Ceritra
Ceritra Warga

Simak Bahaya Perawatan Kulit DIY Alami Bagi Wajah

Nisrina - Tuesday, 24 February 2026 | 07:45 AM

Background
Simak Bahaya Perawatan Kulit DIY Alami Bagi Wajah
Ilustrasi (Pexels/cottonbro studio)

Fenomena perawatan kulit racikan sendiri atau skincare DIY belakangan ini semakin menjamur luas di berbagai platform media sosial. Banyak kreator konten yang berlomba lomba membagikan resep masker organik dari bahan dapur dengan iming iming hasil yang instan dan biaya yang pastinya jauh lebih murah meriah. Tren ini sayangnya memunculkan sebuah persepsi yang sangat salah kaprah di tengah masyarakat luas. Banyak orang langsung menyimpulkan bahwa semua bahan yang berlabel alami atau berasal dari alam pasti seratus persen aman untuk dioleskan langsung ke kulit wajah. Padahal realita medis dan sains kecantikan mengatakan hal yang berbanding terbalik dengan mitos tersebut.

Kulit wajah manusia memiliki struktur anatomi tingkat keasaman atau pH dan tingkat sensitivitas yang jauh berbeda dengan kulit di bagian tubuh lainnya. Kulit wajah sangatlah rapuh. Hanya karena sebuah bahan makanan terbukti sehat dan aman untuk dikonsumsi ke dalam perut bukan berarti bahan tersebut secara otomatis ramah untuk lapisan pelindung kulit wajah atau yang sering kita kenal dengan istilah skin barrier. Niat hati ingin berhemat dan mendapatkan kulit mulus bercahaya banyak orang justru berakhir di klinik dokter kulit karena wajah mereka meradang parah akibat salah meracik bahan dapur. Mari kita bedah tuntas tujuh perawatan kulit DIY populer yang sangat berbahaya dan pantang untuk kamu coba praktikkan di rumah.

Mengoleskan Air Perasan Lemon untuk Mencerahkan Wajah

Sejak dahulu kala buah lemon selalu diagung agungkan sebagai sumber vitamin C alami yang dipercaya ampuh untuk memutihkan kulit dan memudarkan noda hitam bekas jerawat. Banyak orang dengan santainya memotong lemon memeras airnya dan langsung mengoleskannya ke seluruh wajah sebagai toner atau campuran masker. Secara teori vitamin C memang bahan pencerah yang bagus tetapi air perasan lemon murni adalah mimpi buruk bagi keseimbangan pH kulit wajah kamu.

Kulit wajah kita secara alami memiliki tingkat keasaman yang berada di kisaran angka 4,5 hingga 5,5. Sementara itu air perasan lemon murni memiliki tingkat keasaman ekstrem yang berada di angka pH 2. Mengoleskan cairan sekuat ini ke wajah sama saja dengan merusak lapisan pelindung asam alami kulit secara paksa. Bahaya terbesarnya tidak berhenti sampai di situ. Lemon mengandung senyawa kimia fotosensitif yang bereaksi sangat buruk jika terkena paparan sinar matahari. Jika kulit wajah yang baru saja diolesi lemon terpapar sinar UV kamu berisiko tinggi mengalami reaksi phytophotodermatitis. Reaksi ini berupa luka bakar melepuh hiperpigmentasi yang sangat gelap hingga pembentukan jaringan parut permanen. Alih alih mendapatkan wajah cerah bersinar kulitmu justru bisa terbakar dan belang belang.

Menggunakan Putih Telur Mentah untuk Mengencangkan Kulit

Masker putih telur mentah adalah salah satu resep kecantikan warisan turun temurun yang diklaim mampu mengangkat komedo mengecilkan pori pori dan mengencangkan kulit wajah yang kendur secara instan. Saat putih telur ini mengering di wajah kamu memang akan merasakan sensasi kulit yang terasa sangat kencang dan kaku seolah olah ditarik. Sayangnya sensasi kencang tersebut hanyalah ilusi fisik semata yang terjadi karena cairan protein tersebut menguap dan menyusut di atas permukaan kulit.

Secara medis molekul protein di dalam putih telur itu ukurannya sangat besar sehingga mustahil bisa menembus masuk ke dalam pori pori untuk memberikan nutrisi pada lapisan kulit terdalam. Selain tidak memberikan manfaat nutrisi yang nyata mengoleskan telur mentah ke wajah menyimpan risiko kesehatan yang sangat mengintai. Telur mentah sangat identik dengan keberadaan bakteri jahat seperti Salmonella. Jika bakteri ini masuk ke dalam pori pori wajah atau masuk melalui luka jerawat yang sedang terbuka kulitmu bisa mengalami infeksi yang meradang hebat. Ditambah lagi tekstur lendir putih telur yang sangat kental justru berisiko menyumbat pori pori memicu penumpukan kotoran dan akhirnya melahirkan koloni jerawat batu yang membandel.

Menotolkan Pasta Gigi pada Jerawat yang Meradang

Trik kecantikan yang satu ini adalah legenda klasik yang masih sering memakan banyak korban hingga detik ini. Ketika ada satu jerawat meradang yang tiba tiba muncul menjelang hari penting banyak orang panik dan langsung menotolkan pasta gigi mint di atasnya lalu membiarkannya semalaman. Memang benar bahwa terkadang jerawat terlihat sedikit mengecil dan mengering pada keesokan harinya. Namun efek pengeringan instan tersebut harus dibayar dengan harga yang sangat mahal bagi kesehatan kulit sekitarnya.

Pasta gigi diformulasikan secara khusus untuk membersihkan enamel gigi yang merupakan lapisan paling keras di tubuh manusia bukan untuk kulit wajah yang tipis dan sensitif. Pasta gigi mengandung bahan kimia keras seperti baking soda hidrogen peroksida sodium lauryl sulfate atau SLS hingga ekstrak mentol. Bahan bahan kimia pembersih gigi ini sangat korosif dan mengiritasi kulit. Efeknya memang bisa mengeringkan minyak pada jerawat tetapi di saat yang bersamaan bahan tersebut akan membakar lapisan kulit sehat di sekitarnya. Hasil akhirnya jerawatmu mungkin kempes namun akan digantikan oleh luka bakar kimiawi kemerahan mengelupas dan menyisakan noda hitam atau hiperpigmentasi pascainflamasi yang butuh waktu berbulan bulan untuk dihilangkan.

Memakai Cabai dan Kayu Manis untuk Membuat Bibir Bervolume

Tren memiliki bibir tebal bervolume dan penuh layaknya selebritas Hollywood membuat banyak anak muda mencari jalan pintas yang ekstrem. Salah satu tren kecantikan DIY yang sangat berbahaya di internet adalah membuat pasta campuran dari bubuk cabai kayu manis dan minyak lalu menggosokkannya secara kasar ke area bibir. Setelah beberapa menit bibir memang akan terlihat membengkak merah merona dan jauh lebih penuh dari ukuran aslinya.

Namun kamu harus sadar bahwa efek bervolume tersebut sama sekali bukan pertanda bibir yang sehat. Pembengkakan itu adalah murni reaksi iritasi dan inflamasi akibat tubuh merespons masuknya senyawa capsaicin dari cabai dan bahan iritan kuat dari kayu manis. Memaksa kulit bibir yang sangat tipis dan sensitif untuk terus menerus meradang hanya akan merusak pelindung alaminya secara permanen. Jika dilakukan terus menerus bibirmu akan kehilangan kelembapan alaminya menjadi kering kerontang pecah pecah hingga berdarah dan warnanya bisa berubah menjadi kehitaman akibat peradangan kronis.

Menjadikan Minyak Kelapa Sebagai Pelembap Wajah

Minyak kelapa sering disebut sebagai bahan alami ajaib yang memiliki ribuan khasiat baik untuk kesehatan rambut tubuh maupun untuk memasak. Reputasi baik ini membuat banyak penganut gaya hidup organik mencoba menggunakan minyak kelapa murni atau virgin coconut oil sebagai pelembap harian untuk kulit wajah mereka. Pada kulit tubuh yang lebih tebal minyak kelapa mungkin bekerja dengan baik namun mengaplikasikannya di kulit wajah adalah sebuah kesalahan besar terutama bagi kamu yang rentan berjerawat.

Dalam skala komedogenik atau tingkat risiko suatu bahan untuk menyumbat pori pori minyak kelapa menduduki peringkat yang sangat tinggi yaitu angka empat dari skala lima. Artinya minyak ini memiliki tekstur molekul yang sangat besar dan berat. Bukannya meresap ke dalam pori pori untuk menghidrasi lapisan sel kulit minyak kelapa hanya akan duduk manis di permukaan wajah menciptakan lapisan tebal yang kedap udara. Lapisan ini akan menjebak produksi sebum alami kulit menjebak keringat kotoran dan sel kulit mati di dalam pori pori. Hasilnya sudah bisa ditebak wajahmu akan menjadi kilang minyak yang memicu suburnya pertumbuhan komedo putih komedo hitam hingga jerawat bernanah. Minyak kelapa sama sekali tidak mampu memberikan hidrasi dari dalam sehingga sangat tidak efektif dan berbahaya dijadikan pelembap wajah.

Menggunakan Scrub Gula Pasir untuk Mengangkat Sel Kulit Mati

Eksfoliasi atau proses mengangkat sel kulit mati adalah langkah wajib untuk mendapatkan kulit yang cerah dan bebas kusam. Sayangnya banyak orang memilih jalur hemat dengan membuat scrub fisik sendiri menggunakan campuran gula pasir dan madu. Gula pasir memang bahan yang mudah didapat namun bentuk fisiknya sangat dilarang keras untuk digosokkan ke area kulit wajah yang sensitif.

Jika kamu melihat butiran gula pasir di bawah lensa mikroskop kamu akan terkejut melihat bentuknya yang sangat tidak beraturan dengan sudut sudut kristal yang sangat tajam dan runcing layaknya pecahan kaca. Menggosokkan kristal tajam ini ke kulit wajah dengan gerakan memutar tidak hanya sekadar mengangkat sel kulit mati melainkan juga akan menciptakan luka mikroskopis atau micro tears di seluruh permukaan kulitmu. Luka luka kecil yang tidak kasat mata ini akan merusak skin barrier pelindung alami wajahmu secara perlahan. Kulit wajah akan menjadi sangat sensitif gampang memerah terasa perih saat terkena produk skincare lain dan kehilangan kemampuan alaminya untuk menahan kelembapan air. Gula pasir lebih cocok digunakan untuk scrub bibir atau kulit tubuh seperti sikut dan tumit yang jauh lebih tebal bukan untuk wajah.

Memakai Soda Kue atau Baking Soda Sebagai Eksfoliator

Serupa dengan pasta gigi soda kue atau baking soda sering kali dipuja puji sebagai bahan ajaib multifungsi yang bisa digunakan mulai dari membersihkan noda membandel di dapur hingga mencerahkan kulit wajah. Banyak orang mencampur baking soda dengan air hingga menjadi pasta kental lalu menjadikannya sebagai masker eksfoliator untuk mengusir komedo di area hidung dan dagu. Cara ini adalah tindakan perusakan kulit yang sangat terstruktur.

Mari kita kembali pada fakta dasar tentang pH kulit wajah yang sifatnya asam di angka 5,5. Baking soda adalah bahan yang bersifat sangat basa dengan tingkat pH mencapai angka 9. Perbedaan pH yang sangat drastis ini ibarat menyiramkan cairan perusak ke atas benteng pertahanan kulitmu. Mengaplikasikan baking soda akan langsung merusak mantel asam alami yang bertugas menjaga kulit dari serangan bakteri. Begitu mantel asam ini hancur kulit akan kehilangan seluruh minyak alaminya terasa sangat kering seperti ditarik memerah hebat dan menjadi tempat yang sangat ideal bagi bakteri penyebab jerawat untuk bersarang dan berkembang biak tanpa perlawanan. Biarkan baking soda tetap berada di dapur untuk mengembangkan kue atau membersihkan kerak wajan jangan biarkan serbuk putih ini menyentuh kulit wajahmu.

Kesimpulannya merawat kulit wajah sejatinya adalah proses investasi kesehatan jangka panjang. Alih alih mempertaruhkan kondisi wajahmu dengan bereksperimen menggunakan bahan dapur yang racikannya tidak terukur dan tidak teruji secara klinis jauh lebih bijak untuk menggunakan produk skincare yang memang sudah diformulasikan khusus oleh ahli dermatologi. Kerusakan skin barrier yang diakibatkan oleh tren DIY kecantikan abal abal biasanya membutuhkan waktu penyembuhan yang sangat lama dan biaya dokter spesialis kulit yang jauh lebih mahal daripada harga krim wajah yang ada di pasaran. Jadilah konsumen cerdas dan sayangi kulit wajahmu.

Logo Radio
🔴 Radio Live