Ceritra
Ceritra Cinta

Jangan Terjebak! 4 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Sedang Proses Move On

Nisrina - Wednesday, 10 December 2025 | 04:00 PM

Background
Jangan Terjebak! 4 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Sedang Proses Move On
Ilustrasi gagal move on (Pinterest/)

Putus cinta adalah pengalaman universal yang menyakitkan. Proses Move On (pemulihan) adalah perjalanan yang unik bagi setiap orang, namun seringkali, rasa sakit dan kesepian membuat kita melakukan kesalahan fatal yang justru memperlambat penyembuhan.

Jika Anda sedang berjuang melewati fase ini, sangat penting untuk mengenali dan menghindari jebakan-jebakan ini. Proses move on yang sehat adalah tentang fokus pada diri sendiri (self-love) dan tidak mencari solusi instan yang palsu.


Berikut adalah 4 hal yang TIDAK BOLEH Anda lakukan saat sedang proses move on:

1. Stalking Akun Media Sosial Mantan

Ini adalah kesalahan klasik dan paling merusak. Melihat update harian, foto liburan, atau bahkan siapa saja yang berinteraksi dengan mantan Anda akan terus membuka luka lama.

  • Mengapa Dilarang: Setiap kali Anda stalking, Anda secara efektif mengirimkan sinyal ke otak bahwa hubungan itu masih relevan dan belum berakhir. Ini menghambat proses penerimaan dan justru memicu kecemasan atau rasa cemburu yang tidak perlu.
  • Tindakan yang Benar: Terapkan "Detoks Digital". Unfollow, mute, atau bahkan blokir sementara akun media sosial mantan. Jauhkan diri dari sumber informasi yang menyakitkan untuk memberi waktu pada hati Anda sembuh.


2. Mencari Pelarian Instan (Rebound)

Mencari pasangan baru secara terburu-buru (rebound) hanya karena Anda tidak ingin sendirian adalah tindakan yang tidak sehat, baik untuk diri sendiri maupun orang baru tersebut.

  • Mengapa Dilarang: Rebound adalah plester yang menutupi luka, bukan obat penyembuh. Hubungan baru yang dibangun di atas dasar emosi yang belum selesai cenderung rapuh dan bisa menyakiti pihak ketiga. Anda menggunakan orang lain sebagai pengalih perhatian dari rasa sakit Anda sendiri.
  • Tindakan yang Benar: Beri diri Anda waktu untuk single. Fokus pada hobi, karir, atau teman. Cintai kesendirian Anda dan pastikan Anda sudah bahagia dengan diri sendiri sebelum menjalin hubungan baru.


3. Menyalahkan Diri Sendiri Secara Berlebihan

Wajar untuk mengevaluasi kesalahan dalam hubungan yang berakhir. Namun, menyalahkan diri sendiri secara total (self-blame) atas semua kegagalan hanya akan merusak harga diri Anda.

  • Mengapa Dilarang: Hubungan yang berakhir adalah tanggung jawab bersama. Self-blame yang berlebihan membuat Anda sulit memaafkan diri sendiri dan merasa tidak layak dicintai di masa depan.
  • Tindakan yang Benar: Ganti kalimat "Ini salahku" menjadi "Ini adalah pelajaran bagiku." Ambil hikmahnya, akui bagian Anda, dan lepaskan sisanya. Proses move on adalah tentang belajar, bukan menghukum diri sendiri.


4. Menjaga Komunikasi yang Tidak Perlu

Mempertahankan komunikasi intensif dengan mantan (misalnya, chat tentang hal-hal sepele, menelepon saat larut malam, atau tetap bertemu "sebagai teman dekat") seringkali menjadi penghalang terbesar move on.

  • Mengapa Dilarang: Batasan yang tidak jelas akan membuat Anda terjebak dalam limbo emosional. Ini menciptakan harapan palsu dan menghambat Anda membangun kehidupan tanpa kehadiran mereka.
  • Tindakan yang Benar: Terapkan "No Contact Rule" setidaknya untuk beberapa waktu. Komunikasi hanya boleh dilakukan jika ada urusan yang benar-benar penting (misalnya, aset bersama), dan batasi interaksi sesingkat mungkin.


Proses move on adalah kesempatan besar untuk menemukan kembali diri Anda. Hindari 4 jebakan di atas, dan fokuslah pada penyembuhan. Beri diri Anda waktu, kasih sayang, dan maafkan diri Anda sendiri. Anda layak mendapatkan yang terbaik.

Logo Radio
🔴 Radio Live