tidak membayar karena mereka belum punya uang sejumlah total hutang tersebut. Menawarkan cicilan menunjukkan bahwa kamu pengertian.
- Kalimatnya: "Kalau kamu belum bisa bayar penuh sekaligus, nggak apa-apa kok. Mungkin bisa dicicil dulu 20% atau 30% per bulan supaya nggak kerasa berat di kamu. Gimana menurutmu?"
- Mengapa ini berhasil: Opsi ini menghilangkan hambatan mental "belum punya uang cukup" dan memberikan progres nyata pada hutang tersebut.
4. Manfaatkan Fitur Teknologi
Di zaman sekarang, banyak aplikasi perbankan atau dompet digital yang memiliki fitur "Request Money" atau "Split Bill".
- Triknya: Gunakan fitur ini sebagai cara halus. Kirimkan tautan pembayaran tersebut. Jika mereka bertanya, kamu bisa bilang, "Eh, ini aku pakai fitur ini biar pencatatan keuanganku lebih rapi saja, jadi nggak ada yang kelupaan."
Hal yang Harus Dihindari:
- Pasif-Agresif: Membuat status sindiran di WhatsApp atau Instagram Story tanpa menyebut nama. Ini sangat tidak dewasa dan hanya menciptakan ketegangan.
- Menggunakan Ancaman: Kecuali dalam kasus hukum yang jelas, mengancam secara fisik atau verbal akan membuat posisi hukum dan sosialmu menjadi lemah.
- Meminta Bunga Mendadak: Jangan pernah menambahkan bunga di tengah jalan jika tidak ada perjanjian di awal.
Tip Pro: Di masa depan, biasakan untuk selalu mencatat atau mengirim pesan tertulis (seperti WhatsApp) sesaat setelah meminjamkan uang: "Oke, ini sudah ditransfer 1 juta ya, nanti dikembalikan bulan depan tanggal 5." Jejak digital ini sangat membantu saat harus menagih di kemudian hari tanpa terasa canggung.
Next News

Jangan Canggung Lagi! 4 Kalimat Ampuh Menolak Permintaan Pinjam Uang secara Sopan
2 hours ago

5 Trik Halus Menagih Hutang Tanpa Canggung
2 days ago

Nongkrong Tanpa Drama dengan 5 Aplikasi Split Bill Ini
2 days ago

5 Pertanyaan Finansial Wajib Sebelum Melangkah ke Pelaminan
3 days ago

Cara Membangun Kepercayaan Melalui Manajemen Uang Bersama
4 days ago

Lawan Inflasi dengan Gaya! Cara Memulai Underconsumption Core
4 days ago

Cara Menghitung Untung-Rugi Asuransi Ponsel Baru
6 days ago

Mengapa Investment-Grade Jewelry Menjadi Primadona?
6 days ago

Saldo Tabungan Berkurang Sendiri? Pindah Rekening dengan Pertimbangan Berikut!
6 days ago

Cara Mengatasi Dorongan Impulsif Pengguna Paylater
6 days ago






