Rupiah 21 Januari 2026 Terkoreksi Tipis, Aset AS Dihantam Aksi Jual Besar-besaran
Refa - Wednesday, 21 January 2026 | 09:00 AM


Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Rabu (21/1/2026) dibuka di level Rp16.957 per USD, mengalami pelemahan sebesar 1 poin dari posisi penutupan sebelumnya di Rp19.956 per USD.
Mengutip laporan Reuters, dolar Amerika Serikat bertahan di sekitar posisi terendah dalam tiga pekan terhadap euro dan franc Swiss pada Rabu. Tekanan ini muncul setelah pernyataan bernada ancaman dari Gedung Putih terkait Greenland memicu gelombang aksi jual terhadap aset-aset AS, mencakup mata uang, saham Wall Street, hingga surat utang pemerintah.
Selain terhadap dolar AS, rupiah juga bergerak beragam di hadapan mata uang global lainnya.
Kurs Rupiah Terhadap Mata Uang Utama:
- EUR (Euro): Rp19.748
- JPY (Yen): Rp10.668 per 100 yen
- GBP (Poundsterling): Rp22.764
- AUD (Dolar Australia): Rp11.391
- SGD (Dolar Singapura): Rp13.156
- CNY (Yuan): Rp2.427
*Data berdasarkan kurs transaksi Bank Indonesia
Dengan dinamika pasar global yang masih bergerak cepat, pelaku usaha dan masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan kurs harian.
Next News

Sebelum Sidang Cerai, Lakukan 3 Langkah Ini Agar Uang Tak Raib
in 2 hours

Ekonomi Terancam Krisis! Lonjakan Pinjaman Online Picu Risiko Utang Massal
in 2 hours

Sentimen Trump Menggila, IHSG 21 Januari 2026 Langsung Terkoreksi 1,20% di Pembukaan
4 minutes ago

Harga Emas Antam 21 Januari 2026 Ngebut Lagi, Sehari Naik Rp35.000 Dipicu Sentimen Global
an hour ago

Rekor Baru IHSG! Dibuka di 9.169, Transaksi Awal Tembus Rp1,5 Triliun
a day ago

Rincian Terbaru Harga Bahan Pokok Nasional Per 20 Januari 2026
a day ago

Tekanan Global Menggila, Rupiah 20 Januari 2026 Dibuka Melemah di Level Rp16.978 per USD
a day ago

Solidaritas untuk Washington dan Pesan Kuat Menjaga Independensi Bank Sentral
a day ago

Emas Antam dan Buyback 20 Januari 2026 Kompak Naik
a day ago

Sedia Uang Lebih Sebelum ke Pasar: Dinamika Harga Pangan Awal Tahun 2026
2 days ago






